Putri Pewaris Sang Mafia

Putri Pewaris Sang Mafia
Chat sebelum harapan bertemu


__ADS_3

'Halo, Sayang. Aku berpikir kalau Kamu sekarang sedang bahagia Aku menebak seperti itu karena kata hatiku mengatakan seperti itu.'


Leon membuka percakapan chatting malam itu.


'Kok Kamu tahu Leon? Memang saat ini hatiku sedang bahagia Kamu mau tahu kebahagiaanku saat ini?' jawab Kezia dengan tersenyum di hadapan monitor laptopnya. Hatinya selalu berbunga saat percakapan chatting nya bersambut bagai pohon sakura yang memenuhi salah satu taman yang ada di Puri tempat tinggalnya.


'Tak menceritakannya juga tak apa-apa tapi Aku ikut bahagia dan dapat merasakannya hingga jauh ke dalam hatiku.' Balas Leon sama bahagia melebihi apapun kala Kezia mulai mengungkapkan suasana isi hatinya.


'Ah, Leon. Mungkinkah Aku juga jatuh cinta sama orang yang sama sekali tak pernah Aku ketahui seperti apa dan di mana keberadaannya tetapi kenapa terasa begitu dekat di hatiku?' suara perlahan Kezia kedengaran seperti keluhan dan gejolak hatinya yang ingin di sampaikan.


'Bahagia lah Sayang selagi bisa bahagia tapi ada satu kebahagiaan yang begitu ingin Aku realisasikan yaitu saat melihat senyummu dengan nyata, bisakah Kita berusaha menaklukan jurang jarak dan waktu yang memisahkan Kita? begitu inginku menembus keterbatasan itu karena Aku juga tidak bisa menahan perasaanku sendiri. Aku telah jatuh hati dengan seorang yang begitu suka dengan puisi dan kata kata indah pasti seindah orangnya, seindah impianku.'


Kezia tersenyum sendiri sambil memeluk bantal, melihat dan membaca tulisan setelah beberapa saat menunggu.


'Leon, mungkin Aku bukan sahabat terbaik bagimu karena pada kenyataannya Kita tidak bisa bertemu. Mungkin semua mimpi indah Kita hanya jadi cerita yang akan berlalu saja'


'Kenapa? Seketat itu penjagaan mu, seberapa berat hukuman yang akan Kamu terima saat Kamu melanggarnya atau sekuat apa kunci dan gembok juga benteng yang menghalangi Kita? tidak bisakah semua itu Kita lewati bukankah hasil rekayasa manusia bisa Kita rekayasa kan lagi dengan segala taktik? Banyak cara bagiku untuk menempuhnya karena cintaku tetap akan datang menghampirimu!'

__ADS_1


'Leon, Aku tidak bisa menjamin semua keinginanmu akan berjalan lancar seperti yang Kamu harapkan Aku berada di suatu tempat dalam satu bangunan yang Papaku ciptakan dan diperuntukkan untuk keluarganya tidak mudah orang luar untuk bisa menembusnya.'


'Aku Leonard Pablo telah belajar segalanya, Kita berada di satu negara yang sama, di kota apa Kamu tinggal Sayang? Sebutkan saja inisialnya akan Aku buktikan keseriusanku,' timpal Leon semakin serius saja karena semua petunjuk telah Dirinya kantongi tinggal melangkah menguatkan hati akan tekad yang membara.


'Aku jadi takut Leon....'


'Takut kenapa?'


'Takut segalanya, takut melangkah terlalu jauh walau Diriku telah di backing berbagai macam keterampilan seni bela diri apapun dan senjata apapun telah Aku kuasai hampir 80% insting naluriku selalu diasah untuk tajam menganalisa segala dengan baik tetapi untuk mengalahkan rasa hatiku Aku tak kuasa Aku mencintaimu Leon mencintai semua ungkapan yang Kita tuangkan dalam obrolan obrolan yang selalu membuai ku setiap malam-malam Kita. Aku hanya bisa menyebutkan inisial kota di mana Aku berada selanjutnya silakan usahakan sendiri buktikan kemampuanmu tetapi Aku tidak berharap terlalu banyak kalau Kita bisa bertemu.'


