
Bismillah...biar semangat menulisnya💪👍👍
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sebuah kamar
" enak juga masakannya si fajar ini, biar di jadiin menu baru nih" monolog kinara
Fajar memasak sup ayam untuk kinara yang sedang sakit.
Setelah menyantap makanannya kinara lalu meminum obat, tapi dia tidak langsung tidur seperti apa yang disarankan fajar.
" bosen juga di kamar terus, mau keluar badan masih lemas banget" gumam kinara
Dert
Dert
Kinara mengambil hpnya dan membuka sebuah pesan, ternyata pesan dari fajar
" cowok ganteng nungguin dari tadi" pesan fajar
kinara hanya membacanya saja tanpa ingin membalas.
Dia membuka laptopnya , dia ingin mengerjakan pekerjaannya yang tertunda.
Setelah satu jam diapun merasakan ngantuk, kemudian mematikan laptopnya dan langsung tertidur.
" sayang...bangun" ucap alvian, kemudian dia mengecup pipi kinara.
Kinara menggeliat merasakan ada yang mengganggu tidurnya. Dia setengah sadar dengan sedikit membuka mata seperti ada seseorang di sampingnya lalu tertidur lagi karena merasakan kenyamanan.
Tak terasa kinara tidur satu jam lebih
__ADS_1
Kring
Kring
Kring
Nada panggilan dari hp kinara, dia merasa terganggu dengan itu kemudian bangun.
" ya ampun siapa sih " gumamnya , sebelum dia memencet tombol hijau, panggilan sudah berhenti duluan.
" astagfirulloh...ngapain fajar nelp sebanyak ini" gumamnya lagi
Terus dia segera ke kamar mandi untuk bersih- bersih.
Setelah lima belas menit, kinara sudah dalam keadaan rapi dan wangi. Kinara menyisir rambutnya lalu dia berhenti....
" kayaknya tadi ada orang deh, tapi kemana " kinara sambil celingak celinguk, lalu dia mendekat kearah pintu dan memegangi handlenya, pintu itu dalam keadaan terkunci.
"Apa tadi mimpi ya, tapi kayak beneran, ya Alloh ada apa ini" kinara bicara sendiri sambil mengingat- ingat mimpi yang dialaminya tadi.
Kring
" iya..." ucap kinara
" assalamu'alaikum nara" ucap fajar dari sebrang sana
" wa'alaikum salam he..he.." jawab kinara, dia lupa mengucap salam
" ra, cowok itu masih nungguin lho, udah dua jam lebih dia disini" ucap fajar
" ngapain sih" jawab kinara ketus
" udah lu kesini aja, ngapain kek yang penting orang itu cepat pergi" seru fajar, kemudian dia menutup panggilannya.
__ADS_1
kinara membuang nafasnya kasar, kemudian dia bersiap untuk pergi ke kafe.
...----------------...
Alvian masih setia menunggu, sebenarnya dia merasa bosan dan merasa ga enak hati karena sudah lama berada di kafe itu.
Tapi keyakinannya luar biasa kuat kalau kinara akan mengunjungi kafe itu.
Terlihat seorang gadis berjalan menuju pintu kafe memakai hijab warna baby pink dan memakai masker juga. Sebenarnya kinara malas bertemu dengan cowok itu lagi pula badannya masih belum enakan.
Kinara membuka pintu lalu dia berjalan menuju tempat order, tapi tangannya sudah ditarik duluan sama alvian.
sebelum kinara masuk, alvian sudah melihat gerak gerik gadis itu, dia langsung menuju pintu kafe.
" ra... Kamu baik-baik aja kan?" tanya alvian, sambil menarik tangan kinara.
Kinara yang kaget ingin melepas tangan alvian, tapi alvian malah memegangnya lebih kuat.
" lepasin iiihh...sakit tau" ucap kinara dengan nada ketus.
Alvian tidak mengindahkan ucapan kinara, dia membawa kinara menuju mejanya.
" kamu mau apa?" tanya kinara
" aku kangen ra" ucap alvian dengan serius, dia menatap mata kinara agar kinara melihat kesungguhannya.
" terus.." ucap kinara membuat alvian kesal, tapi dia menahan kekesalannya.
" sayang...kok cuma gitu aja" ucap alvian lagi, dia berusaha berbicara selembut mungkin.
" terus maunya gimana? Ini lagi lepasin tanganku kita ini bukan muhrim ya" ucap kinara berusaha melepaskan tangannya yang digenggam alvian semakin erat.
...****************...
__ADS_1
Alhamdulillah udah selesai lagi bab ini