
"Nyonya, sepertinya itu pria bukan orang biasa dan orang sembarangan Aku mendapatkan kartu identitasnya kalau itu ada hubungan dengan lawan bisnis tuan Victor Harper yang dulu pernah berselisih dari nama asli yang ada di kartu identitasnya!" ucap Sir Joss memberitahukan Ayako tentang penemuan baru tamu yang diundang ke Puri kebesaran keluarga Victor Harper begitu mencurigakan.
"Ah, masa Sir Joss? bagaimana bisa Sir Joss punya kesimpulan seperti itu?" tanya Ayako merasa kaget juga mendengarnya.
"Namanya Leonard Pablo, lihat penampilannya, pakaiannya kendaraannya, tinggal di sini di apartemen lantai 20, pikirkan siapa yang bisa seperti itu? orangtuanya seseorang yang pernah berseteru dengan Tuan Victor dulu tapi kini telah meninggal yaitu Guzman Pablo mungkinkah itu mata-mata dari garis keturunannya Guzman Pablo yang di beritakan meninggal di sabotase masalah bisnis dengan Tuan Harper dan tuduhannya begitu membuat marah Tuan Victor." Sir Joss merasa sebuah nama bukan hal kebetulan apalagi memakai nama orangtuanya pasti ada garis keturunan dari leluhurnya.
"Astaga! Tapi kenapa Tuan Leon seperti tampak biasa saja? Apa itu trik? Pokoknya jaga Tuan Leon sekarang juga dan jangan sampai keluar kebetulan Tuan Victor lagi tidak ada di sini jadi apa langkah Kita selanjutnya?" Ayako begitu terkejut mendengar penemuan Sir Joss.
"Kalau bisa hubungi Tuan Victor biar kepulangannya dipercepat." Sir Joss mencoba masukkan masukan pada Nyonya Ayako yang mungkin bisa di terima.
"Aku tidak bisa karena takut mengganggu perjalanan juga ketenangan pikiran suamiku." Ayako tak ingin menelepon kecuali Victor sendiri yang ngabari.
"Tanya Paman Tom kapan Tuan Victor pulang ke sini karena menurut Paman Tom kemarin Tuan Victor sudah hampir sebulan pergi biar Tuan Leon di sini dulu ditahan dengan berbagai alasan tapi apa semua tidak malah lebih membahayakan setiap hari ada di sini? Membaca peta rumah ini dan yang paling bahaya selalu bersama-sama dengan Nona muda Kezia." Sir Joss merasa cemas dan salah langkah ada kesalahan dari awal tidak mencari tahu siapa Tuan Leonard, main undang dan izin masuk ke rumah kebesaran Tuan Victor Harper.
"Ah! Kenapa Kita teledor? Di mana Nona Kez sekarang?" tanya Ayako merasa cemas.
"Lagi di taman utama sama Tuan Leon." jawab Bibi Emily sambil menunduk.
"Jaga dan jangan sampai terjadi hal yang tak diinginkan, kunci semua akses keluar Kita menunggu instruksi Tuan Victor," ucap Ayako dengan cemas.
"Paman Tom sama Bibi Emily panggil saja mereka ke sini sekarang, makan malam secepatnya!"
__ADS_1
"Baik Nyonya..."
"Sir Joss, apa mungkin semua itu atau hanya kebetulan sebuah nama yang sama?" tanya Ayako lagi.
"Nama tidak identik dari siapa atau keturunan siapa semoga ini hanya sebuah nama yang kebetulan sama tapi kecurigaan kalau Tuan Leon adalah mata mata dan punya tujuan jelek pada keluarga Tuan Victor di sini mungkin saja Nyonya, Kita jangan abaikan untuk hal kecil walaupun hanya prediksi itu adalah prinsip Tuan Victor dalam bisnisnya, kebetulan atau tidak kebetulan faktanya seperti itu waspada itu satu keharusan." Sir Joss menjawab dengan begitu pengalaman bijaksana dan bisa dipahami semua orang.
"Berarti Kita sudah memerangkapnya? Aduh Aku jadi tak tenang dan merasa bersalah bagaimana menyampaikan pada Nona Kez nanti?" keluh Ayako.
"Pantau saja, bersikap biasa juga jangan sampai setiap bertemu terlalu lama d ngan Nona Kez. Sampai Tuan Victor datang memberi perintah dan bijaksana mengambil keputusan. Pastikan dapat kabar dari Tuan Victor kapan datang jadi ada hal yang ingin Aku sampaikan nanti pada Tuan Leon kalau keluarga ingin menyampaikan dan memperkenalkan pada Tuan Victor, mungkin seperti itu bisa masuk akal sebagai alasan Kita untuk bisa menahannya di sini." Jelas Sir Joss. Ayako mengangguk mengiyakan.
