Raffa Yang Mengejar Mimpi

Raffa Yang Mengejar Mimpi
Bab 12


__ADS_3

Mike sudah siap di posisinya untuk siap melawan Raffa, begitu pun Raffa yang sudah siap untuk melawan Mike.


Teriakan Dinda mengundang para penonton menuju ke arah Dirinya,Namun Dinda tak perduli dengan tatapan mata para penonton, yang dia tahu dia tak akan pernah berhenti menyemangati orang yang dia sayangi.Donny yang melihat ekspresi wajah Dinda dengan bahagia,kini perlahan dia mengerti.Walau hatinya terasa sakit tapi Donny harus bisa menjadi lelaki yang tak egoh.


"Raffa.. semangat!! loe harus menang demi orang yang loe sayangi"Teriak Donny memberi semangat kepada Raffa teman sejatinya itu.


"Don, Terima kasih" Senang Raffa dalam hati sambil mengarah ke Donny dan anggukan kecil+senyuman.


IIIiiiiaaaat...!!!


Mike mulai menyerang Raffa secara tiba-tiba namun dengan sergap Raffa menghindari.


"Ekh.. ternyata kau sangat cekatan juga"kagum Mike dengan kemampuan Raffa.


"Ini bukan apa-apa" Cetus Raffa.


"Lihat aja aku tidak akan memberikan kamu untuk menang" Ujar Mike,


"Kita Lihat saja" Ucap Raffa dengan Santai.


IIIiiiiaaaat..!!


Lagi-lagi Mike mulai menyerang Raffa, namun Raffa menghindar lagi.membuat Mike sangat kesal.


"Kenapa?? Kau takut??" Tanya Mike dengan senyum sinis.


"Ayolah!! keluarkan kemampuan anak kuli!!"Sentak Mike, Raffa yang tak senang menyerang balik.


IIIiiiiaaaat..!!!


Raffa mengayunkan kakinya ke arah Mike namun dapat di cegah oleh Mike.Mike memegang kaki kiri Raffa, Raffa menatap muka Mike penuh amarah.


"Hahaha!! Aku senang lihat ekspresi wajahmu"Mike tertawa puas melihat ekspresi wajah Raffa yang sedang marah,Raffa yang sangat Kesal karena sedang di permainkan menggoyangkan rahangnya.


"Tidak bisa aku maafkan" Marah Raffa lalu menganyunkan kaki kanannya dan mengenai wajah Mike.Mike yang sedikit terpental dan hampir jatuh ke bawah bisa menyimbangi tubuhnya.


"Ekh..tak kusangka" desis Mike sambil senyum paksa di wajahnya.


"Nggak mungkin!!! anak kuli itu mampu melawan Mike yang menang berturut-turut dalam bela diri ini"Terkejut Erwin yang melihat bela diri Raffa sangat jago.


"Hmm.. kita emang nggak bisa pandang remeh Anak itu"Cemas Hendra yang melihat Raffa sangat hebat dalam bela diri.

__ADS_1


"Jangan usah khawatir Dra ini baru awal,kita belum tahu siapa yang akan kalah dan siapa yang akan menang" ucap Lukman yang tiba-tiba muncul dan ikut nimbrung, dengan tangan di sila dada.


"Betul kata Lukman Dra"Lanjut Erwin, Hendra yang masih memperhatikan Raffa di pertandingan tangan kiri di dada dan tangan kanan didagu seakan banyak pikiran di kepalanya.


"Ku akui dia memang hebat dalam bela diri ini.Aku tidak boleh kalah dari dia"Ujar Hendra dalam hati sambil mencari jalan untuk bagaimana mengalahkan Raffa.tatapan mata Hendra yang tajam memperhatikan cara gaya bertarung Raffa.


***


"Din, misalnya kakak kamu melawan Raffa kamu dukung siapa??"Tanya Claudia sedikit penasaran.


"Jelas-jelas aku akan dukung orang yang aku sayang lah" Ujar Dinda dengan senyum senang.Donny yang ada di sebelah Dinda mendengar ucapannya bikin hatinya di tusuk pisau.


"Oh,Kenapa kamu nggak dukung Kakak kamu??"Tanya Claudia lagi.


"Kan sudah ada Kak Claudia yang dukung kak Hendra" Jawab Dinda sambil tersenyum manis.


