
Ini adalah sebuah kisah tentang remaja SMA yang baru mengenal cinta. Tentang persahabatan, kepercayaan, kebahagian, cinta, dan juga penghianatan.
Karena sebuah nama yang sama, yaitu RANI. Yang membuat ke empat remaja ini memiliki hubungan yang sedikit rumit.
Jalinan cinta segi empat yang membawa alur yang berliku-liku. Siapa saja keempat remaja ini?
Dialah RANIA SAPUTRI.
Tokoh utama dalam cerita ini. Dialah yang kita panggil sebagai Rani yang Kedua.
Dia anak cantik, pintar, juga baik hati. Namun ternyata itu semua belum cukup untuk membuat teman-teman serta guru-gurunya untuk menyebutnya sebagai Rani yang pertama.
Karena ada Rani lain yang lebih segala-galanya dari dia. Siapakah Rani yang lain itu?
DEWINTA MAHARANI
Cantik, imut, bertingkah laku manja, menjadi daya tarik Rani yang satu ini.
Kepribadiannya yang supel pada siapapun, membuat banyak orang menyukainya.
Berbeda dengan Rania yang terkadang masih terlihat malu dan kurang percaya diri. Rani yang pertama, adalah Rani yang mau selalu di depan, selalu menjadi yang terbaik.
Namun, kita tidak pernah tau sisi lain di balik sempurnanya Maharani ini.
RINGGA SAPUTRA
Hampir tak ada yang kurang darinya. Sempurna! Sesempurna penampilannya, kepintarannya, juga kepiawaiannya bermain basket.
Bukan hal yang tidak mungkin, dia menjadi cowok idaman hampir semua siswi SMA.
Namun, di mata Rania, cowok sempurna ini mempunyai satu kekurangan yang sangat dibenci oleh Rania. Yaitu, dia adalah mantan pacar Maharani.
__ADS_1
BINTANG PRADANA
Mempunyai wajah yang terlihat ketus dan judes, bukan menjadi halangan baginya untuk menjadi cowok populer di SMA.
Sebagai kakak tingkat (kelas 2), Bintang juga menjadi pujaan hati adik kelasnya.
Dia mungkin tidak sepintar Ringga, namun ketika kamu sudah melihatnya memainkan benda kesukaannya (gitar), kamu tidak akan pernah bisa berpaling darinya.
*****
CUPLIKAN, satu hari sebelum esok.
#Rumah Rania - Minggu pagi
"Nduk, seragam besok sudah siap apa belum? Disetrika, yang rapi." suara ibu dari dapur terdengar sampai ke dalam rumah.
"Sudah ibuk, sudah rapi, wangi, siap pokoknya, hehehe." kata Rania sambil berjalan menuju dapur.
"Yang pinter ya Nduk, jangan sia-siakan beasiswa yang kamu dapat. Kamu bisa sekolah di SMA favorit yang dari dulu kamu idam-idamkan."
"Iya Bu, insyaAllah. Ini berkat doa restu ayah dan ibu." ucap Rania seraya memeluk ibunya.
Pagi yang haru.
*****
"Mama, aku nggak mau tau pokoknya nanti aku pulang, seragamku buat besok udah beres ya!" teriak Maharani.
"Iya iya, nanti mama siapkan. Mama beresin pekerjaan di dapur dulu ya... Nanti sekalian mama setrikain sama punya bu Ratih." ibunya menjawab sambil tangannya terus bergerak untuk mengupas bawang di dapur.
"Jangan sampai lupa pokoknya!" bentak Maharani lagi.
*****
#Rumah Ringga - Minggu pagi
"Ringga! Main HP nya sudah! Belajar sana! Besok hari pertama masuk sekolah kan?" tegas bunda.
"Nanggung bund, bentar lagi." sahut Ringga dengan mata masih terfokus pada layar ponselnya.
__ADS_1
Sret! Sang Bunda mengambil paksa ponsel dari tangannya.
"Ayo, anak bunda yang manis, jangan bikin bunda marah ya...." kata bunda mengakhiri debat di pagi ini.
*****
#Rumah Bintang - Minggu pagi
Sepanjang jalan kenangan
Kita selalu bergandeng tangan
Sepanjang jalan kenangan
Kau peluk diriku mesra
Hujan yang rintik-rintik
Di awal bulan itu
Penambah nikmatnya malam syahdu
*suara mami Bintang menyanyikan lagu, sambil diiringi gitar oleh anaknya.
"Ini masih pagi lho Mi..." kata Bintang.
"Aduh, anak ini protes aja. Mami lagi enak-enak nyanyi juga." mulut mami mengerucut.
*****
Penasaran dengan ceritanya?
Jangan lupa untuk klik Favorit.
Serta beri rating bintang lima yaaa...
Tinggalkan komen di bawah. Kritik dan saran selalu saya nantikan.
Terimakasih.
__ADS_1
Penulis Baru
Hanny Achmad