Raya Is Badgirl

Raya Is Badgirl
chapter 19


__ADS_3

2 bulan kemudian...


Sudah dua bulan setelah kejadian yang membuat hubungan Raya dan Ahnan hampir saja kandas, berbeda dengan sekarang yang mana hubungan Raya dan Ahnan menjadi sangat dekat saking dekatnya hampir seluruh murid murid di sekolah mengetahui jika Raya adalah kekasih Ahnan banyak yang iri akan hubungan keduanya banyak juga yang mendukung ke dekatan mereka.


"Ray ayo kantin laper" ucap Ahnan seperti anak kecil yang meminta makanan kepada ibunya.


"Ayo ayo" ucap Raya yang langsung menarik tangan Ahnan dan membawanya ke kantin.


Sesampainya di kantin Raya langsung duduk di salah satu meja yang kosong dan menunggu Ahnan membawakan pesananya.


Dreeettttt dreetttttt


Ponsel Raya bergetar dengan segera Raya melihat siapa orang yang menelpo nya, ketika ia tau siapa yang menelpo nya dengan cepat ia menjawab telpon tersebut.


"Ya ada apa"


"Saya sudah menemukan keberadaan orang tua anda"


"Baiklah, saya akan mengurus itu nanti"


Tut tut tut....


Raya langsung mematikan telponya sepihak karena Ahnan sudah hampir mendekat ke arah meja mereka..


"Ini pesananya tuan putri" ucap Ahnan dengan menggoda Raya.


"Iyain biar cepet" ucap Raya yang langsung mengambil makananya kemudian memakanya.


Saat Raya dan Ahnan makan tiba tiba Dela datang dan bergabung bersama mereka.


"Gua duduk sini ya?" Ucap Dela.

__ADS_1


"Iya kalo muat gpp" ucap Raya dengan santainya dan kembali memakan makananya.


"Thank" ucap Dela.


“Gua pesen minum dulu ya" ucap Raya yang langsung pergi meninggalkan mereka berdua, dan pergi membeli minuman yang ia inginkan.


5 menit kemudian...


"Kalian bisikin gua yaa" ucap Raya ketika melihat Dela dan Ahnan yang sedang membisikan sesuatu.


“En..nggak ko" ucap Dela agak gugup.


"Gak usah gugup, gitu doang lu takut" ucap Raya.


"Ayo ah kita ke kelas, takut lu di goda" ucap Raya yang langsung menarik tangan Ahnan dan berjalan meninggalkan Dela yang terdiam sendirian di bangku tersebut.


"Sialan" ucap Dela yang hampir tak terdengar oleh Raya.


Raya dan Ahnan berjalan menuju kelas mereka, di mana banyak murid murid yang memuji Raya dan Ahnan tapi mereka hanya menganggapnya angin lalu yang tak perlu di besar besarkan apalagi di viralkan.


"Nanti pulang sekolah kita ke cafe dulu ya" ucap Ahnan yang membuat Raya bahagia dan bersemangat.


"Ayoo" ucap Raya dengan semangat menggebu gebu layaknya seorang murid yang mendapat nilai tertinggi.


"Siang anak anak" ucap Guru yang baru masuk.


"Siang buu" ucap seluruh murid.


“Baiklah kalau begitu mari kita lanjutkan materi minggu kemarin yang sudah kalian pelajari" ucap guru tersebut.


"Okee buu" ucap seluruh murid.

__ADS_1


Kringgggh kringgggggg


Bel pulang sekolah sudah berbunyi yang artinya seluruh murid di sekolah sudah di bubarkan sama seperti Raya dan Ahnan yang saat ini memutuskan untuk pergi ke cafe bersama.


“Mau ke cafe yang mana?" Ucap Ahnan.


"Light cafe aja" ucap Raya.


"Boleh" ucap Ahnan yang langsung mengemudikan Mobilnya menuju cafe tersebut.


Setelah menempuh waktu yang cukup lama yakni sekitar 32 menit, akhirnya Raya dan Ahnan pun sampai di cafe tujuan mereka.


"Mau pesen apa?" Ucap Ahnan.


"Minuman bubbletea aja" ucap Raya yang di angguki Ahnan dan pergi untuk memesan minuman tersebut.


Tak lama Ahnan pun datang dengan membawa pesanan Raya di tanganya.


"Ini" ucap Ahnan yang menyerahakan minuman tersebut.


"Makasih" ucap Raya dengan senyum manis tanpa aura membunuh miliknya.


"Sama sama, lu gak mau pesen makan apa gitu, ntar laper loh" ucap Ahnan dengan wajah khawatirnya.


"Nggak deh, lagian tadi di sekolah aja gua udah banyak makan tadi" ucap Raya.


“Bener nih?" Ucap Ahnan.


"Iya mee gua gak boong kali ini" ucap Raya.


"Ohh oke deh gua percaya" ucap Ahnan pasrah.

__ADS_1


"Oke bagus" ucap Raya.


"Hmmm Ray sebenernya gua mau ngomong serius ama lu" ucap Ahnan yang raut wajahnya berubah menjadi sangat serius.


__ADS_2