
Matahari begitu panas,pria yang berwajah tampan dan bermata sipit wajahnya basah dengan keringat yang bercucuran.pria itu bernama Raffa Alvaro,Raffa duduk sebentar di samping adukan semen dan mengelap keringat yang ada di wajahnya.
"Raffa.." Teriak Donny temannya masa kecil yang berada di atas. "Semennya bro" sambil menjatuhkan ember di dekat Raffa, Raffa pun bangun dan mengambil ember.Raffa mengaduk-aduk semen dan pasir, semua sudah tercampur Raffa memasukan ke ember.
"Broo.." Teriak Raffa dan menyangkuti ember nya ke kailan.talipun di tarik oleh Donny yang di atas.tak berapa lama Donny pun turun dari atas, menuruni anak tangga.
"Hai ffa kita makan dulu yuk.."Ajak Donny memegang perutnya yang sudah pada demo.
"Yuk..sama perut gue juga udah lapar" Ucap Raffa dan membersihkan tangannya yang penuh semen.
"Ya sudah kita ke warung mbok Ijah,gue udah nggak tahan sama masakannya mbok Ijah yang bikin enak di lidah" Donny yang sudah tak tahan dengan masakan mbok Ijah yang super enak.mereka berdua pun pergi menuju ke warung mbok Ijah yang tak terlalu jauh dari kerjaan mereka.
"Eh..sie kasep-kasep teh sudah datang" Ujar Mbok Ijah yang sedikit genit kepada Raffa dan Donny, mereka pun duduk sambil milih menu makanan yang ada di kaca. "Mau pada pesen apa??"Tanya Mbok Ijah
"Mbok..Saya biasa yah,terus minumannya teh dingin" Ucap Donny sambil ngeluarin R***k super di kantongnya,di ambil sebatang dan sisanya taruh di meja,di bakar R***knya dan diisap lalu di buang asap ro***knya.
"akang yang paling kasep ini,mau pesan apa"Tanya Mbok Ijah kepada Raffa dan sedikit genit.
"Saya,nasi sama ikan dan sedikit di kasih kuah sayur Mbok, minumnya sama air teh dingin"Ucap Raffa.
tak lama makan dan minum mereka datang, mereka makan begitu lahap sekali, seperti orang yang nggak makan 3 hari.Tenaga mereka benar-benar terkuras apalagi terik matahari yang sangat panas.selesai makan mereka beristirahat sebentar,Raffa menyenderkan tubuhnya di tiang warung yang kokoh.Donny tak lupa dengan biasanya yang habis makan, Donny menikmati dan dengan segelas kopi hitam.Raffa yang sedang menikmati angin yang berhembus sedikit kencang dan menatap awan di langit, dimana Raffa menyimpan sejuta impian yang belum di raih selama ini.
__ADS_1
"TOLONG... TOLONG.. TOLONG....." tiba-tiba ada suara seorang perempuan minta tolong.Donny dan Raffa yang mendengar teriak minta tolong bergegas pergi dari tempat duduknya dan mencari sumber suara yang teriak minta tolong.
"Fa, lihat diarah sana" Donny menepuk pundak Raffa dan menujuk ke arah wanita yang sedang di rampok "Yuk kita tolong cewek itu" Ajak Donny dan mereka pun lari menuju arah wanita itu.
"Heh, kalian kalau mau duit kerja.bukannya ngerampok" Raffa sedikit santai lalu wanita itu kebelakang Donny dan Raffa.
"Kalau nyari duit itu yang halal, bukan hasil ngerampok milik orang" Tambah Donny yang agak siap ingin berkelahi.
"Itu bukan urusan kalian, jangan ikut campur"Kata perampok yang tak suka dengan kehadiran Donny dan Raffa.
"Kalian berdua pergi" Usir salah satu perampok itu.
"Kita tak akan pergi sebelum kalian balikin barang yang bukan milik kalian" Ucap Donny
"Kami tidak takut dengan kalian" Raffa nada yang tetap santai.
