RASA YANG TERDALAM

RASA YANG TERDALAM
Saling Mengungkapkan Rasa


__ADS_3

Akhirnya Riky bisa mengungkapkan isi hatinya kepada pujaan hati. Ada kelegaan sendiri untuk itu, sekarang yang menjadi masalahnya Keyla mau menerimanya kembali atau tidak. Mendengar pengakuan itu keluar dari mulut Riky membuat Keyla berhenti melangkah dan mendengarkan apa yang dimaksudkan Riky.


Berbalik dan bertanya."Kamu masih mencintaiku, lalu kenapa kamu tak pernah memperjuangkannya." ucap Keyla meminta Jawaban.


"Bukankah kamu sendiri yang tak pernah mau menemuiku setelah kecelakaan yang menyebabkan orang tua angkatmu meninggal." ucap Riky memberi alasan.


"Aku memang marah Riky, tapi tak pernah membencimu. Tapi bukankah kamu sendiri yang meninggalkanmu, kamu mengirimkan surat kepadaku, yang mengatakan kamu akan pergi jauh dariku, dan memintaku untuk melupakan semua yang terjadi di antara kita." ucap Keyla membantah setiap tuduhan Riky kepadanya.


"Aku tidak pernah mengirimkan surat apapun kepadamu, Keyla. Aku pergi untuk menyelesaikan permasalahan Papa dan mamaku, Papaku datang mengungkit hal atas harta mama, dan aku tidak bisa hanya tinggal diam melihat itu untuk itu aku pergi ke kediaman Papaku di sulawesi untuk menyelesaikan permasalahan itu." ucap Riky.


"Jadi kamu tidak pernah pergi dengan sengaja dan meninggalkan Aku disaat aku sedang terpuruk. lalu jika bukan kami lalu siapa yang mengirim surat itu menggunakan namamu." ucap Keyla bertanya - tanya.


"Sepertinya ada orang yang sengaja memisahkan hubungan kita, Keyla. Waktu itu setelah aku pulang lagi ke Jakarta, Aku sempat datang kerumahmu tapi kata Mamamu kau sudah bahagia dengan orang lain bahkan menunjukkan fotomu dengan seorang laki - laki sedang tertawa bahagia. Mamamu memintaku untuk tidak menganggumu lagi, setelah itu aku pergi tanpa menemuimu dan meminta penjelasanmu mengenai hubungan kita, Aku fokuskan untuk membangun perusahaan Mama yang sempat menurun dan sekarang akhirnya bisa sukses seperti ini." ucap Riky.


"Jadi ada orang yang sengaja membuat kesalahpahaman diantara kita, tapi siapa orang itu." tanya Keyla.


"Kamu memang benar Keyla, tapi sekarang Aku lega karena diantara kita hanya salah paham, itu artinya kamu masih mencintaiku ?" tanya Riky.


Tak ada jawaban dari Keyla hanya anggukan kepala yang mengisyaratkan kata Iya.


Mereka kemudian berpelukan untuk melepaskan rasa rindu yang terpendam selama satu tahun ini.


"Aku sangat merindukanmu, Keyla jangan pernah pergi dariku lagi, aku sangat tersiksa jauh tanpamu." ucap Riky masih memeluk Keyla.


Mereka sangat menikmati pertemuan malam ini.


"Aku juga sangat mencintaimu Riky, Aku pikir kamu memang sengaja meninggalkan Aku." ucap Keyla. Kebahagiaan mereka terganggu karena Mama Keyla sudah menelpon menanyakan keberadaannya katanya akan kembali ke salon menjemput mamanya.


"Aku bari ingat, Aku harus segera pergi menjemput Mamaku di salon. Maafkan Aku Riky, tapi aku harus pergi." ucap Keyla.

__ADS_1


"Pergilah, Aku sudah senang bisa bertemu denganmu lagi." ucap Riky.


Keyla pergi meninggalkan Riky di Toko Roti miliknya.


Riky menghampiri Mamanya yang menunggu di mobil dengan perasaan berbunga - bunga.


"Sepertinya anak Mama berhasil mengungkapkan cintanya, lalu bagaimana apa Keyla juga mencintaimu ?" tanya Bu Isma penasaran.


Riky memeluk mamanya."Keyla juga masih mencintaiku, Ma. Dia mencintaiku." ucap Riky.


