Raya Is Badgirl

Raya Is Badgirl
chapter 31


__ADS_3

Matahari sudah terbit dan Raya pun sudah bangun dari tidurnya, ia melihat ke sekeliling ruangan ada keluarganya di sana namun tidak ada Vin.


Raya langsung mendudukkan dirinya dan mengambil ponselnya untuk memeriksa laporan dari rekannya. Setelah memeriksa laporan ia mendapat kabar bahwa atasannya akan menemuinya untuk sekedar menjenguk dan memastikan keadaan Raya.


Raya langsung mengganti bajunya dengan baju yang sudah di bawakan oleh Brain.


Setelah rapi Raya langsung memakan buah yang berada di nakas.


Prang...


Tanpa sengaja Raya menyenggol gelas yang berada di nakas hingga gelas tersebut jatuh dan pecah, suara pecahan kaca membuat keluarga nya terbangun dengan mulut yang penuh dan tangan yang menggenggam apel Raya tersenyum polos dengan mata yang pura pura tidak tau apa apa.


"Apa yang pecah Ray?" Ucap Mommy nya.


"Gelas mom maap" ucap Raya.


"Aish kamu ini, ada aja kelakuan yang bikin mommy jantungan" ucap Mommy nya.


"Hehe" tawa garing Raya yang mendapat tatapan maut dari Leon.


"Tapi kamu gak papa kan?" Ucap Moruny.


"Nggak ko" ucap Raya.


"Terus kenapa udah ganti baju?" Ucap daddy.


"Komandan mau ke sini dad" ucap Raya.


"Oh" ucap Daddy.


"Kalo gitu daddy, Brain sama Leon cari makanan gih ke kantin, mommy laper" ucap Momny.


“Ray nitip minuman seger" ucap Raya.


"Uangnya mom?" Ucap Brain.


"Pake uang kalian lah" ucap mommy yang mendapat anggukkan dari Raya.


Daddy dan anak anak pun pergi mencari sarapan untuk mereka dan kini hanya tersisa mommy dan Raya yang berada di kamar.


Tok...tok...tok...

__ADS_1


Pintu ruangan Raya di ketuk dan masuklah komandan dan Aldo ke dalam ruangan Raya.


"Apa kabar R" ucap Komandan (om Glend)


"Baik" ucap Raya.


Tok..tok..tok..


Baru saja Glend akan berbicara tiba tiba pintu di ketuk dan masuklah Vin dengan beberapa obat di tangannya.


"Jadi R, kami kesini akan memberikan kejutan sebagai hadiah atas keberhasilan kamu di misi kemarin" ucap Glend.


"Apa?" Ucap Raya.


“Liburan 1 bulan" ucap Glend membuat Raya merubah wajahnya menjadi datar.


"Yeee" ucap Aldo dengan bertepuk tangan.


"Hadiah gak boleh di tolak, jadi selamat bersenang senang jangan lupa laporan di tunggu di akhir liburan nanti" ucap Glend yang di anggukki oleh Raya.


Ceklek


"Kalau begitu kami pamit" ucap Glend.


"Makan dulu sini" ucap mommy.


"Ia om makan dulu, bang makan dulu" ucap Raya.


"Gak usah deh, aku masih banyak kerjaan" ucap Glend.


"Gak usah mom masih kenyang" ucap Aldo.


"Oh gitu yaudah gak papa om, tapi kalo bang Al makan ya" ucap Gresline.


"Gak usah abang masih kenyang" ucap Aldo menolak.


"Halah pake malu malu bagong segala" ucap Raya dan melempar apel yang ada di sebelahnya.


"Yaudah deh" ucap Aldo yang langsung ikut makan dengan keluarga Raya.


"Eh dokter Vin" ucap mommy.

__ADS_1


“Bu" ucap Vin dengan ramah.


"Mau ngecek Raya ya" ucap Mommy.


"Iya" ucap Vin.


“Mentang mentang pacarnya lagi sakit sampe di bawain makan segala" ucap Mommy yang meggoda Vin.


“Mommy ih" ucap Raya.


"Iya iya becanda, maaf ya calon mantu" ucap mommy kepada Vin, yang membuat Vin menjadi salting.


"Ciee salting nih" ucap daddy.


"Ih Mommy sama daddy ngerusak suasana aja, Vin kita ke luar aja yuk" ucap Raya yang langsung berdiri dari duduknya.


"Nyamuk" ucap Brain dan Leon bersamaan.


"Sirik" ucap Raya yang langsung pergi keluar ruangan bersama dengan Vin.


Raya dan Vin berjalan bersama menuju taman, taman tersebut sepi kerena memang rumah sakitnya juga sepi.


Sesampainya di taman mereka langsung duduk di salah satu bangku taman.


"Temen temen gimana?" Ucap Raya yang berusaha memecah keheningan.


"Baik, tapi Dela sama Ahnan pisah" ucap Vin.


"Oh gitu" ucap Raya.


"Hmm Ray" ucap Vin di gantung.


"Apa?" Ucap Raya.


Vin pun mengeluarkan cincin yang ia kantongi dan menunjukkannya kepada Raya.


"WIIl You marry me?" Ucap Vin dengan wajah tegang karena takut di tolak oleh Raya.


"Lu becanda, ya jelas lah gua terima" ucap Rya yang langsung mengambil cincin tersebut dan memakainya di jari manisnya.


Karena bahagia dengan refleks Vin memeluk Raya begitu juga Raya yang membalas pelukan Vin

__ADS_1


__ADS_2