
Riky membuka kotak cincin yang telah disiapkan sejak Satu tahun yang lalu. Cincin itu memang di desain khusus untuk Keyla, bahkan sesuai dengan jari manis Keyla.
"Maukah kamu menikah denganku... akan ku jadikan kamu satu-satunya ratu di hatiku, Aku bersedia mendampingimu, menjadi pilar untuk kamu bersandar dan menjadi kaki untuk kamu melangkah kemana pun yang kamu mau." Riky melamar Keyla langsung di depan orang tuanya.
Keyla merasa terharu, ternyata Riky tidak main-main ia sungguh ingin menjadikan Keyla miliknya, menerima kekurangan Keyla. Bahkan Riky ingin Keyla merasa sempurna jika bersamanya.
krek...
Bu isma datang menjenguk, Keyla. "Nak Keyla, bagaimana keadaanmu." mendekat dan memeluk calon menantunya untuk meberikan kekuatan.
"Bagaimana, Bu Isma bisa tahu putri saya mengalami kecelakaan, lalu mengenai pernikahan Keyla dan Riky, apa Bu Isma juga sudah mengetahuinya?" Bu Anjani bertanya dengan hati-hati. Ia tak mau menyinggung perasaan ibunya Riky, terlebih jika sampai Mamanya Riky ternyata belum mengetahui mengenai pernikahan ini.
__ADS_1
"Bu Anjani tenang saja, saya mengetahui semuanya, bahkan saya juga memberikan restu untuk mereka, sebelumnya saya sudah bertemu dengan Keyla, ya sebelum kecelakaan ini terjadi, Keyla beberapa kali berkunjung ke rumah saya. Jadi saya juga sudah menyayangi Keyla s bagai anak saya sendiri." Bu Isma mengatakan dengan tenang. seolah semua yang terjadi takut menjadi masalah, Satu keinginannya dimasa tuanya, melihat putranya bahagia itu sudah cukup.
"Lalu mengenai kondisi putri saya, apa Bu Isma benar-benar menerimanya dengan keikhlasan?" Bu Anjani menyiapkan mental, mendengar jawaban yang mungkin tak mengenakan dari Bu Isma. Namun siapa sangka, jawabannya sungguh membuat hatinya tenang, ia merasa telah menemukan seseorang yang tepat untuk putrinya.
"Saya memang dari dulu sangat menyukai Keyla, bahkan saya mendukung pernikahan mereka, hanya saja waktu itu ada kesalahpahaman yang membuat hubungan mereka terputus, sayang sekali bukan. tapi tak masalah yang terpenting mereka sekarang sudah bersatu lagi. Itu sudah cukup." Bu Isma tersenyum bahagia.
"Baiklah, pernikahan mereka akan dilakukan satu bulan setelah Keyla keluar dari rumah sakit." Pak Ridwan kali ini yang bicara.
Hari telah berganti,
***
__ADS_1
"Keyla sekarang kamu istirahat ya, Mama dan Papa yang akan meng-handle pekerjaanmu. Jangan pikirkan pekerjaan dulu, yang terpenting kamu harus sembuh terlebih dahulu." Mamanya Keyla memperingatkan jika kesembuhan lebih penting daripada pekerjaan.
"Iya Ma, Keyla akan istirahat total. Sekarang Keyla mau istirahat di kamar."
Hari-hari telah berlalu hingga tiba saatnya waktu yang di tunggu Keyla dan Riky. Acara pernikahan yang sederhana tapi penuh dengan kesakralan digelar di masjid Ramli musthofa, pernikahan itu akan di rayakan setelah Keyla bisa pulih kembali seperti sedia kala, selama satu bulan ini sudah ada kemajuan mengenai kelumpuhan yang di alami Keyla, ia sekarang sudah bisa menggerakan jari-jari kakinya.
Acara ijab kabul berjalan dengan lancar sekarang Keyla telah menjadi seorang istri dari Riky. semua turut bahagia.
Hari-hari mereka lalui dengan kebahagiaan, meskipun Keyla belum bisa berjalan tapi perkembangan dari kondisinya cukup cepat pulih.
Tak terasa sudah enam bulan mereka berumah tangga, kini Keyla telah sembuh secara total. Ia bisa menikmati hidup secara bebas.
__ADS_1
"Terimakasih, sayang kamu telah menemaniku melewati masa terburukku, hingga sampai saat ini akhirnya aku bisa berjalan lagi. I love you." Keyla berucap sambil mencium pipi Riky.
"I love you too, jangan pernah berubah setelah ini, semoga hidup kita tetap bahagia. dan semoga segera hadir Riky junior di tengah-tengah kita ya, sayang.