RASA YANG TERDALAM

RASA YANG TERDALAM
Penyamaran Riky


__ADS_3

Sebuah Ide muncul di kepala Riky, lalu mengajak Tio untuk pergi ke kantor Keyla.


Di kantor, Keyla sedang melakukan Meeting dengan Tania mengenai pembangunan proyek sebuah swalayan yang akan di bangun di tengah perkotaan.


"Apa kalian setuju dengan ide yang saya berikan atau ada ide lainnya mengenai pembagunannya ?" tanya Keyla.


"Kita akan menambahkan sebuah pusat permainan bagi anak - anak itu pasti akan menjadi saya tarik bagi anak - anak, Fasilitas yang kita gunakan haruslah aman bagi mereka itu akan membuat para orang tua yakin jika anak - anak mereka aman bermain di sini, sehingga para orang tua bisa berbelanja dengan tenang, bagaimana ?" ucap Tania menjelaskan idenya.


"Boleh juga, itu akan menjadi daya tarik tersendiri untuk swalayan yang kita bangun." ucap Keyla menambahkan.


"Kati juga setuju untuk ide Bu Keyla dan Bu Tania, semoga semuanya berjalan dengan lancar." ucap para rekan yang turut hadir di meeting tersebut.


"Baiklah jika semua sudah setuju maka kita tutup meeting ini. Terimakasih untuk waktunya." ucap Keyla menutup meeting.


Tania dan Keyla tidak langsung keluar dari ruangan meeting mereka ingin berbincang - bincang terlebih dahulu.


"Keyla, apa kamu ada waktu luang Aku ingin bercerita kepadamu. Bukankah kita sudah menjadi teman, itu artinya kita bisa berbagi cerita, itupun jika kamu ada waktu luang." ucap Tania.


"Kebetulan Aku juga nggak lagi sibuk, Aku bisa menjadi teman curhatmu. Kita keruangan ku saja disana lebih nyaman, Ayo Tania. ucap Keyla.


"Baiklah, Aku ikut denganmu." ucap Tania.


Mereka berbagi banyak hal, Tania pun tak ragu menceritakan tentang asmaranya yang tak terbalas. Ia merasa Keyla bisa menjaga rahasianya dan bisa memberikan solusi untuk masalahnya.


"Duduklah, Sekarang Aku temanmu kamu bisa membagi masalahmu denganku." ucap Keyla mendudukkan Tania di sofa ruangannya.


"Aku bingung Keyla, Aku menyukai rekan bisnisku dia itu pernah menyelamatkan Aku dari mantan pacarku dulu. Kita pertama kali bertemu di bali, sejak saat itu aku menyukainya dan aku sangat berharap dia juga menyukaiku, tapi karena dia harus balik ke jakarta aku tak bisa mengungkapkan perasaanku kepadanya. Dan kemarin aku bertemu dengan dia lagi, dia menjadi patner bisnisku." jelas Tania pada Keyla.


"lalu bukanlah itu bagus kamu sudah bertemu dengan dia, kamu tinggal menyatakan perasaanmu kepadanya, bereskan." ucap Keyla.

__ADS_1


"Tidak semudah itu, Keyla. Aku memang bertemu dengannya dan sudah lebih dekat dengannya, tapi ...." ucap Tania dengan muka sedih.


"Tapi kenapa Tania, jangan buat aku penasaran dong lanjutkan ceritamu." tanya Keyla mulai kepo.


"Tapi saat aku memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaan ku terhadapnya, Dia ... dia menolaknya, Keyla. Di bilang di hatinya sudah ada orang yang menempati, meski ia tak bersama dengannya ia sangat mencintai kekasih hatinya itu, Keyla." Tania menangis.


Keyla memberikan pelukan untuk menenangkan temannya itu. Ia juga merasakan sakit yang Tania rasakan.


"Tenanglah, itu artinya dia bukan jodohmu, Tania." ucap Keyla menenangkan Tania yang menangis.


"Tapi Aku terlanjur mencintainya, Keyla. Aku sangat berharap bisa bersanding dengannya. Itu mimpiku, Keyla." ucap Tania.