'Baik, cukup itu saja Aku hanya perlu penerbangan sekitar beberapa jam saja dan akan berada di kotamu. Satu pertanyaanku Sayang, kegiatan apa yang biasa di lakukan di luar tempat tinggal mu? belanja? ke mall? Ke salon atau ke mana?'


Kezia mulai lebih terbuka di sela sela kekhawatiran dan gelisah hatinya antara aturan dan pengawasan pada Dirinya juga keinginan hatinya bertemu pujaan hatinya, bagaimana kalau Leon benar-benar datang menemuinya?


'Waw, luar biasa Kezia. Tapi Aku hanya laki-laki biasa yang memujamu tanpa punya gelar apapun, tanpa punya sesuatu yang di banggakan hanya punya hati dan cinta yang ingin Aku ungkapkan dan persembahkan di hadapanmu. Mungkin seperti dalam cerita film Titanic Jack Dawson yang menginginkan seorang bangsawan cantik dan mulia Rose DeWitt. Sungguh itu cerita klasik yang sangat indah pernahkan Nonton film yang booming tahun 1997 itu?'


'Aku menyukaimu Leon tak perduli Kamu datang dari mana juga kalangan apa bagiku kemuliaan hanya membelenggu kehidupanku tiap langkah diatur dan dijaga harus tetap pada jalan dan rel yang telah di persiapkan, Aku belum menonton Film itu boleh kirim Aku file film itu?'

__ADS_1


'Dengan senang hati Sayang, tapi filmnya panjang apa Kamu punya banyak waktu untuk menonton? Nantikan akan ada kejutan buatmu. Terimakasih Sayang langkahku semakin kuat saja hanya ingin membuktikan kalau penghalang bukan jadi masalah bagi Kita. Sudah malam istirahat lah mimpikan masa depan indah biarlah hanya lewat mimpi dulu suatu saat Aku akan membuat mimpi itu nyata di hadapanmu.'


Seperti biasa Kezia tidur, Leon tahu dan mengerti kalau sudah tidak di balas berarti sudah tidur.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya dengan tersenyum Leon menutup laptopnya dan melirik Toddy sahabatnya sudah tidur dengan pulsanya.


Besok adalah sejarah baru akan Leon ciptakan sendiri. Melangkah dengan keyakinan dari rumah meninggalkan kecemasan di hati Mamanya demi satu impian gadis yang selama ini membuat hidupnya tidak fokus. Selalu menggodanya dengan segala macam pesona yang diciptakan walau hanya lewat kata-kata tapi Leon yakin Dirinya pasti akan menemukan di mana sang gadis pujaan itu berada.


Janji hati takkan pulang tak akan menetapkan satu pilihan takkan meneruskan perusahaan orang tua dan keluarganya seandainya Dirinya belum menemukan dan mendapat kepastian akan cinta yang selama ini dicarinya.


Leon bukan pemuda bodoh tak mudah untuk dibodohi bahkan Leon begitu pintar dalam segala hal, mahir dalam mengendalikan semua senjata walau hidup sama Ibu juga Kakeknya tak kurang suatu apapun.


Hidup keluarganya sempat menurun dan terpuruk sejak Papanya dinyatakan meninggal saat kecelakaan walaupun banyak selentingan ada sabotase dari saingan bisnis dan itu perlu pembuktian untuk kepastiannya.


Tak mudah percaya dan tak bisa langsung percaya itu prinsipnya walaupun kematian Papanya telah lama berlalu tetap saja dalam hati Leon ada keinginan untuk mencari fakta yang sebenarnya walaupun hatinya telah merelakan dan telah terbiasa hidup tanpa seorang pembimbing digantikan sama Kakeknya yang begitu sayang dan kini Leon diperuntukkan untuk pengganti pemegang pewaris kerjaan bisnis yang Kakeknya turunkan kepada Papanya dan kini Papanya telah meninggal tahta itu adalah bagian Dirinya meneruskan mempertahankan dan memajukan lebih pesat lagi.


*******

__ADS_1



__ADS_2