
Matahari sudah menampakan sinarnya yang cantik, sama seperti Raya ia sudah rapih dengan mengenakan kemeja putih yang di padukan dengan rok pendek berwarna biru langit tak lupa dengan sepatu kets berwarna putih yang ia kenakan.
"Cantik" gumamnya.
Setelah memastikan dirinya sudah rapih Raya pun langsung pergi menuju bandara untuk menjemput pujaan hatinya yang sudah lama berada di negara Yunani untuk membantu pekerjaan ayahnya.
Raya pertama kali bertemu dengan Ahnan saat ia sedang menjalankan misinya di Yunani, saat itu ia tidak sengaja menabrak Ahnan yang tengah berjalan kaki di trotoar, karena merasa bersalah Raya pun membawa Ahnan ke rumah sakit dan mengantar Ahnan ke rumahnya. Siapa sangka pertemuan singkat itu berubah menjadi sebuah hubungan yang akan berlanjut ke jenjang yang lebih serius?
Mengingat masa masa ia bertemu dengan Ahnan membuat nya senyum senyum sendiri hingga tidak sadar bahwa ia sudah sampai di bandara untuk menjemput Ahnan.
Karna Ahnan tak kunjung datang Raya pun memutuskan untuk ke cafe yang berada di bandara dan memesan minuman.
32 menit telah berlalu namun Raya belum juga datang, karna kesal Raya pun meninggalkan Cafe itu dan segera menuju mobilnya. Namun saat matanya sibuk melihat ponsel Raya tak sadar jika di hadapanya ini sudah ada seseorang.
Bruggggg
"Maaf" ucap Raya yang langsung pergi tanpa melihat seseorang yang ia tabrak.
"Gak di maafin" ucap seseorang tersebut yang langsung menarik Raya ke pelukanya.
"Nannn lama banget, Rayray udah nunggu lama sampe jamuran bahkan jamurnya udah berkembang biak" ucap Raya.
"Maaf ya Raya, udah bikin jamurnya berkembang biak, kan kata gua juga jangan jemput maksa sih" ucap Ahnan.
"tau ah" ucap Raya acuh.
"Ayo pulang bunda juga ada di sini bahkan udah tiga hari di sini" ucap Ahnan.
"ko bunda gak kasih tau Raya, kan Raya juga kangen sama bunda" ucap Raya.
"Ray gak buka ponsel pasti, coba cek" ucap Ahnan.
Raya pun langsung mengecek ponselnya dan ternyata benar bunda sudah memberi taunya mungkin karena terlalu sibuk dengan misinya, hingga Raya lupa membuka ponsel.
"Hehe Raya lupa, hehe maap, ayo pulang bunda pasti nunggu" ucap Raya yang langsung menarik tangan Ahnan menuju mobilnya.
Sepanjang perjalanan Raya sibuk berceloteh ria bahkan hingga membuat Ahnan pusing dengan celotehan Gresline.
"Stop dulu mulutnya, gak cape apa ngomong aja?" ucap Ahnan.
"Hehe nggak" ucap Raya.
Mendengar jawaban Raya, Ahnan hanya menggelengkan kepalanya dengan tersenyum tak lupa juga sesekali mengelus kepala Raya.
"Nan, Nan lupa oleh oleh buat Ray?" ucap Raya.
"Kata siapa Nan bawa ko" ucap Ahnan.
"Mana?" ucap Raya.
"Di belakang ambil gih" ucap Ahnan.
__ADS_1
Dengan segera Raya mengambil bingkisan di belakan dan langsung membukanya.
"Nannnnn, jam nya lucu banget, ko ada ponsel sih?" ucap Raya.
"Iya lah kan kita coupple, kan ponsel Ray udah retak layar nya yaudah sekalian aja" ucap Ahnan.
"Hehe makasih Nannn, ahhh Ray jadi tambah sayang" ucap Raya yang langsung memeluk Ahnan.
"mau peluk pelukan aja, ini udah sampe loh katanya kangen bundah" ucap Ahnan.
"Hehe ko cepet ya sampe nya perasaan" ucap Raya.
"Udah ayo masuk, bunda pasti udah nunggu" ucap Ahnan.
Raya langsung berjalan mendahului Ahnan karena Ahnan sibuk membawa kopernya, tanpa basa basi Raya langsung masuk ke rumah Ahann.