"Heh,iya" itu yang bisa di katakan Claudia


"Mungkin suatu saat nanti kamu juga bisa mencintai aku Din, Seperti kamu sangat mencintai Raffa" Harap Donny dalam hati, walau itu harus menunggu seribu tahun lagi dia akan selalu menunggu orang yang dia sayangi bisa menerima dia.


"Kenapa wajah Donny sangat murung dan sedih" Tanya Claudia dalam hati ketika melihat wajah Donny yang begitu tak semangat.


"Don, kamu nggak apa-apa??"Tanya Claudia penasaran.


"Akh,gu-gue nggak apa-apa kok Clau"bohong Donny, Dinda menengok ke arah Donny.


"Emang kenapa Dia Clau??"Tanya Dinda yang tak mengerti maksud Claudia.


"Dia kelihatan murung,apa kamu sakit Don" Claudia yang penasaran terus mancing Donny namun upaya nihil.


"Akh.. aku nggak apa-apa atau nggak sakit kok mungkin aku sedikit ngantuk" bohong Donny tersenyum paksa.


"Ya sudah kalau kamu ngantuk cuci muka gih,biar segar lagi"Ujar Dinda dan pandangannya ke arah pertandingan.


"Iya,aku pergi ke toilet dulu"Pamit Donny beranjak dari tempat duduknya dan segera pergi ke toilet, Claudia pun mengikuti Donny dari belakang.


***


Mike berhasil membuat lawannya jatuh,Raffa yang posisi jatuhnya tengkurap mengepal tangannya dan menggoyangkan Rahangnya.


"Dengar,jika ingin menjadi seorang pemenang jadilah menjadi bela diri yang baik" Desak Pak Mandor.

__ADS_1


"Sayang,mau kamu menang atau kalah mama tak perduli.yang mama mau kamu tetap kasih yang terbaik" Nasehat Ibunya Raffa.


Seketika Raffa teringat dengan Ucapan Pak Mandor dan Ibunya, membuat Raffa semangat dan bangkit.


"Ekh,gue akuin loe nggak pernah menyerah,tapi gue nggak akan biar loe menang semudah itu dan gue bakal loe ingat selalu kekalahan loe, sehingga loe nggak akan mau belajar bela diri lagi" Ancam Mike dengan tersenyum jahatnya.


"Nggak segampang itu kau membuat aku kalah!! Lihat siapa yang akan mengingat semua ini?? KAU APA AKU?? "Marah Raffa dengan tatapan serius dan amarah.


"Kalau begitu, tunjukkan kehebatanmu"Desak Mike memancing amarah Raffa.


"RAFFA, JANGAN TERMANCING OLEH KATA-KATANYA"Teriak Dinda memberikan semangat kepada Raffa.


"Kamu harus yakin kalau kamu mampu melawan DIAAAAA" Dinda kembali berteriak lagi dan kasih semangat kepada Raffa.


"Ekh,Dasar menganggu" Kesal Mike.


"Iya betul kata Dinda,aku nggak boleh terpancing oleh kata-kata Si siaaalan ini" Ketus Raffa bicara pelan.


"Ekh, ternyata adik loe sangat peduli dan akrab dengan cowok kuli itu" Celetus Lukman yang melihat Dinda dari bawah.


"Dia teman SMAnya"Kesal Hendra.


"Kayanya adik loe dengan cowok kuli itu bukan sebatas teman tapi adik loe menyukai cowok kuli itu" Ucap Lukman tersenyum sinis.


"Aku tidak akan pernah setuju adik gue pacaran dengan cowok seperti dia" Panas Hendra yang terkena provokasi dari mulut jahat Lukman.Lukman yang melihat ekspresi wajah Hendra tersenyum kecil dan merasa puas.


"Raffa,aku yakin kamu pasti menang" Teriak Dinda lagi memberi semangat.


"Siapa?? wanita itu yah" Tanya salah satu penonton


"Mungkin pacarnya" Jawab penonton lain.


"Yah, kalau di lihat-lihat mereka sangat cocok"


"Cowoknya tampan keren, sedangkan Ceweknya juga sangat Cantik dan manis" kagum salah satu penonton.


"Ayo kita berdukung kepada cowok cool itu"Ajak salah satu penonton yang mulai kagum.


"AYOOO SEMANGAT RAFFAAA..AYO SEMANGAT RAFFAAA.."


Raffa yang tak menyangka sangat bahagia dapat dukungan dari para penonton dan membuat Raffa bersemangat lagi.

__ADS_1


__ADS_2