
Keyla pergi ke kantor dengan mengendarai mobilnya sendiri. Hari ini supirnya pak Yadi tidak masuk karena anaknya sedang sakit demam.
"Mama persiapkan saja rencana liburan kita, Papa akan mengatur keberangkatan Kita ke Swis. Papa akan tetap mengajak Kevin untuk ikut dengan Keyla."
"Ide bagus itu Pa, Mama makin cinta deh sama Papa."
"Mama bisa aja merayunya." sambil mencolek dagu istrinya.
"Emang nggak boleh apa merayu suami sendiri, itu kan sah sah aja Pa."
"Ya sudah, Papa mau ketemu calon mantu, sekalian bertemu Pak Bram di kantornya. Papa berangkat dulu ya Ma."berlalu masuk kedalam mobil.
"Hati - hati di jalan Pa."menatap mobil suaminya hingga menghilang dari balik pagar rumah mewah itu.
Di ruangan Keyla, seseorang telah meletakkan sebuah hadiah kotak kecil di atas meja kerja, dengan sebuah surat yang di lipat tepat di bawah kotak tersebut.
"Papa dan Mama ini, mereka selalu saja menjodohkan Aku dengan Kevin, Aku sudah menolaknya secara halus tapi mereka masih kekeh untuk menjodohkan ku, Apa aku tidak berhak menentukan pilihanku sendiri, ya memang Kevin juga tidak buruk tapi tidak secepat itu untuk memutuskan menikah." Keyla mengomel sambil berjalan hinga tiba di depan ruangan pribadinya. Matanya tertuju pada kotak kecil di atas meja.
"Apa ini, seperti hadiah," membolak - balik kotak tersebut berharap menemukan nama pengirimnya, Yang ada hanya kertas yang dilipat dibawah kotak."
Membuka kotak tersebut dan terkejut melihat isinya sebuah gelang emas cantik.
"Ini cantik sekali, tapi siapa yang mengirimnya, tidak ada nama dan alamat pengirim lalu siapa yang melakukan." membuka kertas tersebut dan mulai membacanya.
...ππππ πππ ππππ’πππππ...
...πππππ ππ ππ πππππ ππππππ...
__ADS_1
...ππππππππ πππ ππππ ππππ’ππ πππ...
...πππππ ππππππππ πππππ πππππππππ...
...π·πππ πππ πππππ πππππππ...
...πππππ πππ πππππ ππππ...
...ππππ πππ ππππππππ...
...πππππ πππππ π’πππ πππππ πππππππ ππππ...
...πππ πππππ ππ πππππππ π ππππ...
...πππ πππππ πππ ππππππππ...
...πΌππππππ πππππ πππππ...
...πΊπππππππ πππππ π’πππ ππππππ πππ...
...π³ππππ πππππ πππππππ...
Seketika senyuman terbit di sudut bibir Keyla. Mengira - gira siapa yang menuliskan puisi indah ini untuknya. Apakah Ia memiliki pengemar rahasia.
"Tok... tok... tok..., Apa saya bisa masuk bu."
"Iya, silahkan masuk."
__ADS_1
Kedatangan Sinta sekertaris Keyla membuyarkan senyuman Keyla dan kembali bersikap biasa.
"Saya mau meminta tanda tangan Bu Keyla, untuk proyek pembangunan panti asuhan yang akan segera di bangun." menatap kotak merah yang ada di meja.
"Berikan, saya akan menandatangani, rencananya kapan itu akan meletakkan pondasi pertama panti asuhan tersebut? "
"minggu depan Bu Keyla. syukuran meletakkan pondasi pertama akan di lakukan pada hari senin pagi."
"Hari senin, apa tidak bisa di percepat sebelum hari senin, sinta?"
"Maaf bu itu sudah sesuai prosedur pembangunan dan saya tidak bisa merubahnya."
"Apa saya boleh bertanya, sepertinya ibu mendapat hadiah, apa itu dari Pak Kevin, karena setau kami semua Pak Kevin memiliki rasa pada bu Keyla!"
Untuk sejenak Keyla berpikir, apa benar hadiah dan puisi indah ini dari Kevin.
"Saya sendiri juga tidak tahu, tidak ada nama pengirimnya. Baiklah ini Filenya."memberikan pada Sinta.
"Saya pemisi." meninggalkan Ruangan Keyla.
***
"Hallo, apa kabar Pak Bram, sudah lama kita tidak bertemu." memberikan salam hangat pada temannya Bram.
"Aku baik, ternyata kau tak lupa dengan sahabatmu ini !" mengajak Pak Ridwan bercanda.
Mereka berdua layaknya teman lama yang baru berjumpa sangat akrab dan dekat satu sama lain mereka selalu berbagi masalah apapun itu.
__ADS_1