
Setelah berpamitan dengan Raya dan teman temanya Brain langsung berjalan menuju pelaminan untuk memberi ucapan selamat kepada Ahnan dan Dela.
“Hai bun, selamat yah" ucap Brain ketika ia berada di depan bunda Ahnan, Brain juga dekat dengan Bunda Ahnan karena dulu Raya sering mengajak Brain untuk main ke rumah Ahnan.
"Sayang" ucap Bunda yang langsung memeluk Brain dan menangis di pelukan Brain.
“Bunda kenapa?" Ucap Brain.
“Bunda kecewa sama Ahnan, sayang bunda juga ngerasa bersalah sama Raya" ucap bunda.
“Bun Ray gak papa ko liat aja, dia lagi bercanda sama temen temennya, bunda harus ikhlas, jangan gini ntar bunda sakit" ucap Brain yang langsung membuat bunda berhenti menangis.
“Makasih ya sayang, kalo gitu bunda ke belakang dulu" ucap Bunda yang langsung pergi ke belakang mungkin untuk merapihkan make up nya.
Brain pun berhenti di depan Ahnan dan mengulurkan tanganya, dengan cepat Ahnan membalas uluran tangan Brain.
"Selamat ya bajingan, kau sudah membuat hati seseorang yang sangat ku sayangi menangis" ucap Brain.
"Ia gua tau" ucap Ahnan dengan menundukkan kepalanya.
“Inget ya bro pesen gua, mulai saat ini jauhi Raya" ucap Brain yang langsung berjalan ke hadapan Dela.
"Selamat sis, pepet trus" ucap Brain yang langsung pergi meninggalkan acara pernikahan tersebut.
Sisi lain...
"Ray, dari pada diem diem bae gua pen nanya dong, cita cita Iu pada apaan? Kan kalo cita cita gua jadi pengusaha" Ucap Lina yang berusaha memecahkan keheningan.
"Gua jadi orang kaya" ucap Surya.
"Gua jadi dokter" ucap Vin.
__ADS_1
"Gua jadi Guru" ucap Indra yang sukses mendapat tatapan aneh dari teman temanya.
"Kenapa?" Ucap Surya lagi.
"Serius Iu, mau jadi guru?" Ucap Lina .
"Iya serius" ucap Indra.
"Ntar murid lu stres semua lagi" ucap Vin yang membuat semua teman temanya tertawa.
“Kalo lu Ray?" Ucap Lina.
"Lu pada juga dah tau" ucap Raya.
"Oh iya kan model" ucap Lina lagi.
“Balik yuk dah sore ini" ucap Indra.
"Ayo deh" ucap Surya.
Raya dan teman temanya pun langsung bergegas menuju pelaminan untuk memberikan ucapan selamat tak lupa juga hadiah untuk Ahnan dan Dela.
"Selamat" ucap Lina dengan memberikan hadiah kepada Ahnan dan Dela dengan wajah super judesnya.
"Selamat" ucap Surya yang langsung memberikan hadiah kepada Ahnan dan Dela tak lupa dengan wajah dinginnya.
"Selamat" ucap Indra mengikuti yang lain dan langsung memberikan hadiah kepada Ahnan dan Dela tak lupa dengan wajah dinginnya.
"Selamat" ucap Vin yang langsung memberikan hadiah kepada Ahnan dan Dela tak lupa dengan wajah dinginnya.
"Kalian ko jutek si" ucap Raya.
__ADS_1
"Selamat yaa, bahagia terus" ucap Raya yang langsung memberikan hadiah.
"Jam lu bagus, pasti dapet di kasih ama suami gua" ucap Dela.
"Iya, ini masih baru lu mau?" Ucap Raya yang langsung memberikan Jam tersebut dan membuat Dela bahagia.
a a
"Emang temen ya gitu, kalo gak mulung ya nikung, eh kalo yang ini si dua duanya deh, udah nikung mulung lagi" ucap Lina dengan pedasnya dan langsung pergi meninggalkan acara di ikuti oleh Surya dan Indra.
“Maaf ya soal ucapan Lina " ucap Raya.
"Iya" ucap Dela.
"Tapi emang bener si" ucap Raya dengan wajah polosnya.
"Ayo pulang" ucap Vin.
"Ayo" ucap Raya.
"Sayang" ucap bunda.
"Eh tante iya kenapa tan?" Ucap Raya.
__ADS_1