Raya Is Badgirl

Raya Is Badgirl
chapter 20


__ADS_3

"Dela hamil dan usia kandungan nya udah 2 bulan" ucap Ahnan dengan mengecilkan suaranya.


Bagai tersambar petir di siang bolong itulah yang di rasakan oleh Raya sekarang,ia sangat terkejut dan kecewa juga marah skaligus semua dugaanya selama ini benar, karena diam diam ia selalu mengikuti kemana pun Dela pergi.


Bughhhh


Raya menonjok Ahnan dengan sekuat tenaganya tanpa memikirkan rasa sakit yang Ahnan terima toh rasa sakit yang saat ini Raya terima lebih sakit dari apa yang Raya belikan kepada Ahnan.


"Lu harus tanggung jawab, bener dugaan gua, gua bener bener kecewa sama lu" ucap Raya dengan amarah yang ia pendam.


"Gua tau gua bodo, waktu itu gua gak sadar karena dia ajak gua clubing”" ucap Ahnan.


"Dan dengan lebih begonya lagi lu mau ikut tawaran dia" ucap Raya yang masih merendam amarahnya.


"Terus gua harus gimana?" Ucap Ahnan.


"Lu harus tanggung jawab, mau gimana pun janin yang ada di kandungan angel itu anak lu, lu gak boleh egois lu harus tanggung jawab" ucap Raya dengan tenang.


"Terus gua gak mau kehilangan lu" ucap Ahnan.


"Lupain gua, soal ini biar gua yang bilang sama bunda, kalo gitu gua pergi dulu ya" ucap Raya dengan senyum manisnya dan berjalan keluar dari cafe tersebut.


Raya berjalan tak tentu arah, ia sangat kecewa kepada Ahnan, ia juga masih sangat mencintai Ahnan tapi Ahnan

__ADS_1


malah menghianati nya, Raya langsung terduduk ketika sampai di sebuah taman dan merenung di sana.


“Lu gak pantes dapet cwo kaya dia" ucap Dela yang tiba tiba datang dengan memegang perutnya yang belum membesar.


"Gua tau" ucap Raya dengan menunduk kan kepalannya.


“Bagus deh kalo sadar diri, mau gimana pun dia itu milik gua, jadi gak ada yang boleh rebut dia dari gua termasuk lu" ucap Dela.


"Gua tau, gua juga sadar diri karena mana mungkin gua mau sama cwo yang ngehamilin orang padahal belum menikah"ucap Raya yang langsung pergi meninggalkan Dela yang kesal di tempat tersebut.


Raya langsung bergegas menuju Apart nya ia ingin sekali melampiaskan kekesalanya yang ia pendam.


Sesampainya Raya di apartnya dengan segera Raya mencari Leon di seluruh penjuru apart, dan terlihat Leon sedang memasak makanan untuk mereka, dengan segera Raya memeluk Leon dari belakang dan menangis di punggung Leon.


"Cup cup udah kenapa hmm, ko tiba tiba nangis pulang sekolah, ada apa? Siapa yang jahatin kamu abang cincang nanti" ucap Leon.


Mendengar kata kata Leon dengan segera Raya menceritakan apa yang terjadi pada dirinya dan hubunganya dengan Ahnan.


Setelah Raya bercerita, Leon dengan spontan mengeluarkan aura membunuhnya saat itu juga, ia tak terima adiknya di hianati oleh seorang bajingan seperti Ahnan.


"Udan, tenang kan ada abang, mending kamu ke kamar dulu terus istirahat ya nanti abang bawain kamu makanan" ucap Leon dengan mengusap pelan rambut Raya.


Tanpa membantah Raya langsung menuruti perintah kembaranya ia langsung pergi menuju kamarnya dan beristirahat setelah ia mengganti bajunya.

__ADS_1


Skipp pagii....


Saat ini Raya tidak bersekolah karena ia masih sakit hati atas perlakuan Ahnan, jadi ia datang ke rumah Ahnan untuk meluruskan masalah ini, agar ia bisa dengan cepat melupakan Ahnan.


Raya sudah sampai di depan rumah Ahnan namun ia ragu untuk masuk, setelah meyakinkan dirinya akhirnya Raya pun masuk dan mendengar adanya keributan dari dalam Rumah Ahnan dengan segera Raya masuk ke dalam rumah betapa terkejutnya Raya ketika melihat ada Ahnan dan Dela di sana di mana posisi Dela yang menunduk dan Ahnan yang wajahnya sudah memerah kemungkinan akibat dari tamparan yang di layangkan oleh bunda.


"Dasar gak berpendidikan, buat apa buda nyekolahin kamu kalo kamu malah kaya begini hah" ucap Bunda yang handak melayangkan tamparanya lagi namun Raya menghadangnya sehingga Raya yang ter tampar oleh bunda.


“Ray hiks hiks" ucap bunda yang langsung menangis ketika melihat Raya di hadapanya.


"Iya bunda ini Raya " ucap Raya dengan mengusap usap punggung bunda pelan.


“Maafin bunda, maaf harusnya dia gak ikut ke sini, coba kalo dia gak ikut ke sini, mungkin gak bakal ada pho di antara hubungan kalian" ucap bunda.


“Bun Ray gak papa ko, bunda gak usah nyalahin diri bunda sendiri, lagi pula Nan ngelakuin itu karna Nan gak sadar setelah di ajak oleh Dela" ucap Raya.


“Bunda jangan marah sama Ahnan sama Dela, gimana juga Ahnan anak bunda dan Dela lagi ngandung cucu bunda, bunda harus bikin acara pernikahan buat Nan sama Dela, kasian Dela bun" ucap Raya.


"Ta..tapi Ray" ucap bunda.


“Bunda gak usah mikirin Raya, Raya gak papa ko, gres oke" ucap Raya.


“Kan bunda udah tau semuanya, kalo gitu mending Raya pergi ya dari sini, karna Raya bukan siapa siapa di sini, kalo gitu Raya pamit ya" ucap Raya yang langsung pergi meninggalkan Rumah Ahnan dengan keadaan menangis namun tak ada yang mengetahui nya.

__ADS_1


__ADS_2