
Bismillah...up lagi , semoga lancarrrr...idenya mengalirrrr👍
...----------------...
" terus maunya gimana? Ini lagi lepasin tanganku kita ini bukan muhrim ya" ucap kinara berusaha melepaskan tangannya yang digenggam alvian semakin erat.
" aku mau minta no hp dulu, berapa no nya?" ucap alvian, kemudian dia mengeluarkan hpnya untuk memasukan no kinara.
" ga ada" ucap kinara singkat
Fajar melihat dari jauh tangan kinara digenggam erat oleh alvian merasa panas, kemudian dia mendekat kearah mereka.
" ehmm...ra kamu udah mendingan?" tanya fajar basa basi padahal dia yang menyuruh kinara datang.
" eehmm" jawab kinara sambil matanya mendelik menatap fajar, fajar menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
" maaf mau pesan apa?" tanya fajar lagi
" air putih aja" kinara menjawab dengan ketus
Setelah itu fajar ke belakang mengambil pesanan kinara
" ra..emang kamu sakit lagi?" tanya alvian
" eehmm" jawab kinara
" bisa ga km jawab yang benar, aku dah sabar lho dari tadi" ucap alvian, kesabarannya sudah mulai menipis.
" bisa lepasin dulu tangannya" pinta kinara
Alvian mengendurkan pegangannya, lalu kinara menarik tangannya
" berapa no nya?" tanya alvian lagi
" buat apa sih, yang ada km nanti ganggu lagi" jawab kinara, kinara bangkit dari duduknya tapi tangannya kembali di cekal alvian
" mau kemana, urusan kita belum selesai" ucap alvian
" ke toilet" jawab kinara dia berbohong agar terlepas dari alvian
__ADS_1
" aku antar" ucap alvian
" apaan sih, ngapain diantar segala, toiletnya dekat juga" kinara beralasan
" sebelum km ngasih no hp, aku bakalan ngikutin kemanapun km pergi" ucap alvian, dia kesal sekali dengan kinara karena tidak langsung memberikan no ponselnya.
" ok, tapi setelah itu kamu pergi. Sini hpnya" seru kinara, dia akhirnya menyerah juga dan memberikan apa yang alvian minta.
" beneran nih no nya" ucap alvian tidak percaya, lalu dia mencoba menghubungi no kinara dan tersambung.
" ok sayang, nanti ak telp ya, mksh" alvian beranjak dari duduknya, dia menepati janjinya untuk segera pergi karena kinara sudah memberi no ponselnya
Alvian menuju kasir untuk membayar pesanannya
" mba pesanan saya jadi berapa, sekalian sama mbak yang itu" ucap alvian sambil menunjuk ke arah kinara.
Setelah selesai membayar, alvian langsung pergi karena kinara sudah tidak
...****************...
Setelah bertemu dengan alvian, kinara masuk ke ruangannya diikuti oleh fajar
" biarin ajalah yg penting orangnya dah pergi" ucap kinara
setelah beberapa menit lamanya
Kring
Kring
Kring
nada panggilan ponsel kinara berbunyi, telp vidio call masuk dengan no baru
" siapa lagi" gumam kinara
" kok ga diangkat ra" tanya fajar
" ga tau , ga kenal" jawab kinara
__ADS_1
" cowok yg tadi kali ra" ucap fajar, kinara hanya mengedikkan bahunya
Kring
Kring
hp kinara berbunyi lagi, kali ini dia mencoba menekan tombol hijau.
" assalamu'alaikum" ucap kinara
Lalu orang yang ada disana tersenyum sambil menjawab
" wa'alaikum salam, lagi ngapain sayang?" tanya alvian, kinara hanya membolakan matanya
" mau ngapain nelpon?" bukannya menjawab kinara malah bertanya balik
" aku mau ngasih kabar aja kalo dah sampe rumah" jawab alvian
" terus .." ucap kinara
" terus mau bilang kalo aku dah kangen sama km" ucap alvian, kinara rasanya pengen muntah, bisa2nya cowok ini ngegombal
" udah ya, aku lagi sibuk" ucap kinara , dia tidak mau panjang lebar ngobrol sama alvian
" ngomong sama siapa tole" suara mbah uti
" ini mbah calon cucu mantu" ucap alvian enteng
Kinara langsung mengganti kamera belakang, karena terdengar suara orang lain
" mana orangnya kok ga keliatan" tanya si mbah
" malu dia mbah" jawab alvian sambil ketawa
mbah uti kemudian pergi meninggalkan alvian yang sedang asik video call sama kinara.
...****************...
Alhamdulillah selesai lagi bab ini
__ADS_1