
Tutututut....
Raffa pun membuka pesan masuk dari Claudia, namun Raffa belum tahu itu yang sms adalah Claudia.
Isi pesan
Assalamualaikum Fa,hari ini kamu sibuk gk ??
Klo kamu ada waktu, kamu bisa kan ketemu sama aku?? Aku tunggu kamu di Caffe Remaja, aku harap kamu bisa nemuin aku nanti sore jam 05.00.
By.Claudia..
Raffa yang sedang bersama Dinda pun pamitan, Raffa segera pergi dan meninggalkan Dinda sendiri di Caffe Coffe.Raffa segera naik ojek, tak beberapa lama Raffa pun sampai di Caffe Remaja.Raffa lalu membayar ke Abang ojek itu dan segera masuk ke dalam Caffe Remaja,di dalam Caffe sudah ada Claudia yang sudah menunggu Raffa.
"Sorry gue nggak telat"Ucap Raffa.
"Nggak apa-apa kok" Balas Claudia tersenyum.
"Kenapa kamu kok ajak aku ketemuan?? terus kamu dapat nomor aku dari siapa??"Tanya Raffa
"Aku dapat nomor kamu dari Donny"Jawab Claudia santai.
"Donny?? kapan kamu ketemu dengan Donny??"Tanya Raffa yang masih bingung.
"Tadi aku ketempat kerjaan kamu,tapi kamu nggak ada,yah sudah aku balik pergi dari situ namun ketika aku mau pergi Donny memanggil aku.Dia bilang kamu sedang libur hari ini, yah sudah aku minta nomor kamu ke Donny deh," Jawab Claudia memperjelaskan ke Raffa.
"Terus ada apa kamu ingin ketemu sama aku" Tanya Raffa penasaran.
"Apa kamu nggak ingat sama aku Fa?? aku ini teman masa kecil kamu"Jawab Claudia, Raffa yang mendengar ucapan Claudia terkejut dan masih tak mengerti.
"Masa kamu lupa sama aku sih Fa!!! dulu kita selalu main sama-sama, tapi kamu pindah dan kamu pernah berjanji sama aku akan kembali lagi"Tambah Claudia, Raffa yang berusaha mengingat, Raffa pun teringat.
"Akh, sungguh nggak sangka kalau itu kamu" Ucap Raffa yang tak menyangka bisa bertemu dengan teman masa kecilnya apalagi dalam ingatnya,Raffa pernah menyukai Claudia dan sampai saat ini Raffa masih menyimpan rasa ke Claudia.
"Iya Fa, sudah bertahun-tahun, saat ketemu dengan kamu, kamu semakin ganteng dan cool aja"Goda Claudia, yang tak menyangka orang yang dulu dia juga sama dengan Raffa menyimpan Rasa ke Raffa,kini terlihat ganteng.
"Hahaha, bisa aja kamu.kamu juga semakin cantik" Balas Raffa menggoda Claudia, Claudia yang mendengar ucapan Raffa hanya bisa tersenyum malu.
__ADS_1
"Apa kamu sudah punya pacar??"Tanya Claudia sedikit penasaran dan juga takut.
"Aku belum punya pacar kok" Jawab Raffa tersenyum ke Claudia.
"Masa sih cowok kaya kamu belum punya pacar!!" Claudia yang sedikit tak percaya.
"Aku serius,Habis mana ada cewek yang suka sama aku yang tak punya apa-apa" Ucap Raffa, Claudia yang mendengar ucapan Raffa sangat sedih.
"Apa kamu yang terlalu dingin dan cuek sama cewek" Claudia kembali menggoda Raffa sekalian menghibur.
"Yah begitulah" Jawab Raffa santai.
"Kalau kamu sendiri??"Tanya Raffa.
"Hmm, jujur aku sudah punya pacar tapi dia menghianatiku" Jawab Claudia dengan nada sedih.
"Apa dia selingkuh??" Tanya Raffa dan sedikit menebak-nebak.
"Iya" Jawab Claudia.
"Kenapa??" Tanya Raffa.
"Aku nggak mau kalau aku di duain aku" Jawab Claudia sedikit marah.