"Maaf Nyonya juga Tuan Joss mereka lagi bahagia dengan pertemuan mereka Nyonya, Aku tidak berani berbicara menganggu mereka barangkali menunggu beberapa saat lagi." Laporan Bibi Emily balik lagi.
"Tak mungkin Kita membiarkan mereka berdua terus, sekali lagi panggil mereka untuk makan malam!" perintah Ayako dengan tegas.
Ayako berjalan duluan ke ruang makan semua selera makannya hilang saat mendengar kabar dari Sir Joss. Benarkah Leon seorang Anak seteru suaminya dalam bisnis? Apa maksudnya datang ke sini mereka untuk memata-matai dengan memanfaatkan celah Kezia sebagai perantara Leon bisa masuk pada keluarga di sini?
'Maaf Nyonya Ayako Yoshimura ada permasalahan asmara juga yang membuat Tuan Victor tak bisa memaafkan keluarga Guzman Pablo sampai saat ini, karena permasalahan Tuan Victor berpisah dengan Nyonya Catherine ada hubungannya dengan ucapannya Catherine saat itu yang konon katanya tidak mencintai Tuan Victor tetapi mencintai temannya yaitu Gusman Pablo. Entahlah itu hanya ucapan Nyonya Catherine saat marah atau memang benar adanya? Aku tidak tahu. Dan sangat mungkin seorang Gusman Pablo memiliki seorang keturunan seusia Tuan Leon di atas Nona muda Kezia sedikit walaupun Aku masih meragukan siapa Tuan Leon sebenarnya?'
Masih terngiang-ngiang satu penuturan Sir Joss yang telah begitu lama ikut keluarga di sini malah jauh sebelum Ayako masuk pada keluarga ini. Jadi kemungkinan jelas tahu semua permasalahan pribadi permasalahan bisnis dan keluarga Viktor Harper di sini dan wajar ada sedikit yang disampaikan mengenai hal pribadi suaminya.
Kezia datang bergandengan tangan dengan Leon menuju ruang makan, Leon dengan hormat membungkuk pada Nyonya Ayako yang telah duduk duluan dan disambut senyuman Ayako. Leon sigap menarik kursi bagi Kezia dan mempersilahkan Nona Kez duduk duluan baru Dirinya duduk pada posisinya.
__ADS_1
Tuan Leon, silahkan di nikmati makan malamnya sambil Kita berbincang yang ringan saja ada hal yang ingin Aku sampaikan juga Sir Joss sebagai wakil dari keluarga di sini.
"Terimakasih Nyonya, satu kehormatan bagiku bisa duduk satu meja dengan tuan rumah di sini walaupun Aku belum terlalu jauh memperkenalkan diri, boleh Aku sampaikan kalau Kami berteman sudah berjalan lebih dari 3 tahun," tutur Leon sambil mengambil makanan pembuka ke piringnya.
"Bagaimana perasaan kalian kini dipertemukan?"
"Luar biasa Nyonya hati Kami berdua sangat senang terimakasih atas kepercayaan telah menerimaku di sini."
"Baik, karena Tuan Victor lagi melakukan perjalanan ke luar negeri dan sekarang seharusnya sudah kembali dan sampai di sini, Jadi Kami yang di sini sepakat ingin memperkenalkan Tuan Leon kepada Papanya Nona muda Kezia karena dari kemarin Kami tidak memberitahukan akan kedatangan tamu takut mengganggu perjalanannya dikarenakan Tuan Victor sebentar lagi akan pulang," ucap Sir Jossef.
"Dengan senang hati Tuan juga Nyonya mungkin juga satu keberuntungan bagiku seandainya bisa langsung berkenalan dengan Papanya Kezia," jawab Leon dengan muka berbinar.
"Ya, Tuan boleh tinggal di sini sampai Tuan Victor pulang." jawab Ayako dengan mantap.
"Mam, benarkah itu? Terimakasih sudah izinkan Leon ada di sini sampai Papa pulang, boleh Aku jalan-jalan ke luar dengan mobil Leon Mam sekedar melihat keramaian luar dan mencari buku puisi yang Kami suka." Kezia dengan antusias langsung meminta izin pada Ayako.
"Hem ... Mama izinkan tapi tetap dengan pengawalan dan tidak untuk malam hari," jawab Ayako sambil tersenyum.
Kezia langsung bangkit memeluk Ibu sambungnya dan mencium pipinya. Di sambut Leon dengan tersenyum.
Tak ada pertanyaan dari mana asal siapa orangtua, kerja di mana semua itu di luar kewenangan Ayako juga Sir Joss. Mengizinkan Leon ada di dalam rumah dengan pengawalan dan pengawasan CCTV semua gerak geriknya terkontrol dengan rapi.
__ADS_1
*******