RASA YANG TERDALAM

RASA YANG TERDALAM
Hampir Ketahuan


__ADS_3

"Ngomong - ngomong ada apa Pak Ridwan datang ke kantor saya pagi - pagi, Apa terjadi masalah pada perusahaan Anda. Atau apa ceritakan saja Aku disini selalu mendukungmu." ucap Pak Bram penuh antusias.


"Tenanglah, Aku dan Perusahaan baik - baik saja, Aku hanya ingin mengunjungi teman lamaku ini, apa tidak boleh, sekalian mau ketemu Kevin


ada beberapa hal yang ingin Aku bicarakan dengan Kevin. Apa dia sedang sibuk hari ini ?"


"Tidak, Kevin ada di ruangannya, Kau bisa menemuinya sekarang."


"Yasudah, Aku keruangan Kevin dulu Bram." menuju ruangan Kevin di lantai atas.


Didalam ruangan Kevin Ia sedang berpikir bagaimana caranya untuk bisa meluluhkan hati Keyla, sang pujaan hati. Ia ingin memiliki Keyla seutuhnya, bagaimanapun caranya ia akan mendapatkan apa yang ia inginkan.


"Keyla, andai kau tahu aku bisa melakukan apapun untuk bisa mendapatkanmu, tapi apa kau akan menyukai caraku, ? bagaimanapun kau harus menerima kau cepat atau lambat. Jika bukan karena kau mencintaiku mana karena orang tua Kita yang menginginkan perjodohan ini kau akan tetap menjadi milikku." ucap Kevin penuh ambisi.

__ADS_1


"Tok... tok... tok..., ini om Ridwan apa om bisa masuk?"


"Masuklah om, om tak perlu bertanya, memang apa yang membawa om menemui saya pagi - pagi seperti ini."


"om hanya ingin mengajakmu berlibur jika kamu tidak sibuk untuk tiga hari saja. Apa kamu bisa ?"


"Untuk tiga hari, oke nanti saya kabari om, Saya harus mengatur jadwal ulang sebelum Saya pergi." Pak Ridwan melangkah meninggalkan kantor Kevin.


Dalam hati Kevin berteriak kegirangan merasa mendapat kesempatan bagus untuk mendekati Keyla.


***


"Andai Aku tahu, Aku akan mengucapkan terimakasih untuk untaian puisi yang sangat indah ini juga kotak perhiasannya, Tapi siapapun kamu semoga kamu tidak bermaksud buruk dengan mengirimkan semua ini."

__ADS_1


Jam makan Siang sudah tiba.


Keyla pergi ke ruangan Papanya, tapi tidak menemukan Papanya. Hari ini Papa kemana apa mungkin Papa ke kantornya Kevin untuk berbicara langsung mengenai liburan kami ke swis, apa Papa sunguh ingin mengajak Kevin berlibur. Aku kira Papa hanya bercanda dengan menggunakan nama Kevin ternyata itu benar. Keyla kembali ke ruangannya, saat itu ia mendapati Seseorang berlari kecil meninggalkan ruangannya seperti karyawannya sendiri."


"Ah sial ... bagaimana Aku mengetahui siapa Dia, dan motifnya apa? "


Untuk mencari tahu mengenai itu Keyla melakukan dengan caranya sendiri. Ia yakin pasti akan mengungkap siapa pengagum rahasia itu.


***


Di luar kantor Adinata Grup dekat parkiran Riky dan Tio dengan karyawan yang dimintai menaruh hadiah tersebut untuk Keyla sedang berbicara.


"Saya tadi hampir saja ketahuan oleh Bu Keyla, untung saja beliau tidak mengenali Saya." ucap dito yang merupakan staf baru di kantor Keyla sekaligus Adiknya Tio.

__ADS_1


"Terimakasih Dito untuk bantuanmu. setelah ini kamu jangan dulu melakukan itu mengingat kamu masih karyawan baru di kantor ini, melakukannya lagi aku takut kau mendapat masalah karena aku."


"Tenang kak Riky, Dito akan lebih berhati - hati, Dito juga ingin melihat kak Riky bisa bersatu lagi dengan Bu Keyla."


__ADS_2