
Sehabis Mandi Raffa bersiul-siul karena betapa bahagianya hari ini, Donny yang melihat Raffa sangat bahagia sedikit penasaran.
"Wuih, lagi seneng nie" Donny yang menghampiri Raffa yang sedang bikin kopi.
"Akhirnya broo, Orang Tua gue izinin gue ikut lomba" Ucap Raffa bahagia.
"Wuih..gue turut bahagia dengarnya"Ujar Donny yang ikut bahagia dan sambil bikin kopi juga.
"Loe ikut kan Don"Tanya Raffa.
"Duuuh..Soal begitu gue kurang minat broo"Jawab Donny yang memang kurang minat dengan perlombaan itu.
"Hmmmmm..Masa gue sendiri" Ucap Raffa.
"Tenang loe nggak sendiri kok,gue bakal ada buat loe walau gue nggak ikut serta" Donny yang memberikan semangat pada Raffa.
"Thank yah bro, memang loe teman yang terbaik" Raffa sangat beruntung mempunyai teman yang baik seperti Donny.
"Ya,gue thank you juga bro"Balas Donny.
"Tapi besok loe mau kan anterin gue untuk daftar"Tanya Raffa.
"Ya besok gue anterin loe,siapa tau gue nanti bisa ketemu Cewek cantik"Jawab Donny dan sambil berharap lebih.
"Ya,semoga aja" Ledek Raffa lalu keluar dan duduk di balai,di ikuti oleh Donny dari belakang.
"Fa loe lapar nggak"Tanya Donny yang tiba-tiba perutnya bunyi.
"Mau cari makan" Tanya balik Raffa kepada Donny.
"Ya boleh tapi bagaimana kopinya" Donny sedikit bingung sambil menunjuk ke kopi.
"Ya sudah taruh di dalam lagi, sekalian kopi gue terus tutupin pakai tutup gelas"Perintah Raffa, Donny pun kembali masuk dan menaruh kopinya di meja dan di tutupin pakai tutup gelas.Donny pun kembali keluar dan mengunci kosannya.
" Les't Goo" Ujar Donny semangat.
Raffa yang melihat tingkah laku temannya tertawa kecil.Ketika Raffa dan Donny sedang cari makan di tempat mana Raffa bertemu dengan Dinda.
"Raffa.."Teriak Dinda yang sedang berada di dekat pecel lele,Raffa dan Donny menengok ke arah Dinda, Donny dan Raffa menghampiri Dinda yang sedang duduk di atas Motornya yang gede.
__ADS_1
"Loe Dinda kan" Tanya Donny yang memperhatikan wajah Dinda.
"Iya,loe siapa" Jawab Dinda dan Dinda bertanya balik kepada Donny.
"Masa loe lupa sie..!! Dulu kita satu latihan bela diri" Ucap Donny, Dinda pun berusaha coba ingat-ingat.
"Oh iya,Sorry gue lupa" cengir Dinda yang inget Donny.
"Loe tega,gue di lupain.Yang inget cuma Raffa" ngambek Donny kepada Dinda karena di lupain.
"Iya bukannya gue lupa,gue kan seringnya bareng sama Raffa dulu" Ujar Dinda.
"Loe disini ngapain"Tanya Raffa mengalihkan topik bicaraan.
"Oh, gue anterin kakak gue beli makanan terus ke asramanya"Jawab Dinda, yang tak lama Kakaknya keluar dari pecel lele.
"Loe..." Hendra terkejut melihat Raffa dan Donny, sebaliknya pun sama terkejut.
"Kak Hendra kenal"Tanya Dinda yang heran dan bingung.
"Kamu kenal sama dua rese ini"Tanya Hendra sedikit sinis dan menunjuk ke arah mereka berdua.
"Mereka teman aku Kak" Jawab Dinda yang masih heran dengan ekspresi wajah Kakaknya yang tak suka melihat Raffa dan Donny.
"Kak Hendra, Walau mereka kuli tapi mereka teman yang baik Kak"Bentak Dinda yang tak suka dengan Ucapan Kakaknya tentang temannya.Hendra yang terkejut adiknya ngebentak Kakaknya dengan mata melotot.
"Kamu, berarti bentak Kakak kamu di depan mereka" Hendra sedikit Marah kepada Dinda.
