
Ahnan langsung berdiri dari duduknya dan berjalan menuju kamar mandi untuk merapihkan penampilannya, setelah di rasa rapih Ahnan pun pergi menuju kelasnya.
Sesampainya di kelas ia mendapat tatapan sinis dari teman temanya.
"Udah gak punya malu ternyata" ucap Lina.
"Lina" tegur Indra.
"Urat malu nya dah putusnya?, Sini gua jait" ucap Lina lagi.
Vin yang dulu ceria ketika bersama Raya kembali menjadi Vin yang dingin ketika mendengar Raya pindah, ketika melihat Ahnan masuk kelas dengan segera Vin menghampiri Ahnan.
Bugh
Vin menjonjok Ahnan, untuk kedua kalinya Ahnan di tonjok hari ini.
"Sakitnya gak berasa sama apa yang di alami Raya" ucap Vin yang langsung pergi meninggalkan kelas.
Sisi lain...
Raya dan Leon sudah berada di Korea,dengan segera ia mencari alamat yang mereka dapatkan tadi, mereka mendapatkan alamat orang tuanya dari hasil Leon meretas.
Setelah hampir seharian mereka mencari alamat yang mereka dapatkan, tak sia sia usaha mereka karena saat matahari hampir terbenam mereka menemukan rumah dengan alamat yang mereka dapatkan dengan ragu Leon pun menekan tombol bel yang berada di samping pintu rumah itu.
__ADS_1
Tanpa menunggu lama sang pemilik rumah pun segera membukakan pintu dan terkejut saat melihat Raya dan Leon.
Tanpa basa basi lagi wanita paruh baya itu langsung memeluk Raya dan Leon dengan erat sangat erat bahkan.
"Akhirnya kalian pulang" ucap wanita paruh baya tersebut.
Dari dalam rumah sang kepala keluarga yang heran karena istrinya tak kunjung kembali saat sedang membuka pintu pun langsung menghampiri sang istri yang sendang memeluk dua anak dan menangis di sela sela pelukannya.
Menyadari kejadian yang telah terjadi sang suami pun langsung memeluk istri dan kedua anak kembar nya yang sudah lama hilang.
Setelah lam berpelukan akhirnya mereka membuka suara.
"Hai mom dad" ucap Raya dan Leon bersamaan.
"Gimana kalian bisa tau kita di sini, padahal besok kami akan menemui kalian di Indonesia setelah mendengar kabar dari kaka kalian" ucap mommy.
"Brain?" Ucap Si kembar bersamaan.
"Mending masuk dulu kita bahas di dalem" ucap daddy.
Dengan segera Mereka semua masuk ke dalam rumah untuk menjelaskan semua yang terjadi.
"Jadi Brain itu sebenarnya kaka kalian, saat pertama Ray ketemu Brain, mommy gak tau kalo Ray itu anak mommy yang selama ini mommy cari sampe akhirnya Brain ke Indo lagi karena dia kangen terus dia penasaran sama kamu dan waktu kamu peluk dia rambut kamu nempel di baju dia bertepatan banget waktu itu mommy nyuruh dia pulang buat cari kamu, pas dia pulang dia minta tes DNA rambut kamu dan ternyata dugaan dia selama ini bener kalo kalian anak Kita, yang selama ini kita cari" ucap mommy panjang lebar.
__ADS_1
"Jadi mulai saat ini kalian tinggal di sini aja" ucap daddy.
"Tapi?" Ucap Leon di jeda.
“Sekolah kalian bisa di lanjut di sini, terus apa lagi yang kalian fikirin?" Ucap daddy.
"Iya udah kalian di sini aja, nanti mommy bilang sama atasan kamu buat pindah ke sini" ucap mommy yang membuat Raya terkejut.
"Kami tau kamu agent R, karena kami sudah di beri tau oleh Brain semua tentang kalian berdua, awalnya mommy sempet khawatir kalo kamu ikut agent kaya gitu tapi mommy yakin dan percaya sama kamu kalo kamu bisa bertanggung jawab sama diri kamu sendiri" ucap mommy.
"Maka dari itu, kami izinin kamu buat tetep jadi agent dengan syarat, jangan sampe terluka" ucap daddy.
"Serius mom dad?" Ucap Raya dengan mata yang berkaca kaca.
"Serius" ucap mom and dad bersamaan.
"Hiks hiks makasih nerima kita apa adanya hiks hiks" ucap Raya dengan tangisnya.
"Kami akan selalu menerima kalian, karena kalian anak kami" ucap daddy.
"Udah dong sedih sedihanya" ucap mommy.
"Yahhh mending sekarang kita makan makan, buat ngerayain pulangnya si kembar ayoo" ucap Brain dengan hebohnya.
__ADS_1
"Ayoo" ucap Raya antusias.
"Ayo Leon juga udah lapar" ucap Leon.