"Syukurlah jika kalian bisa bersatu kembali. Mama ikut bahagia. Sekarang kita bisa pulang, Mama sudah capek menunggu kalian ngobrol dari tadi sampai mama habis roti satu wadah ini kamunya nggak baik - balik." ucap Bu Isma kesal juga senang.


"Maafkan Riky, Ma. Sekarang kita pulang, oke." ucap Riky.


***


"Apa Keyla jadi kesini Jeng Anjani, kalau tidak biar saya antar pulang sekalian." ucap Jeng Wiryo memberi penawaran.


"Tidak apa - apa Jeng, mungkin lain kali saja kita bisa menghabiskan waktu bersama." ucap Jeng Wiryo.


"Lain kali kita habiskan waktu bersama lagi ya Jeng Wiryo." ucap Jeng Anjani.


"Tidak apa - apa ini saya tinggal, soalnya saya ada urusan dengan suami saya. Saya duluan ya Jeng Anjani." Jeng Wiryo pulang lebih dulu.


Tak lama kemudian suara deru mobil Keyla memasuki halaman Butik dan salon Jeng Zahra.


"Keyla, Mama sebel sama kamu kenapa kamu harus pergi Ke Toko disaat ada Jeng Wiryo disini. Kan bisa perginya besok saja, kamu jadi melewatkan kesempatan untuk bisa dekat dengan calon mertua." ucap Bu Anjani.


"Di Toko lagi rame Ma, lagian tadi sekalian Aku ngecek laporan keuangan. Toko. Ini tadi aku tinggal masih rame sekali, Ma. Yang penting sekarang Keyla sudah sama Mama, kan." ucap Keyla.

__ADS_1


Dalam perjalanan pulang, Keyla dan Mamanya saling diam, larut pada pikiran masing - masing.


"Apa aku tanyakan saja masalah Riky satu tahun yang lalu pada Mama siapa tahu Mama yang membukakan pintu untuk Riky." ucap Keyla dalam hati.


Sedangkan Mamanya sedang menyusun rencana agar Keyla bisa semakin dekat dengan Jeng Wiryo.


"Ma, apa Keyla boleh bertanya." ucap Keyla masih ragu.


"Tanyakan saja, sayang, Mama mendengarkan." Bu Anjani juga penasaran apa yang akan ditanyakan Putrinya.


"Ini soal Riky, teman kuliah Keyla, Riky yang pernah Keyla ceritakan, yang Keyla cintai, Ma. Apa Mama tau kalau Riky pernah datang ke rumah satu tahun yang lalu ?" tanya Keyla penasaran.


Dalam hati Bu Anjani bertanya."Bagaimana Keyla tahu jika Riky pernah datang ke rumah satu tahun yang lalu."


"Ma, Mama kenapa bengong." Keyla mengguncang bahu Mamanya.


"Mama nggak tahu Keyla, Mama nggak pernah lihat Riky datang ke rumah." ucap Bu Anjani gugup.


Keyla menyadari ada yang salah dengan Mamanya tapi Keyla tidak mungkin menuduh Mamanya sebelum ada bukti yang akurat.


"Yasudah jika Mama nggak tahu, Keyla hanya bertanya. Sekarang kita pulang." ucap Keyla berpura - pura tidak tahu perubahan sikap Mamanya.


"Oke, kita pulang Papa mungkin sudah menunggu kita di rumah." ucap Bu Anjani.


Bu Anjani sengaja mengalihkan pembicaraan dari membahas Riky jadi membahas pekerjaan di kantor.


"Bagaimana pekerjaanmu di kantor, semuanya baik, kamu jadi kan pergi ke swis dengan Kita ?" tanya Bu Anjani.


"Soal itu, Keyla kayaknya nggak jadi ikut pergi deh, Ma. Keyla ada acara peletakan baru pondasi pertama Panti Asuhan yang selama ini menjadi mimpi Pak Andi dan Bu Yuli. Keyla tidak bisa melewatkan acara ini, Ma. Maafkan Keyla sepertinya Mama dan Papa yang akan pergi ke Swis." ucap Keyla sedih.

__ADS_1


"Kok bisa gitu sayang, kita kan harusnya pergi berempat dengan Kevin kenapa sekarang jadi hanya Mama dan Papa yang pergi berlibur." ucap Bu Anjani protes.


"Lain kali Keyla pasti akan ikut berlibur, Ma. Tapi untuk kali ini tolong izinkan Keyla menghadiri acara tersebut ya, Ma, please." Keyla memohon.


__ADS_2