"Kak bukan be.." ucapan Dinda terpotong.
"Din, gue minta maaf jika kehadiran kami loe jadi bertengkar sama Kakak loe.Ya sudah kami pamit dulu"Raffa yang merasa tak enak kepada Dinda pamit pergi.
"Fa, Fa.." Dinda memegang tangan Raffa dan menahan pergi. "ini bukan salah loe kok, maafin kakak gue yah" Tambah Dinda dan sambil minta maaf kepada Raffa.
"Ini bukan salah loe kok"Ucap Raffa.
"Iya kami sudah terbiasa kok" Sindir Donny.
"Sudah ngapain kamu lama-lama,ayo kita pergi" Hendra yang narik tangan Dinda untuk pergi namun Dinda menghempas tangannya sehingga genggaman tangan Hendra lepas.
__ADS_1
"Fa,gue minta nomor telepon loe"Ujar Dinda lalu minta nomor Raffa,Raffa memberikan nomornya, Raffa dan Donny pun pergi meninggalkan Dinda dan Hendra, Hendra lalu menarik tangan Dinda lagi.
"Dengar yah Din, Kakak nggak mau kamu berteman dengan mereka lagi" Donny yang melarang Dinda untuk menjauhi Raffa dan Donny.
"Kak,Dinda bukan anak kecil lagi yang harus di larang-larang,Dinda punya hak Kak"protes Dinda dan naik ke Motornya, mengendarai motornya dengan kencang.
"Din..Dinda.." Teriak Hendra memanggil Dinda namun Dinda sudah pergi jauh dan tak dengar Hendra memanggil. "Itu Cowok kuli pakai sihir apa?? Sehingga Dinda yang sedikit nurut sama Kakaknya berubah jadi berani ngelawan" Gerutu Hendra lalu pergi dari tempat pecel lele dan kembali ke asramanya.
****
Di setiap jalan Raffa tiba-tiba mencemaskan Dinda, takutnya Dinda dan Kakaknya jadi berantem, Donny yang sibuk nyari makan apa.
"Fa, kita makan nasi goreng atau makan Bakso"Tanya Donny, namun tak ada respon dari Raffa menengok ke arah Raffa, Lagi-lagi Raffa lamun sehingga Donny menghela nafas panjang. "Wooi, kebiasaan deh loe ngelamun Bae" Tambah Donny yang lalu menepuk pundak Raffa.
"Gue pikirin Dinda" Ujar Raffa yang memilih makan nasi goreng, Donny pun ikut.Raffa dan Donny pun duduk.
"Mau pesan apa mas??"Tanya pelayan yang menghampiri Raffa dan Donny.
"Saya,nasi goreng spesial Jangan lupa yang pedas dan bakso sama sosisnya yang banyak, terus minumannya air teh hangat" Jawab Donny.
"Kalau Mas"Tanya pelayan sambil menujuk ke arah Raffa.
"Samain aja mas" Singkat Raffa, pelayan pun pergi.
"Dinda tambah cantik yah Fa" Tanya Donny sambil ngebayangin wajah Dinda.
"Hmmmmm.."
"Dia udah punya pacar belum??" Tanya Donny lagi ke Raffa.
"Mana gue tahu"Jawab Raffa.
"Di kira loe tau Fa" Ucap Donny
"Gue aja juga baru ketemu dia 2 hari yang lalu, jadi mana gue tahu dia sudah punya pacar apa belum" Ujar Raffa.
"Fa, bantuin gue yah..!!" minta Donny.
"Bantuin apa??"Tanya Raffa
__ADS_1
"Bantuin gue dekat sama Dinda, Soalnya dari dulu gue suka sama Dia" Donny minta bantuan ke Raffa untuk dekati Dinda.
"Insya Allah" Ucap Raffa,Tak lama kemudian pesanan mereka datang, mereka pun makan, Selesai makan, Mereka kembali ke kosan mereka, Donny dan Raffa pun bersiap siap untuk tidur, Ketika Raffa akan meremin matanya hpnya bunyi,Raffa melihat layar hpnya ada 1 pesan masuk dengan nomor tak kenal,Raffa membuka pesan masuk itu, yang ternyata Dinda yang SMS.isi pesan "Fa,ini nomor aku, bye.Dinda" Raffa cuma membalas "OK". Raffa pun memejamkan matanya.