Rahasia (Who Are You?)

Rahasia (Who Are You?)
9. Sepasang Suami Istri


__ADS_3

Apa yang dilaluinya selalu tidak baik-baik saja. Semua anak-anak bisa lari bebas untuk bermain bersama. Tetapi dia karena keberadaan penyakit yang menggerogoti hidupnya memaksa untuk tetap tinggal di tempat.


Kisah dari masa lalu. Seragam putih biru yang masih baru. Putihnya yang bersinar serta biru navy terlihat indah dikenakan seluruh anak-anak yang beranjak remaja. Diantara semua orang, dia datang seperti malaikat, mengulurkan tangannya seakan membawanya terbang.


Pada malam gelap kini dia ceritakan betapa sedihnya kehilangan. Andaikan hari itu dia bisa lebih banyak membuat cerita bersama.


Meika kecil selalu bersedih, meratapi nasibnya. Dunia seakan merundungnya. Bahkan ketika ingin memiliki teman, semua orang malah berlari menjauh. Tidak terjangkau olehnya. Diantara putus asa, ingin menyendiri atau pun mempercepat kematian. Reina malah datang memberinya tambahan nyawa. Seperti oasis di tengah gurun tandus.


Aku berjanji akan bersamamu


Reina memang bersamanya, selamanya dalam hatinya. Hati yang tertinggal dalam diri Meika membuat keduanya menyatu dan selalu bersama. Bahkan karena hati milik Reina lah dia pun bisa jatuh cinta. Tidak cinta itu memang milik Reina.


"sepertinya memang bukan aku yang mencintainya, tetapi cinta dalam diriku ini berasal dari hati yang masih tertinggal disini." bisik Meika pada malam yang sunyi.


Meika kecil adalah orang yang putus asa karena penyakitnya, tetapi Meika hari ini adalah orang yang putus asa karena kehilangan serta sebuah pengorbanan yang tidak pernah dia inginkan.


Levanter milik Straykids yang diputar dari ruangan sebelah terdengar sampai balkon tempatnya merenung. Viana mungkin tertidur dan lupa mematikan musik dari smartphonenya. Lagu itu menyentuh hati Meika.


"Ada lagu korea seperti ini juga ya? Kenapa aku semakin ingin bertemu lagi dengannya. Rein, kenapa kamu pergi begitu saja tanpa memberitahuku siapa kamu sebenarnya." Isak akhirnya pecah. Air mata mengalir. Seribu hari atau mungkin seribu bulan pun berlalu, Reina tidak akan bisa terlupa.


Who are you?


Apa Rahasia yang sebenarnya kau simpan


Siapa kamu?


Kenapa datang dan pergi semaumu


Tanpa di duga, sebuah tangan kokoh merengkuh tubuh rapuh itu. Menarik dalam dekapan untuk sedikit memberi ketenangan.


Hangat dan nyaman. Begitulah yang dirasa Meika. Meskipun ada canggung diantara mereka. Terkadang ada rasa bersalah. Pria yang kini mendekapnya memang telah resmi menjadi pendamping hidupnya. Tetapi masa lalu, pria itu adalah milik Reina. Cinta pertama Reina.


"Kenapa tidak membaginya denganku Mei?" Tanya Raihan yang masih memeluk istrinya

__ADS_1


"Pantaskah aku membaginya denganmu?" Meika malah bertanya kembali.


"Bagaimana pun juga kita ini pasangan suami istri Mei."


"Tetapi pernikahan ini bukan kita yang mau. Pernikahan ini hanya karena Reina dan hati yang tertinggal disini." Meika mundur beberapa langkah, melepaskan diri dari dekapan suaminya.


Ada rasa tidak pantas dalam dirinya. Apakah Reina bahagia melihat pernikahan itu. Hatinya memang masih tertinggal untuk mencintai Raihan seorang. Mungkin jika saja Tuhan membiarkannya mati lebih awal. Tentu yang hari ini berada dalam dekapan Raihan adalah Reina.


"Tidak Meika sayang, jika masa lalu berubah belum tentu juga Reina yang sekarang berada disini." Tutur Raihan menatap langit penuh bintang.


Juni merindu akan berakhir, Juli akan datang bersama dongengnya. Reina sang Deneb akan kembali bersinar dalam kenangan. Meika boleh saja berharap untuk bertukar kematian jika mengetahui hidup pun terasa begitu penuh sesal. Tetapi jika saja terjadi pertukaran, belum tentu juga kisah akan lebih baik.


Reina memang seperti peri yang bisa mengabulkan setiap harapan. Ketika Meika menginginkan pasangan. Sukarela dia berikan kekasihnya untuk Meika. Begitu pula dengan kehidupan yang sangat Meika harapan. Reina berikan itu semua. Seakan memang dia terlahir sebagai Deneb sang penghubung harapan.


"Mungkin benar, Reina belum bisa ku lupa. Tetapi Mei, ayo kita saling belajar mencintai. Hidup bahagia seperti keluarga kecil lain." Raihan mengucapkannya dengan nada lembut.


