
Sata pun kembali berlari dengan sangat kencang dari hutan menuju ke Balai Kota dikarenakan waktu tes sudah akan segera dimulai. Dia terlihat tak kenal lelah, Sata masih menggunakan energi petarungnya untuk berlari. Padahal, barusan ia sudah menggunakan banyak energi petarungnya untuk bertarung dengan Ketua Osamu yang merupakan ahli bela diri tingkat guru level tujuh.
...***********...
Sesampainya di Balai Kota, Sata segera menuju ke tempat tes di alun-alun kota. Semua peserta Tes Elemen Ahli Bela Diri pun sudah memadati alun-alun kota. Para warga kota Wangshi pun sangat antusias memadati alun-alun untuk melihat acara yang hanya terjadi setiap satu tahun sekali ini. Para peserta tes merupakan dua belas tuan muda dari tujuh keluarga terpandang di kota Wangshi, tiga tuan muda dari tiga keluarga utama di kota Wangshi dan Sata Yoshihara yang notabennya adalah seorang rakyat kalangan bawah yang beruntung karena dia seorang Ahli Peracik tingkat enam.
Di tengah alun-alun, terdapat sebuah panggung megah yang telah berdiri dan ada lima batu bulan yang sangat besar terpampang diatasnya. Disana pun telah berdiri tiga orang tetua yang akan memimpin jalannya Tes Elemen Ahli Bela Diri. Mereka bertiga adalah Tetua Pertama dari masing-masing tiga keluarga utama. Ketiga tetua tersebut yaitu Tetua Yamahasa dari Keluarga Takeda, Tetua Atsushima dari keluarga Himamura dan Tetua Tachihara dari Keluarga Satoru.
"Perhatian! Perhatian!" ucap Tetua Yamahasa yang pemimpin jalannya tes.
"Urutan Tes Elemen Ahli Bela Diri akan dimulai dari tiga keluarga utama, yaitu Keluarga Takeda, Keluarga Himamura dan Keluarga Satoru. Kemudian tujuh keluarga terpandang dan... terakhir yaitu satu orang Ahli Peracik." lanjut Tetua Yamahasa.
"Tidak apa aku yang paling terakhir. Asalkan masih bisa menjalani tes." batin Sata penuh semangat.
...**********...
Satu per satu tuan muda dari tiga keluarga utama, tujuh keluarga terpandang dan terakhir yaitu Sata mengambil giliran untuk Tes Elemen Ahli Bela Diri. Peserta yang pertama adalah Tuan Muda Misaki Takeda dari Keluarga Takeda. Tuan muda Misaki pun menaiki panggung di tengah alun-alun. Ia kemudian memberi hormat terlebih dahulu pada ketiga tetua pemimpin jalannya tes.
"Aturan tes kali ini sama saja seperti biasanya. Masing-masing peserta satu per satu naik ke panggung sesuai urutan yang telah ditentukan. Kemudian, kalian tempelkan tangan kalian pada satu per satu dari kelima batu bulan. Elemen bela diri kalian akan muncul ketika batu bulan dari masing-masing kelima elemen salah satunya mengeluarkan cahaya yang terang. Jika kalian sudah mengetahui elemen bela diri kalian, segeralah meninggalkan panggung agar antrian peserta tetap berjalan dengan tertib." ucap Tetua Atsushima menjelaskan.
"Silakan Tuan Muda Misaki bisa memulai tesnya pada batu bulan pertama, yaitu batu bulan berwarna coklat yang menunjukkan elemen bumi." ucap Tetua Tachihara dengan sopan.
"Terima kasih, Tetua." sahut Tuan Muda Misaki sambil membungkukkan badannya.
Tuan muda Misaki pun menempelkan tangannya pada batu bulan pertama, yaitu batu bulan berwarna coklat. Namun, batu bulan tersebut tidak mengeluarkan cahaya. Ia kemudian melanjutkan pada batu bulan kedua, batu bulan berwarna biru. Namun, batu bulan itu pun tidak mengeluarkan cahaya. Lalu, ia melanjutkan ke batu bulan ketiga, yaitu batu bulan berwarna merah. Tiba-tiba batu bulan berwarna merah bercahaya terang.
"Yappp! Hasil yang aku harapkan sesuai dengan kenyataan. Tak sia-sia aku berlatih dengan sangat keras." batin Tuan Muda Misaki sangat puas dengan hasil tesnya.
Ia lalu melanjutkan tesnya menuju batu bulan keempat dan kelima. Kedua batu bulan tersebut tidak mengeluarkan cahaya yang terang seperti batu bulan sebelumnya. Hal itu menandakan elemen ahli bela diri Tuan Muda Misaki adalah elemen api.
"Wahhh... lihat itu elemen api telah bercahaya."
"Tuan Muda Misaki memang pantas disebut sebagai jenius pertama di kota Wangshi."
__ADS_1
"Sungguh cahaya dari elemen api yang sangat terang, sangat berbeda sekali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya." ucap para warga yang kagum melihat kejadian tersebut.
"Selamat atas elemen api yang telah Tuan Muda Misaki dapatkan. Sungguh merupakan cahaya yang paling terang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya." ucap Tetua Yamahasa sambil tersenyum bangga karena puas melihat generasi keluarganya yang unggul.
