Raya Is Badgirl

Raya Is Badgirl
chapter 22


__ADS_3

Setelah selesai membayar boneka, Raya dan Brain pun pergi menuju salah satu resto karena Raya yang lapar.


"Ayo cus Brain udah lapar banget" ucap Raya.


"Iya tunggu, bentar lagi juga pelayan nya bawain makanan pesanan kita" ucap Brain yang sabar.


"Eh Rain itu ada Ahnan sama Keluarganya ada Dela juga" ucap Raya ketika melihat rombongan keluarga Ahnan.


"Kayanya mau nyari baju pengantin deh" ucap Brain.


"Hmm kalo nanti Raya di undang ke acara pernikahannya Raya datang nggak?" Ucap Raya.


"Kalo di undang wajib hukumnya untuk datang, tapi kalo gak di undang gak boleh datang" ucap Brain.


"Oh oke deh" ucap Raya.


"Ini mbak mas pesanannya" ucap pelayan.


“Makasih mbak" ucap Brain mewakili.


****


"Udah kenyang? Mau pesen apa lagi?" Ucap Brai.


“Nggak ah udah, ayo pulang" ucap Raya.


"Yaudah ayo" ucap Brain.


Brain dan Raya pun pergi meninggalkan Resto untuk pulang menuju rumahnya masing masing namun ketika di parkiran ia malah bertemu dengan Ahnan.

__ADS_1


"Rayray" teriak bunda.


"Iya bundah?" Ucap Raya.


“Besok datang ya, tapi kalo Rayray gak mau juga gak papa ko" ucap Bunda dengan menunduk matanya berkaca kaca hampir menangis.


"Eh bunda jangan nangis iya nanti Raya datang ko" ucap Raya dengan senyum tulusnya.


"Makasih sayang" ucap Bunda dengan memeluk Raya sangat erat.


“Ray ayo" ucap Brain ketika melihat Raya hampir menangis.


“Bunda Ray duluan ya mau pulang" ucap Raya.


"Iya sayang' ucap Bunda.


Gresline pun pergi meninggalkan area mall di antar oleh Brain.


"Sana istirahat, buat mobil lu udah gua urus ntar sore ada yang anter" ucap Brain.


“Besok gua datang?" Ucap Raya.


"Datang lah kan tadi udah di undang" ucap Brain.


"Lu ikut ya, nanti gua ajak Leon juga biar ikut" ucap Raya.


"Iya, jam berapa?" Ucap Brain.


"Sorean aja ada tugas negara soalnya" ucap Raya.

__ADS_1


"Yaudah ntar gua jemput" ucap Brain.


"Thank, udah selalu ada buat gua, udah bikin gua nyaman" ucap Raya dengan memeluk Brain.


"Itu udah jadi tugas gua" ucap Brain.


"Udah sana lu masuk, banyakin istirahat apa lagi besok jadwal Iu padet kan" ucap Brain.


"Iya" ucap Raya yang langsung memasuki apart nya meninggalkan Brain sendirian.


"Akhirnya" gumam Brain.


Skip pagi...


Matahari sudah menampakan sinarnya, Raya yang sedang tertidur pun langsung terbangun karena sinarnya yang sudah memasuki jendela dan menyorot ke arah matanya.


Dengan segera Raya mandi dan bersiap siap untuk menyelesaikan misinya yang telah ditugaskan oleh om glend.


30 menit berlalu Raya pun sudah siap, dengan memakai baju Hitam dan rok Hitam pendek, sepatu hitam, tak lupa dengan beberapa pistol yang sudah bertengger manis di pinggangnya.


Setelah itu Raya bercermin untuk melihat penampilannya yang bisa terbilang cukup sempurna untuk gadis seusia dia yang memiliki keberanian tinggi dan paras cantiknya yang tidak kalah jauh. Raya menyiapkan berkas-berkas dari misi yang akan dia selesaikan ini yaitu menjaga seorang penyanyi terkenal dari konser besar yang akan diadakan.


Raya melakukan persiapannya dengan sangat perlahan agar tidak menimbulkan suara yang akan menyebabkan dia menerima banyak pertanyaan dari kembarannya karna jam masih menunjukan pukul 07.00 pagi dan Raya sudah sangat rapi yang dapat menimbulkan kecurigaan.


"Sip" gumam nya.


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2