
Di pagi hari ini di selimuti awan hitam, hujan mulai turun dari langit,Dua seorang lelaki yang kedinginan berlindung di selimutnya,yah Donny dan Raffa menyelimuti tubuhnya untuk tidak kedinginan.Hujan semakin gede,di sertai dengan bunyi gugur yang saling sambut menyambut,angin yang berhembus kencang membuat jendela rumah terbuka dan air hujan yang di sertai angin kencang mengenai Donny yang tidur dekat jendela, membuat Donny kaget, sehingga dia harus bangun dan menutup kembali jendela rumah.Donny melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 08:00 wib,Raffa pun ikut terbangun,Dia menggeliat tubuhnya.
"Jam berapa sekarang Don..??"Tanya Raffa lalu bangun dari tidurnya.
"Nih liat sendiri" Jawab Donny sambil menunjuk ke jam dinding.
"Oh tidak udah jam 08:30" terkejut Raffa melihat jam sudah pukul 08:30. Dia beranjak bangun,berlari mengambil handuk dan segera masuk ke kamar mandi, Donny yang masih sedikit ngantuk terdiam,seakan ada pertanyaan di kepalanya.
"Don,loe jadikan temenin gue" Teriak Raffa dari kamar mandi.
Donny bernafas lelah "Hujan begini" Ucap Donny.
"Pendaftaran terakhir, tenang nanti ada Dinda juga"Rayu Raffa menyembutkan nama Dinda.
"Dinda ikut!!" Ragu Donny sedikit tidak yakin.
"Iya,nanti gue telepon Dia" Raffa menyakinkan Donny, Dinda akan ada juga untuk menemani Daftar perlombaan.
"Ok lah, kalau dia ikut" sepakat Donny untuk ikut nemenin Raffa
"Gue bisa PDKT sama Dinda"gumam Donny sambil ngebayangin.
"Hai Don..." Raffa yang selesai mandi menghampiri Donny dan menempuk pundak Donny yang sedang melamun, dan Donny tersadar dari lamunannya.
"Akh.."
"Apa loe pergi seperti itu?? apa lagi loe belum mandi" Raffa yang melihat penampilan Donny sangat buruk sekali dan membuat Donny tersadar saat melihat di cermin.
"Dasar... sungguh payah" Gurutu Donny memukul keningnya dan kekamar mandi.
"Don, mandinya jangan sambil tidur yah..."peringat Raffa dan tak ada balas.
Raffa yang sudah dengan penampilannya super keren, sedang menunggu Donny.tak lama Donny pun sudah selesai berdandan dan tak kalah keren dari penampilan Raffa.
"Gimana Fa?? udah keren gue belum?!"Tanya Donny untuk menilai penampilannya,Raffa tersenyum sambil alis matanya di angkat dan dua jari jempol ke Donny.
"Kalau begini Dinda bakal terpesona melihat penampilan gue" Ujar Donny ngebayangin Dinda mumuji Penampilan Donny.
"Ayooo lah,kita sudah telat" Ajak Raffa untuk segera pergi dan membuat lamunannya bunyar.
__ADS_1
"Baik lah" sedikit kesel, Donny pun menyalakan motornya.
Breem..
"Fa,Loe sudah telepon Dinda" tanya Donny sedikit teriak, karena mesin motor kencang bunyinya sehingga kalah dengan suara bicara.
"Gue cuma sms, katanya iya kesana" balas Raffa.
*****
Tak lama mereka sampai di tempat audisi, lumayan Rame orang yang mendaftar untuk Ajeng siapa yang hebat di bela diri.Raffa dan Donny yang baru datang,pada melirik sinis.
"Hai kalian" panggil seorang wanita memanggil Raffa dan Donny, Mereka berdua menengok ke arah wanita yang memanggil mereka, yang tak asing lagi Dinda dan seorang wanita yang juga ikut, tapi Raffa dan Donny terkejut melihat wanita yang datang bersama Dinda.
"Claudia..!!" serempak mereka berdua terkejut.
"Kalian berdua kenal Kak Claudia juga" Tanya Dinda sedikit heran dan terkejut juga.
"Hai..." Claudia melambaikan tangan ke Raffa dan Donny.
"Iya,gue kenal Claudia pas Claudia mau di rampok, terus kita tolongin" Jelas Donny menceritakan awal bertemu dengan Claudia.
"Claudia nemenin loe"Tanya Donny sedikit bahagia.