"Hmmm" Raffa yang harus berkata apa-apa hanya bisa menghela nafas lelah.
"Yah sudah lah,malah jadi curhat.Oh ya kamu dulu ingin banget kan ikut perlombaan bela diri dan jadi ingin hebat.Aku ada formulir untuk kamu Fa"Ucap Claudia sambil memberikan formulir ke Raffa.Raffa pun menerima formulir itu dari Claudia.
"Ternyata kamu masih ingat yah" Raffa yang tak menyangka, Claudia masih ingat dengan yang dulu Ucap ke Claudia,Sambil memandangi kertas formulir ini.
"Fa, jika kamu menang kamu mau kan jadi kekasih aku" Ucap Claudia sambil sedikit malu-malu, Raffa yang mendengar ucapan Claudia terkejut.
"Jika aku kalah" Ujar Raffa.
"Yah, mau kamu menang atau kalah tetap kan kamu mau jadi kekasih aku??" Tanya Claudia menatap Raffa dengan serius.
"Tapi kamu sudah punya pacar" Ujar Raffa.
__ADS_1
"Aku sudah bilang ke kamu,aku akan putus sama dia" Ucap Claudia.
"Aku tak ingin kamu putusin pacar kamu gara-gara aku" Ucap Raffa.
"Aku putusin dia bukan karena kamu,tapi aku putus sama dia, karena dia sudah hianatin aku Fa" Claudia mengubah pandangan matanya ke arah lain.
"Tapi aku tidak janji, aku takut nanti nya aku melukai hati kamu" Raffa yang sebenarnya menyimpan rasa ke Claudia hatinya menjadi kacau.
"Aku akan menunggu jawaban kamu,apa yang kamu putusin aku akan terima"Ucap Claudia tersenyum,Raffa membalas senyuman ke Claudia.
...TUTUP FLASH BACK...
"Iya kan kamu ingin putus sama aku biar kamu bisa jadian sama cowok kuli itu" Hendra sangat Emosi dan hatinya juga hancur.
"Aku putus sama kamu bukan karena Raffa adalah teman masa kecil aku, aku putus sama kamu karena kesalahan dari kamu yang sudah menghianatiku" Teriak Claudia dan nadanya meninggi.
"Aku menghianatimu" Hendra tersenyum kecut.
"Iya, aku melihat kamu berjalan berdua sama cewek lain saat aku ingin mengikuti kamu aku malah hampir di rampok tapi untungnya ada Raffa dan Donny yang menyelamatkan aku" Jawab Claudia.
"Jika aku emang jalan dengan cewek lain apa kamu punya bukti" Hendra menantang Claudia dan berharap Claudia tak punya bukti, tapi apa yang di harapkan Hendra sia-sia, Claudia mempunyai bukti itu.
"ini buktinya, aku fotoin semua" Ucap Claudia tersenyum kecut, Hendra yang melihat foto-foto dengan wanita lain hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata apa-apa lagi.
" Jadi jangan kamu salahin orang lain,semua ini bukan karena Raffa. aku ingin putus dengan kamu emang sudah lama tapi aku hanya ingin cari waktu yang pas untuk putusin kamu" Ucap Claudia.
" Sayang aku mohon kita jangan putus, aku tahu aku salah,tolong kasih aku kesempatan untuk memperbaiki kesalahan itu. aku janji tidak akan menghianti diri kamu" Hendra memohon kepada Claudia, yang tak ingin hubungannya kandas.
" Maaf Hen aku tidak bisa" Ucap Claudia yang tak bisa terima permintaan Hendra.
"Kenapa kamu tidak bisa" Tanya Hendra.
"Apa karena dia??" Tambah Hendra sambil menujuk ke arah Raffa yang sedang bertanding.
" Iya" Ucap Claudia lalu melangkah pergi meninggalkan Hendra yang masih berdiri disana,di posisi lain Hendra sangat hancur,marah dan kecewa.hatinya benar campur aduk sudah kaya gado-gado.
"Jika itu mau kamu, aku akan buat dia membayar semua ini" Bisik Hendra dan pandangannya ke arah Raffa yang sedang bertanding dan penuh kebencian dan dendam.
__ADS_1