"Terima kasih, Tetua. Saya mohon pamit undur diri." jawab Tuan Muda Misaki dengan sopan.
...**********...
Satu per satu peserta yang tersisa mengambil giliran Tes Elemen Ahli Bela Diri menggunakan batu bulan. Tuan Muda Himamura dan Tuan Muda Satoru masing-masing mendapatkan elemen air. Lalu, sepuluh tuan muda dari keluarga lainnya mendapatkan elemen tanah, elemen tanah, elemen air, elemen tanah, elemen api, elemen air, elemen tanah, elemen air, elemen api dan elemen tanah.
Satu peserta terakhir yang tersisa pun menaiki panggung. Dia adalah Sata Yoshihara. Semua warga menatapnya dengan penuh kekaguman karena Sata adalah satu-satunya peserta dari rakyat kalangan bawah yang merupakan Ahli Peracik tingkat enam.
"Itukah Ahli Peracik tingkat enam yang misterius."
"Ada rumor bahwa dia adalah rakyat kalangan bawah sehingga menyembunyikan identitasnya menggunakan penutup muka kain hitam."
"Wahhh... sungguh sangat membanggakan. Ada orang dari kalangan kita yang begitu hebat." ucap para warga yang kagum melihat Sata menaiki panggung.
Ketiga tuan muda dari keluarga utama menatap Sata dengan tatapan penuh amarah dan dendam. Mereka bertiga iri terhadap Sata yang kini menjadi pusat perhatian yang lebih besar dibandingkan mereka. Orang yang terlihat sangat jelas membenci Sata adalah Tuan Muda Misaki dari Keluarga Takeda.
"Hoho... akhirnya saatnya kau menjalani tes, Nak." ucap Tetua Yaguchi yang tiba-tiba naik ke atas panggung.
"Bolehkan aku melihat anak Ahli Peracik yang menjalani tes padaku sebelumnya ini?!" tanya Tetua Yaguchi sambil melihat ketiga tetua pemimpin Tes Elemen Ahli Bela Diri.
"Silakan, Tetua Yaguchi. Anda tidak perlu bersikap sungkan kepada kami." ucap Tetua Yamahasa.
"Mana mungkin aku berani melawan Tetua Yaguchi yang merupakan utusan langsung dari kerajaan ini. Bahkan, Wali Kota pun sangat menghormatinya." batin Tetua Yamahasa.
"Bolehkah saya memulai tesnya, Tetua?!" tanya Sata pada ketiga Tetua sambil membungkukkan badannya.
"Silahkan mulai, Nak." ucap Tetua Atsushima.
...*********...
__ADS_1
Sata kemudian memulai Tes Elemen Ahli Bela Diri. Ia menempelkan tangannya ke masing-masing batu bulan secara bergiliran. Sungguh sebuah hal mengejutkan, ternyata kelima batu bulan yang dipegang Sata semuanya bersinar sangat terang. Para warga yang menyaksikan kejadian tersebut menatap Sata dengan perasaan kecewa. Mereka yang tadinya bahagia karena ada wakil dari kalangan mereka di ajang Kompetisi Ahli Bela Diri, kini kecewa karena wakilnya mempunyai lima elemen.
"Ini? Mengapa semua batu bulannya menyala? Bukankah seharusnya hanya salah satunya?" Sata bertanya-tanya dalam dirinya karena merasa kejadian yang dialaminya aneh.
"Sungguh sangat disayangkan, orang yang berhasil membuat kelima batu bulan bercahaya tidak akan bisa menjadi Ahli Bela Diri."
"Benar itu! Hal tersebut karena satu orang tidak akan bisa mengendalikan kelima elemen yang saling berbenturan di dalam tubuhnya."
"Wakil kalangan kita sekarang sudah tidak ada harapan lagi."
"Haaahhh.. tapi tetap bagus karena dia adalah Ahli Peracik yang hebat." ucap para warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
***
"Haha! Rasakan itu anak rendahan. Jangan mimpi kau bisa menjadi seorang Ahli Bela Diri." batin Tuan Muda Misaki puas menyaksikan Sata gagal dalam Tes Ahli Bela Diri.
"Harap tenang dulu semuanya. Saya sebagai Tetua yang ditugaskan di Kota Wangshi dari Kerajaan Nakajima secara langsung akan menjelaskan kejadian ini." ucap tetua Yaguchi memecah keramaian yang terjadi.
"Haahhh! Untunglah ada Tetua Yaguchi." batin Sata sambil bernapas lega.
Semua warga yang tadinya sangat berisik pun kini menjadi senyap tak bersuara. Tetua Yaguchi senang perintahnya masih sangat dihormati oleh warga kota Wangshi. Ia kemudian maju ke depan panggung untuk menjelaskan kejadian yang dialami Sata.
...**********...
BERSAMBUNG.....
โ LIKE๐ dan tambahkan KOMENTAR๐ฉ agar author rajin update setiap harinya๐
โ Mohon kritik dan sarannya semua reader๐
โ Klik FAVORIT โค
__ADS_1
โ VOTE novel ini โโโโโ
TERIMA KASIH.....๐๐๐