"Claudia nemenin kakak gue" Ujar Dinda dengan bibir sedikit di maju.
"Claudia pacaran dengan Abang loe??" terkejut Donny rasa nggak percaya, Claudia yang tadi menatap Raffa kini menunduk ke bawah.
"Iya.." Ucap Dinda menyakinkan.
Dari arah jauh datang dari bawah dan menaiki anak tangga, namun masih fokus dengan hpnya,Saat Hendra sudah ada di atas.Hendra melihat Raffa dan Donny yang berada di sana dengan tatapan tak suka.
"Ekh, nggak sangka,loe punya nyali juga" Ucap Hendra senyum sinis.
"Duuuh,Kak udahlah jangan bikin masalah deh" protes Dinda yang tak ingin ada keributan.
"Dengar bro, kita lihat aja nanti di perlombaan ini" Tantang Donny penuh percaya diri.
"Kita lihat aja nanti" Ujar Hendra dengan tatapan mata balas tantangan.
__ADS_1
"Ayo Sayang kita pergi" Ajak Hendra yang merangkul pinggang kecil Claudia, Raffa yang melihat Claudia pergi bersama dengan Hendra ada rasa sedikit cemburu.
"Kasihan Cewek itu" Donny menghela nafas lelah sambil menggelengkan kepalanya.
"Huus,Kakak gue nggak sejahat itu sama cewek kali, apalagi sama orang yang dia sayang" protes Dinda, Sambil memukul Donny.
buug..
"Haduh, sakit tau.."Rintih Donny yang kena pukulan di lengannya.
"Makanya jangan sembarang menilai, orangnya emang begitu tapi sebenarnya kakak gue orang yang baik" Kesal Dinda.
"Maaf deh.." Donny pun minta maaf
"Yah gue maafin" Dinda memaafin Donny.
"Fa,Loe sudah daftar??"Tanya Dinda.
"Sudah.."Jawab Raffa
"Iya sudah yuk kita masuk"Ajak Dinda sambil gandeng tangan Raffa, Donny yang melihat Dinda menggandeng tangan Raffa meras sakit di hatinya.
"Kenapa Dinda gandeng tangan Raffa"Gumam Donny sambil memegang dadanya,dan ikut masuk kedalam perlombaan bela diri.
Di dalam begitu banyak orang yang mendukung para jagoannya, Pertandingan bela diri pun sudah mulai.Claudia, Dinda dan Donny duduk bersama para penonton.Dinda mengarahkan jempol ke arah Raffa dan semangat.Di dalam pertandingan bela diri, banyak yang kalah dan yang menang dari, Berbagai macam bela diri dari kalangan yang paling terkenal sampai yang belum terlalu terkenal.banyak yang kalah dengan sekolah bela diri Naga.Kini Nama Raffa di panggil ke atas untuk melawan murid sekolah bela diri Awan.
"Raffa...Goo..Raffa" teriak Dinda memberikan semangat.
Raffa pun mulai mengambil posisi siap, begitu lawannya juga.mereka saling menatap,Raffa tetap fokus dan mencari cara,dari lawannya mulai meninju ke arah Raffa, namun Raffa menghindari,pas ada kesempatan Raffa pun membalas serangan sampai Lawannya mundur terbata-bata dan hampir terjatuh tapi masih bisa di seimbangkan.Lawannya kembali menyerang dengan menendang sambil memutar badannya sehingga kena pipi Raffa.Raffa pun jatuh ke bawah, Claudia yang menatap Raffa ada rasa khawatir.
"Fa,Goo Fa..ayo bangkit Fa.. kamu pasti bisa Fa.."teriak Dinda kembali memberikan semangat kepada Raffa.
"Adik loe kenal sama itu Cowok"Tanya Erwin teman Hendra.
"Iya,Adik gue satu sekolahan dengan Anak rese itu" Hendra yang melihat Raffa dengan tatapan tak suka.
Beberapa kali Raffa kena serangan dan beberapa kali Raffa membalas serangan kini Raffa pun mengalahkan sehingga lawan, lawannya tak berdaya melawan lagi, Dinda yang melihat Raffa menang sangat bahagia sambil memeluk Claudia, Claudia pun ikut senang.
"Ternyata anak rese itu jago juga" Ujar Erwin sambil diiringi anggukan kecil.
__ADS_1
"Hmm..gue nggak sabar untuk melawan dia" Ujar Hendra yang masih menatap Raffa di pertandingan.