Rumah Pohon

Rumah Pohon
bab 8


__ADS_3

Alvian terkejut saat tau kalo dia dibayarin sama kinara


" hemm...mas tau ga siapa nama cewek tadi?" tanya Alvian, dia iseng aja nanya2 kali aja ada sedikit info


" tau mas, tapi kalo namanya saya takut salah, soalnya dia itu cewek misterius. kl ngomong aja seperlunya, terus kalo ditanya nih jawabannya singkat dan padat. Kayak teks proklamasi ( dalam tempo yang sesingkat2nya)" ucap fajar mendramatisir penjelasan tentang kinara


" iya ya...tapi masa namanya ga tau sih, apalagi dia pelanggan disini" ucap Alvian , dia berpikir dengan jawaban fajar


" apa mas se percaya kalo namanya Juminten, Sukma, Wati, Darti?" tanya fajar lagi, dia sambil menahan tawanya


Fajar ingin tertawa dengan ide konyolnya itu (kok bisa ya dia punya pikiran kayak gitu buat ngerjain Alvian😂😂).


" lho kok banyak gitu, saya tanya serius ini" ucap alvian


" saya juga serius mas se, tiap kali ditanya namanya berubah terus" ucap fajar lagi


" oh iya..dari tadi ngobrol kita belum kenalan lho mas se" ucap fajar lagi sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman.


"alvian" ucapnya sambil menjabat tangan fajar


" fajar" ucapnya


Perkenalan dan gerak gerik mereka tidak luput dari pantauan kinara yang berada diruangannya, dia melihat interaksi dari kedua lelaki itu melalui pantauan CCTV .


"apa maunya cowok itu" gumam kinara


...----------------...

__ADS_1


Alvian akhirnya pulang karena hari sudah semakin siang, ketika sampai rumah ia melihat kakek dan neneknya sedang berada di paviliun


"assalamu'alaikum" ucap alvian


" wa'alaikum salam" jawab mbahnya bersamaan


" dari mana vian, kok baru pulang" tanya si mbah


" jalan2 mbah, nyari angin" jawab Alvian sambil duduk dekat mbah kung nya.


" ketemu?" tanya si mbah lagi


" apanya mbah?" tanya Alvian balik


" yo angine, katanya cari angin, ketemu ndak" si mbah nanya lagi


Mbah Uti pun tersenyum setelah menggoda sang cucu, yang terlihat sedang kecewa. Dia pun mengerti mungkin ini masalah perempuan.


" yo wes, makan dulu sana" ucap si mbah


" ntar aja, masih kenyang" jawab alvian sambil beranjak pergi menuju kamarnya.


Setelah sampai kamarnya, Alvian merebahkan badannya lalu menutup mata sejenak, namun bayangan kinara seolah mondar mandir.


" ya ampun, benar2 tuh cewek" ucapnya sambil membuka mata, lalu dia melihat kiri kanan dan melihat kearah jam.


" mendingan mandi dulu sekalian nunggu sholat dzuhur"ucapnya alvian lagi sambil membawa handuknya menuju kamar mandi.

__ADS_1


Lima belas menit kemudian alvian selesai mandi, lalu dia memakai baju kokonya dan bersiap melakukan sholat dzuhur


Ditempat lain


Setelah kepergian alvian, fajar segera menuju ruangan dimana kinara berada.


Tok..tok..


" boleh masuk kan bos he..he.." ucap fajar dari balik pintu, kemudian masuk menuju kursi yang berhadapan dengan kinara.


" pake ijin segala,biasanya juga slonongboy" ucap kinara menanggapi candaan fajar.


" ada apa?" tanya kinara


" itu cowok yang tadi ganteng juga, ga ada niatan buat pensiun jadi jomblowati apa?" ucap fajar


" ya udah sih, buat lo aja" ucap kinara asal


" heyyyy...gue masih normal ya, sembarangan kalo ngomong" ucap fajar sewot


"ya kali sampe muji2 tuh cowok, kirain..." ucap kinara


" udah ah, ngomong sama lo cape tau ga , masih aja gagal move on" ucap fajar


Fajar merupakan teman yang tau sedikit masa lalu kinara, karena kinara pernah bercerita kepadanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Pengennya terus up, tapi matanya ga kuat ngantuk😁


__ADS_2