
Arya dan Boni tampak turun dari mobil polisi dengan tergesa, sementara Boni bergabung dengan petugas lainnya untuk mengamankan tempat kejadian perkara, di mana artis pendatang baru Gisela terjatuh di sana dan mayatnya baru saja dibawa tim medis,
Arya sendiri yang dihubungi Tuan Zion langsung masuk ke dalam gedung apartemen untuk menemuinya,
"Ada yang terkurung di kamar apartemen Gisela,"
Begitu kata Tuan Zion tadi, saat menelpon Arya untuk memberitahu tentang peristiwa yang terjadi di apartemen milik perusahaannya,
Arya yang sejatinya tengah berada di sekitar Ancol pun seketika langsung menuju TKP manakala ia dengar jika korbannya adalah Gisela,
Ya, Gisela, artis pendatang baru itu terendus terlibat hubungan dengan kekasih korban Monica,
Arya baru saja bermaksud akan mendatanginya, namun ternyata malah lebih dulu ada peristiwa di apartemen,
"Dia mati terjatuh dari lantai empat, tapi banyak yang menganggap itu sangat janggal karena ada yang melihat tubuhnya seperti di lempar dari dalam kamarnya melewati balkon,"
Kata Tuan Zion pula tadi,
Sebab itulah Arya pun tanpa menunggu lama, ia langsung meluncur ke Alpha Centauri apartemen untuk bergabung dengan tim kepolisian yang sudah lebih dulu datang,
Arya masuk ke dalam gedung Apartemen, seorang pengawal pribadi Tuan Zion yang berada di lobby terlihat langsung menyambut kedatangan Arya,
"Di mana Tuan Zion?"
__ADS_1
Tanya Arya pada pengawal yang menyambutnya,
"Sudah di lantai empat Tuan muda,"
Kata si pengawal pribadi, yang masih mengenali Arya dengan baik,
Tampak Arya jadi tersenyum tak enak karena masih saja dipanggil Tuan Muda, padahal sudah bertahun-tahun ia tak lagi tinggal bersama Tuan Zion,
"Ada yang terkunci di dalam kamar apartemen Gisella, tapi anehnya tak ada satupun dari kami yang bisa membukakan pintunya, sekarang semua sedang berusaha untuk menyelamatkan orang yang terkurung itu,"
Ujar si pengawal pribadi Tuan Zion pada Arya,
"Baiklah, terimakasih,"
Polisi muda itupun lantas terlihat cepat melangkah menuju lift untuk naik ke lantai empat, di mana unit apartemen Gisela berada di sana,
Arya masuk ke dalam lift, namun begitu pintu lift menutup, tiba-tiba terlihat bayangan sosok perempuan yang berdiri di sudut lift,
Sempat Arya memandang sosok itu dari pantulan kaca dinding lift di sampingnya,
Sosok perempuan itu wajahnya terlihat rusak, dan ada banyak bekas luka tusuk di tubuhnya,
"Aku juga mati di sini, di bunuh di sini, dan tak bisa keluar dari sini,"
__ADS_1
Kata si perempuan itu tiba-tiba, suaranya lirih seperti tercekik,
"Tapi aku tak dibunuh hantu, aku dibunuh suamiku sendiri, ia ingin kembali kepada istri pertamanya, lalu ia membunuhku di sini... aku membencinya, aku sangat membencinyaaaaaaa..."
Hantu itu tiba-tiba menjerit, suaranya begitu keras dan memekakkan telinga,
Untunglah lift sampai di lantai empat, hingga Arya pun bisa cepat-cepat keluar dari lift, dan meninggalkan si hantu perempuan yang kini malah menangis,
Hingga pintu lift bersiap akan menutup lagi, dan Arya akan menjauhi lift untuk menuju kamar Gisela di lantai itu, tiba-tiba saja tangan hantu perempuan di dalam lift menangkap ujung seragam Arya dari belakang,
"Temukan suamiku... temukan dia dan seret dia ke penjaraaa,"
Kata si hantu perempuan tersebut,
Arya hanya tampak bisa mengangguk untuk membuat si hantu perempuan mau melepaskannya,
Sementara itu, di salah satu unit kamar di lantai empat itu, tampak Monica tengah berada di sudut sambil menatap sosok tinggi hitam besar yang menjaganya agar tak pergi ke mana-mana,
Sosok jin penjaga yang galak itu berdiri dengan mata mendelik tajam ke arah Monica dengan wajah ketakutan.
"Kau harus mempertanggungjawabkan semuanya karena telah membuat kekacauan di apartemen ini, tetap di sini hingga nanti Tuan Zion datang,"
...****************...
__ADS_1