"Ok kalau itu mau kalian" Dua perampok itu menyerang Donny dan Raffa.Donny dan Raffa yang pandai bela diri melawan perampok itu, akhirnya perampok itu di kalahkan.tangan perampok itu di tahan oleh Donny lalu tas yang di pegang perampok itu di ambil oleh Raffa.Donny melepaskan pegangannya lalu ke dua perampok itu lari dan pergi.Raffa lalu mendekati wanita cantik yang hanya berdiri dan menonton.
"Ini tasnya" Raffa memberikan tasnya ke wanita Cantik itu.
"Te-terima kasih yah" Ucap wanita cantik itu sambil sedikit takut.
__ADS_1
"Tenang kok,kami orang baik hanya penampilan kita agak kotor" Ujar Donny berjalan menuju arah Raffa dan cewek cantik itu "kenali gue Donny" Sambil menyodorkan tangannya.
"Saya Claudia"Ucap Claudia dan menyalimi tangan Donny.
"Ini teman dari kecil Raffa" Donny yang perkenali ke Claudia sambil menepuk pundak Raffa.Raffa yang sedikit cuek dan agak dingin hanya bisa tersenyum.
"Terima kasih yah, kalau nggak ada kalian aku nggak tahu deh" Ucap Claudia yang sangat bersyukur karena tasnya dan nyawanya selamat.
"Iya sama-sama" Ujar Donny yang sedikit agak suka dengan Claudia.
"Ini sebagai balasan saya ada sedikit rezeki buat kalian" Claudia sambil menyodorkan sedikit beberapa duit ditangannya.
"Nggak usah kok,kami nolong anda ikhlas.mending kamu kasih saja orang yang tak mampu" Tolak Raffa dan lalu pergi ke kerjaannya lagi.
"Maafin Teman gue yah, dia orangnya sedikit dingin.maklum lahir dari kulkas"Ujar Donny sedikit ngeledek,Raffa yang tahu lalu ngelempar tutup botol "Aduuuuh.. sakit tahu,ya sudah gue pergi dulu mau lanjutin kuli ah dulu" Donny lalu pamit kepada Claudia sambil mengelus kepalanya karena tadi di lempar tutup botol oleh Raffa, lalu tangan satunya melabaikan ke arah Claudia.
"Iya..." Claudia membalas lambaian tangan ke arah Donny namun mata Claudia mengarah ke Raffa yang sedikit kagum.Claudia pun melangkah pergi menuju ke mobil dan masuk ke dalam mobil.Claudia yang berada di dalam mobil menurunkan kaca mobilnya dan melihat ke arah Raffa dan Raffa pun melihat ke arah Claudia juga lalu Claudia perlahan-lahan menutup kaca mobilnya.Raffa yang tadi melihat Claudia mengahlikan pandangannya ke lain, Claudia yang tak menatap ke arah Raffa dan tak melihat dia lagi, Claudia menjalankan mobilnya dan pergi dari tempat itu.Raffa yang kembali melihat Claudia yang sudah pergi dengan mobilnya.
"Fa.. cewek yang tadi Cantik dan wajahnya nggak asing deh" Ucap Donny sambil menaiki anak tangga dan kembali ke atas untuk kerja lagi.
"Nggak tahu gue" Raffa yang sedikit nada datar dan sambil campur-campurkan pasir dan semen dan ditaruh ke dalam ember lalu mengkailkan ember nya di kail.
__ADS_1
"Akh..loe mah" Donny yang tahu sifat Raffa yang terlalu cuek jika bahas Cewek sambil tarik ember yang sudah diisi semen. "Jangan terlalu cuek sama cewek dan dingin, nanti loe jomblo terus" Ledek Donny kepada Raffa namun Raffa tak menghiraukan candaannya Donny.Donny yang melihat Raffa hanya bisa geleng-geleng kepala.
hari semakin sore, satu persatu balik,Raffa dan Donny juga balik.