Rumah Pohon

Rumah Pohon
bab 12


__ADS_3

Bismillah...mudah- mudahan ngehalunya lancar ya he..he.. Semangat menulisnya💪💪


...****************...


Alvian menaikan kinara keatas motornya, kemudian dia duduk di depan setelah sebelumnya meminta bantuan kepada bapak-bapak yang ada disana untyk memegangi kinara, karena kinara berontak berusaha turun dari motir alvian.


Setelah melewati drama akhirnya kinara menurut saja, dia tidak mau kembali terjadi kecelakaan.


" bisa ga turunnya?" tanya Alvian setelah berada diparkiran motor sebuah rumah sakit.


" ckkk..." hanya itu jawaban kinara, dia tidak mau terlihat lemah didepan Alvian.


Dasar wanita, pura-pura kuat padahal hatinya menangis. Itulah curahan hati alvian , tapi tidak bisa dia ungkapkan bisa-bisa gadis yang didekatnya ini berubah menjadi singa betina .


" selamat pagi mba, mas " sapa suster jaga disana


" pagi mba..." ucap alvian


Dia pun meminta no antrian untuk memeriksakan kinara


" namanya siapa yang mau diperiksa?" tanya suster


" hemmm..." alvian hanya berdehem memberi kode agar kinara memberitahukan namanya. Namun kinara tidak merespon


" maaf mba,mas bisa minta kartu identitasnya supaya saya cepat mencatatatnya" ucap suster lagi sambil geleng-gekeng kepala.


Mungkin susternya berpikir kalau mereka itu sepasang kekasih yang sedang marahan 🤭


Kinara pun memberikan KTP nya, namun sebelum sampai ke tangan susternya, alvian mengambilnya terlebih dahulu lalu membacanya


" kinara putri" ucap Alvian sambil tersenyum. Hari ini dia merasa semesta berpihak padanya.

__ADS_1


" apaan sih, kasih ke mbaknya woi" ucap kinara kesal


Lalu alvian membarikannya pada suster, kemudian suster itu mencatat da memberikan no antrian dan mengarahkan keruangan mana nantinya kinara akan diperiksa.


Drrrttt...drrrttt


Suara ponsel kinara berbunyi


" hallo assalamu'alaikum, sorry hari ga bisa masuk" ucap kinara, dia menjawab pertanyaan dari salah satu sahabatnya yang sedang berada di kampus


"..."


" kecelakaan..ketabrak" jawab kinara


"...."


" ga apa-apa kok, palingan habis ini langsung pulang" ucap kinara


"..."


"..."


" ok bos, makasih ya. Iya..iya bawel" ucap kinara lalu dia menutup panggilan .


" wa'alaikum salam" jawab kinara


Alvian sedari tadi hanya memperhatikan ekspresi kinara, dia senang melihatnya sambil tersenyum .


Kinara pun akhirnya dipanggil keruangan dokter, dengan pelan- pelan alvian memegangi kinara supaya badannya berdiri dengan seimbang.


"apa keluhannya mba,mas" tanya dokter setelah alvian dan kinara masuk ruangannya

__ADS_1


" ini dok, tadi saya ditabrak sama orang ini, tapi saya tidak terluka parah, jadi tidak perlu dirawat kan?" ucap kinara


" dokternya juga periksa, silahkan dok" ucap alvian. Dokter lalu memeriksa kinara


setelah diperiksa ternyata tidak ada luka yang serius, jadi kinara langsung bisa pulang. Kinara berjalan pelan karena ada sedikit luka yang masih terasa .


" kenapa ngikutin terus, kan kata dokter udah ga apa-apa, anda boleh pulang lebih dulu" ucap kinara sambil memberi jalan pada alvian.


" kamu sekarang tanggung jawabku, jadi aku harus selalu menjagamu" ucap alvian


" ckk..modus" ucap kinara menanggapi ucapan alvian


Kinara terus berjalan melewati parkiran motor, alvian baru tersadar.


" eh...tunggu dulu, mau kemana? Parkirannya disana" ucap alvian mencegah kinara melanjutkan jalannya.


" ga usah, saya naik taksi saja" jawab kinara


Alvian yang mengerti kalau kinara ingin pergi meninggalkannya pun, memikirkan cara agar gadis dihadapannya itu mau menurutinya.


" ok kita pulang bareng naik taksi" ucap alvian


" ga usah , anda kan bawa motor jadi kita pulang masing- masing aja" keukeuh kinara


" kinara putri...mau pulang naik taksi atau naik motor, kita tetap akan pulang sama-sama" ucap Alvian dengan tegas.


" udah dibilangin anda tidak usah tanggung jawab ataupun merasa bersalah, karena saya tidak apa-apa dan lagi kita pulang masing-masing, ok" kinara sudah hilang kesabarannya


" tidak bisa, pulang bareng atau aku gendong" ucap alvian lagi


" whatttt" kinara terkejut apa jadinya kalau dirinya digendong alvian lagi, bisa-bisa dia habis dibully fajar

__ADS_1


Alvian tersenyum tipis, dia yakin kali ini kinara akan menurutinya.


__ADS_2