Rumah Pohon

Rumah Pohon
bab 15


__ADS_3

Bismillah...semangat lagi👍


...----------------...


Setelah diusir-usir alvian akhirnya pulang juga, dia tidak ingin kinara bertambah kesal padanya , apalagi dia maaih dalam pemulihan.


" baiklah, aku pulang ya, besok kesini lagi" ucap alvian, dia mau mengusap kepala kinara namun ditepis.


Alvian pulang , lalu fajar mendekat sambil menatap kinara penuh tanya.


" apa ?" tanya kinara


" benarkan tuh cowok ganteng" ucap fajar


" apaan sih, udah buat lu sana" ucap kinara kesal


" kan dia dah ngaku pacar lu" cecar fajar lagi


" yang ngaku kan dia, bukan gue. Dah ah..gue mau bobo cantik dulu...kerja yang benar, jangan godain si mira mulu ntar baper dia" ucap kinara sambil menggoda fajar


" lu cemburu ya.." ucap fajar menggoda balik, membuat pipi kinara merona, dia ga nyangka fajar akan berbuat seperti itu.


Kinara pergi ketempat peraduannya, hari ini dia lelah dan ingin langsung istirahat.


Sementara di kafe, fajar hanya senyum-senyum sendiri


" gue senang kalo lu benar-benar cemburu ra" gumam fajar.


Lalu dia melanjutkan aktivitasnya, melayani pelanggan yang mulai berdatangan karena jam makan siang sebentar lagi.

__ADS_1


...----------------...


Alvian masuk rumah dengan wajah berseri-seri, dia celingak celinguk mencari mbahnya


" assalamu'alaikum...pada kemana nih, biasa mbah uti nonton tv kalo jam segini" ucap alvian lalu dia menuju kamarnya


kinara putri, akhirnya dapat juga namanya. alvian mengulang kejadian tadi bersama kinara sambil tersenyum.


Tok..tok..


Pikiran alvian ambyar setelah ada ysng mengetuk pintu kamarnya.


" masuk aja" ucap alvian


" maaf den disuruh makan dulu sama ndoro " ucap asisten rumah tangga yang berada dirumah si mbah


" iya den" sang asisten pun undur diri


Alvian melihat kearah jendela, lalu dia menggunakan teropongnya. Terlihat pergerakan yang dia yakini kalau itu seorang wanita dengan rambut panjang tetapi mukanya tidak terlalu jelas.


" siapa sebenarnya dia, aku sudah jatuh cinta sama kinara, tapi masih penasaran dengan penghuni rumah pohon itu" gumam alvian


Kenapa cinta harus galau begini sih, padahal kinara udah didepan mata, belum lagi urusan perjodohan yang dilakukan mamanya belum kelar, kepala alvian rasanya mau pecah.


Adzan duhur berkumandang lalu alvian beristighfar, dia menuju kamar mandi untuk bersih-bersih kemudian melaksanakan sholat dzuhur.


Setelah kewajibannya selesai, alvian menemui mbahnya untuk menemani makan siang.


" masak apa mbah? "tanya alvian

__ADS_1


" ikan goreng sama sayur asem" jawab si mbah


" enak tuh, jadi inget masakan mama" ucap alvian


" makanya kamu pulang dulu, temui mamamu. Kasian dia kangen sama anaknya yang ganteng ini" ucap si mbah lagi


Alvian hanya memperlihatkan deretan gigi putihnya (alias nyengir).


Dia ingin sekali pulang dalam waktu dekat, tapi kalau ingat perjodohan itu jadi ciut lagi nyalinya untuk menemui sang mama. Alvian jadi inget kinara, lalu dia senyum sendiri


" kayak wong edan mesam mesem dewek" ucap mbah uti


Alvian tersadar , lalu dia mulai mengambil nasi dan lauk yang sedari tadi dianggurin.


" ingat le... Beresin dulu urusan perjodohanmu, baru kejar gadis impianmu itu si mbah sama mbah kung akan mendukungmu" ucap mbah uti


" iya mbah, ntar vian telpon mama" ucap alvian


Ditempat lain


Sebenarnya apa maksud cowok itu ngaku-ngaku jadi pacarku, kurang kerjaan aja.


Kinara membersihkan diri dan bersiap-siap untuk sholat dzuhur tak lupa dia berdzikir dan mengucap syukur atas apa yang terjadi hari ini.


Setelah itu dia merapikan peralatan sholatnya dan beristirahat, sebelumnya kinara meyisir rambutnya didekat jendela sambil merasakan udara siang yang sejuk alami tanpa bantuan kipas angin atau AC


...****************...


Tunduh guys, besok disambung lagi ya

__ADS_1


__ADS_2