Angin seakan berhembus pelan, menerbangkan helaian rambut panjang Meika seperti efek dramatis dalam drama ketika Raihan mengatakannya. Kata-kata yang terdengar begitu indah. Memang pria itu membuatnya jatuh cinta, atau memang cinta itu ada karena hati Reina yang tertinggal dalam dirinya. Sedangkan sisi lainnya, dia pun merasa bersalah. Seakan merasa menjadi penghianat karena membuka hati untuk pria yang pernah menjadi kekasih teman baiknya.


Cinta tidak bisa datang begitu saja kepada dua anak manusia yang sebelumnya tidak pernah berinteraksi.


Tentang Raihan, pria itu merasa begitu beruntung mendapatkan cinta dari seorang bintang seperti Reina. Dia ingat bagaimana kisah keduanya bermula. Gadis dengan selera fashion yang terkesan boyish seperti Reina memberikan hatinya setelah sejuta perjuangan yang dilakukan oleh Raihan.


Jendela kelas sosial adalah batas awal dari interaksi mereka. Semua orang mengenal Reina sang bintang sekolah. Banyak remaja laki-laki mengincar gadis manis itu. Tetapi diabaikan begitu saja. Hanya saja ketika insiden pertemuan di lapangan sekolah semuanya berubah.


Reina memang seorang bintang, tetapi bukan berarti tidak ada sisi buruknya. Gadis cerdas dan multitalenta itu sangat sulit bangun pagi, bahkan terlambat ke sekolah hampir terjadi setiap minggunya. Namun karena potensinya itu dia masih bisa mempertahankan beasiswanya.


Kala itu Reina dan Raihan terlambat. Sepertinya tidak begitu. Meika juga ada disana. Dia datang terlambat bersama teman baiknya. Hanya saja tidak mungkin Meika mendapatkan hukuman karena fisik gadis itu tidak memungkinkan.


Reina dan Raihan mendapatkan hukuman membersihkan lapangan sepak bola. Mungkin pemuda dari kelas sosial itu bukan siswa cerdas, tetapi dia cukup taat peraturan. Reputasinya hari itu mendadak turun karena insiden ban motornya bocor.


"Aku baru tahu Anggota OSIS paling teladan membersihkan lapangan hari ini." Ejek Reina


"Aku tidak sepertimu ya, aku memiliki alasan tentang ini."

__ADS_1


Disisi lain Meika melihat interaksi itu. Untuk Reina berbicara dengan siapa pun terasa begitu mudah, tidak seperti dirinya yang begitu sulit untuk membuka sebuah pembicaraan.


Rasa iri sedikit tumbuh, bukan pada Reina, tetapi pada takdir hidup mereka yang berbeda. Reina sehat dan bisa melakukan segalanya. Di kelilingi banyak orang serta mendapat begitu banyak perhatian.


"Mei, kamu melamun."


Meika tersentak begitu mendengar sebuah kalimat menyapa pendengarannya. Hukuman telah selesai. Reina meraih tas ransel milik Meika yang tergeletak di lantai teras kelas tempat Meika menunggu.


"Rein!"


Raihan menutup mulutnya dan mengumpat dalam hati. Ia sendiri tidak tahu mengapa melihat senyuman gadis seperti Reina membuat hatinya menghangat. Hingga tanpa disadari dia memanggil namanya.


"Ya?"


"Ayo kita berteman."


Raihan segera berlari dari tempat itu dengan wajah memerah seperti karakter gadis dalam anime shoujo. Dia benar-benar malu sembari merutukki tingkah bodohnya.


***


Angin malam perkotaan semakin terasa dingin. Malam semakin larut sedangkan sepasang suami istri itu masih setia saling bersandar. Duduk pada kursi panjang yang memang sudah tersedia disana.


"Hari itu, yang kamu lihat hanyalah Reina." Ucap Meika


"Hari itu pertama kalinya aku jatuh cinta, padahal Reina hari itu tidak seperti type idealku." Kenangan itu memang terasa lebih manis.


"Tetapi takdir memisahkanmu dengannya dan menyatukan kita yang sama sekali tidak saling memiliki rasa." Ucap Meika pelan


"Tetapi bukan berarti tidak ada kesempatan untuk kita saling mencoba. Aku ingin belajar Mei, menjadikanmu kesayanganku, bukan sekedar memenuhi wasiat dari gadisku. Kita adalah sepasang suami istri. Pernikahan adalah janji suci yang sudah sepantasnya hanya diucapkan sekali seumur hidup." Tutur Raihan.


"Aku akan menunggumu hingga jatuh cinta padaku Han, tetapi perlu kamu tahu, entah memang rasa ini milikku atau karena keberadaan hati miliknya. Hanya saja, aku seperti jatuh cinta dan bahagia bersamamu. Apakah Reina akan menganggapku penghianat jika aku ingin dirimu sepenuhnya untukku?" Satu pertanyaan yang begitu sulit untuk mendapatkan jawaban


"Reina telah merangkai seluruh kisah ini untuk kita. Lagi pula, dia juga ada disini bersamamu, tidak ada yang jadi penghianat atau tersakiti."

__ADS_1


__ADS_2