"OHAYO GOOD PAGI MINNA SAN SADAYANA, AHNAN AND RAYARAY DATANG ALIAS KOMBEK, MANAH RET KAPRET NYAH, BUNDAHHHH KANGEN RAY NGGAK, WAH GELASEH BUNDAHH TAMBAH CANTEK AIA
"Heh kutil tadi pagi lu sarapan toa yak, berisik amat lu pikir ini kebon aha" ucap Bunda ala anak gaol.
"wkwk bunda tambah gaol aje, bun cini peyuk peyuk Ray kangen" ucap Raya yang langsung mendapat pelukan hangat dari bunda Ahnan.
"Bunda juga kangen" ucap bunda.
"Udah dong pelukanya gak kangen apa ama anaknya" ucap Ahnan tiba tiba.
"Muehehe ya maklum Ray kan gak punya ibu" ucap Raya dengan tawanya yang tanpa ia sadari Ahnan merasa bersalah atas perkataannya, Ahnan lupa bahwa Raya tidak mempunyai ibu, sebenarnya Ahnan tau bahwa Raya memiliki ibu angkat yang tidak menyayangi Raya.
"hehe gak papa, jan di masukin ke hati dong" ucap Raya santai.
"Ahh anak anak mending kalian istirahat dulu, kalian pasti cape kan istirahat dulu gih" ucap bunda.
Drettttttt dreettttttttt
Suara getaran ponsel Raya yang bertanda ada yang menelpon Raya.
"Ray izin angkat telpon dulu ya" ucap Raya yang langsung membalikan badanya.
Vin-some
"Ray adek gua udah ketemu sekarang dia ada di rumah sakit, felling lu bener, makasih buat felling lu"
"Gua jenguk boleh gak nih?"
"Boleh dong buat lu apa si yang kagak, wkwk canda gua"
"Oke gua ke sana ya thank"
Tut tuttt....
Raya pun mematikan telponya sepihak.
__ADS_1
"Siapa Ray?" ucap Ahnan.
"Temen Ray, adik nya sakit makanya Ray mau jenguk boleh kan?" ucap Raya.
"Cwo apa cwe?" ucap Ahnan.
"Cwo" ucap Raya.
"Meo anter ya" ucap Ahnan.
"Boleh, bun Ahnan and Raya Izin keluar yaa" ucap Raya yang mendapat anggukan dari bunda.
Raya dan Ahnan pun pergi menuju rumah sakit untuk menjenguk Nayla adik Vin, sebelum mereka ke rumah sakit mereka menyempatkan ke minimarket untuk membeli buah buahan yang nantinya akan di berikan kepada Nayla.
"Mba mau cari ruangan atas nama Indah Nayla" ucap Raya pada Resepsionis.
"Ruang Vip A miss" ucap resepsionis tersebut.
"Terimakasih" ucap Ahnan dengan memberi senyuman manis miliknya, seketika resepsionis tersebut menahan nafasnya.
"Mba jangan lupa nafas ya" ucap Raya yang langsung menarik tangan Ahnan untuk menuju ruangan Nayla.
Tok tok tok
Suara ketukan puntu yang di ketuk oleh Raya.
"Masuk aja Ray" ucap Vin yang membuat Raya langsung masuk ke ruangan Nayla.
"Gimana udah sembuh?" ucap Raya.
"Ya gitu deh lu tanya aja" ucap Vin.
"Yuna, gimana udah enakan?" tanya Raya namun Nayla hanya menatap Raya dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Dek di tanya juga" ucap Vin.
"L..ini ka...kak ra.....ya ka.....kan?" ucap Nayla dengan terbata bata antara terkejut karena bisa di jenguk oleh idolanya dan bahagia karena kaka nya berteman dengan idola favoritnya.
"Iya, kaka kamu juga udah cerita banyak tentang kamu" ucap Raya yang membuat Nayla kembali membelalakan matanya.
"serius ka?" ucap Nayla.
"Iya" ucap Raya.
"Ekhem" Ahnan.
"Eh heheh maaf sampe lupa" ucap Raya.
"Nan kenalin Vin temen Rayray" ucap Raya.
"Dan Vin kenalin Ahnan pacar gua" ucap Raya.
__ADS_1