"Untuk masalah hati hanya kamu yang berhak menentukan, saranku jika kamu ingin mendapatkannya kamu harus bisa membuat tempat sendiri di hatinya tanpa harus mengantikan yang lain. katamu kan dia mencintai seseorang tapi kamu tak pernah tahu siapa orang itu atau melihatnya dengan temanmu itu kan, itu artinya kamu masih punya harapan meskipun sangat kecil." ucap Keyla menjelaskan pada Tan


"Apa benar yang kamu katakan Keyla. Aku masih punya harapan memilikinya ?" ucap Tania sumringah.


"Kamu memang sangat baik, Keyla, sekarang Ku tak Akan menyerah aku akan berjuang mendapatkan apa yang aku inginkan. Terimakasih ya untuk semua yang kamu lakukan, sekarang Aku lega bisa bercerita Kepadamu. Lain kali aku akan memperlihatkan siapa dia !" ucap Tania.


"Baiklah, sepertinya Aku harus pergi ada pekerjaan yang harus Aku lakukan di kantor.Aku pergi dulu ya." ucap Tania berpamitan.


"Oke, jangan sedih lagi, semangatlah kejar hatinya sampai dapat." ucap Keyla.


Tania berlalu pergi dari kantor Keyla. Di jalan Ia berpapasan dengan mobil Riky yang sepertinya mengarah ke kantor Keyla.


"Bukankah itu mobil Riky, tapi kenapa yang menyetir bukan Riky tapi orang lain." tanya Tania dalam hati.


"Sudahlah, lebih baik Aku ke kantor. Hari ini aku terlalu memikirkan Riky." ucap Tania.


Riky tak terlihat di dalam mobil miliknya karena Ia sudah menyamar menjadi tukang PLN yang akan membetulkan saluran listrik pada perusahaan milik Keyla. Informasi itu Ia dapatkan melalui Dito yang menjadi karyawan di perusahaan Keyla.

__ADS_1


Riky memang sengaja mengunakan motor untuk datang sebagai petugas PLN selain dirinya ada satu lagi yang memang petugas PLN asli bernama Dion yang tentunya sudah di bayar untuk membantu aksinya.


Sedangkan Tio hanya mengawasi dari kejauhan menggunakan Mobil Riky.


"Dimana ruangan Yang akan di perbaiki listriknya ?" tanya Riky dan Dion pada satpam yang bertugas disana.


"Ada di samping ruang Bu Keyla, mari saya antar." ucap pak sarapan.


Mereka berdua mengikuti pak satpam dibelakangnya. menunjukkan ruangan yang harus di perbaiki saluran listriknya.


Keyla baru saja hendak pergi ke ruangan Papanya. untuk menyerahkan hasil meeting tadi dengan Tania. Di luar ruangannya Ia bertemu dengan pak Satpam dan petugas PLN.


"Ini ada petugas PLN, Bu Keyla, mereka akan mengerjakan tugasnya, saya permisi Bu Keyla." ucap pak satpam.


"Kalau bisa selesaikan hari ini juga, ya Pak, besok ruangan itu akan digunakan kembali. Saya tinggal dulu silahkan bekerja." ucap Keyla berlalu.


Pak satpam menginstruksi apa saja yang harus di kerjakan oleh mereka, setelah faham tugasnya pak satpam pergi untuk melanjutkan tugasnya sendiri.


Riky yang merasa senang bisa sedekat itu dengan Keyla tak henti hentinya menetap sewaktu Keyla berbicara. Merasa ini adalah waktu yang tepat untuk meletakkan hadiah yang ia siapkan untuk Keyla, Ia meminta Dion mengawasi di depan ruangan Keyla, sementara Riky masuk kedalam.


Di dalam Riky merasa takjub akan ruangan yang dimiliki Keyla, pencapaian yang didapat sangatlah jauh diatas dirinya.


"Dimana harus ku letakkan hadiah ku ini, lebih baik di meja saja itu akan langsung terlihat saat Keyla membuka pintunya." ucap Riky.


Setelah selesai dengan tugasnya Ia segera keluar dari ruangan Keyla menuju ruangan yang akan dikerjakannya.


"Kalau boleh tahu kenapa mas Riky harus memberi hadiah secara sembunyi - sembunyi bukannya lebih afdol jika diberikan langsung kepada orangnya, biar lebih romantis gitu." ucap Dion menggoda Riky.


Mereka berdua memang seumuran sehingga terlihat akrab meski baru kenal.

__ADS_1


"Ceritanya panjang Dion, lain kali saja Aku beritahu lebih baik kita selesaikan tugas sementara Kita ini. Aku masih ada urusan di kantor." ucap Riky.


__ADS_2