
Bismillah, kita mulai lagi dan semangat lagi💪💪💪
...----------------...
Alvian tersenyum tipis, dia yakin kali ini kinara akan menurutinya.
Kinara akhirnya mau menuruti apa kata alvian yaitu pulang bareng menaiki motor milik alvian.
" hati-hati naiknya " ucap alvian, sambil memegangi lengan kinara
" ckkk ...nyari-nyari kesempatan " gumam kinara tapi masih bisa didengar oleh alvian
Alvian hanya tersenyum, lalu dia menjalankan motornya tapi kemudian berhenti.
" hemmm... Rumahmu dimana?" tanya alvian
" antar saja ke kafe yang kemarin" jawab kinara
" ngapain kesana, kamu harus langsung istirahat" ucap Alvian, dia berpikir kalau kinara akan nongkrong di kafe itu.
" terserah saya mau ngapain, anda hanya mengantar saya, setelah itu kita tidak ada urusan apa-apa lagi" ucap kinara
" ngga bisa, ak masih ada urusan sama kamu" ucap alvian, mencari-cari alasan agar mereka terus bisa berhubungan
" satu lagi, jangan panggil ak dengan panggilan anda, cukup aku sama kamu aja. Ga pake anda atau saya, kalau ngga..." ucap alvian membuat kinara penasaran.
"kalau ngga, mau apa?" tantang kinara
Alvian pun berpikir kalau kinara ingin menantang nya
__ADS_1
" aku juga akan memanggilmu dengan panggilan semauku" ucap alvian
" terserah, cepetan jalan" seru kinara
Alvian pun melajukan kembali motornya menuju tempat yang disebutkan kinara tadi.
tak membutuhkan waktu yang lama, mereka akhirnya sampai di parkiran kafe. Kinara langsung turun walau dengan susah payah.
" pelan-pelan yang, ntar kamu jatuh lagi" ucap alvian yang membuat kinara membolakan matanya.
" apa maksud anda memanggil seperti itu?" tanya kinara, namun alvian tidak memperdulikannya
" hei.." kinara menarik lengan alvian, karena sepertinya alvian akan berlalu.
" apa sayang" ucap alvian malah menggoda kinara, kinara pun menjadi salah tingkah.
" kan tadi ak bilang, akan memanggilmu terserah aku, jadi jangan bantah , ok" jelas alvian
" ngga bisa, enak aja" ucap kinara
" kenapa? Takut pacar kamu marah?" tanya alvian penuh selidik.
"iya" ucap kinara, hanya itu karena dia tidak punya alasan lain.
" itu gampang, bilang aja kalau aku selingkuhanmu" lagi-lagi jawaban alvian bikin kinara melotot
Kinara tidak habis pikir dengan alvian, kenapa cowok itu jadi nyebelin. gimana jadi selingkuhan, pacar aja ga punya, kinara sampai tepuk jidat🤦♀️
Perdebatan mereka di pakiran kafe membuat perhatian orang-orang yang ada didalam kafe teralihkan pada mereka.
__ADS_1
" itu kinara sama siapa? Kayaknya mereka berantem" ucap Ali
Sahabat-sahabat kinara langsung menuju kafe setelah mendengar kabar kinara kecelakaan, mereka sengaja membolos karena mengkhawatirkan kinara.
" nara..." panggil sugeng
Kinara tahu siapa yang memanggilnya, seketika wajahnya langsung ceria, lalu dia melihat kearah sugeng.
" eh ada mas sugeng" ucap kinara dengan senyum yang membuat alvian kesal.
" tadi aja ngomongnya ketus, sekarang senang banget kayak ketemu sama ...." gerutu alvian dalam hatinya. Tapi dia bertanya-tanya apa benar ini pacarnya kinara.
" lu ga apa-apa ?" tanya sugeng sambil memperhatikan kinara dari atas sampai bawah, takutnya ada yang terluka.
" ga apa- apa cuma luka kecil" jawab kinara, sugeng terlihat bingung karena gaya bicara kinara lain dari biasanya.
Kinara sengaja bertingkah agak manja sama sugeng, supaya alvian mengira kalau sugeng itu pacarnya kinara.
" terus ini siapa? Kayaknya tadi lu berantem sama dia" tanya sugeng (dengan logat jawa)
"dia..." jawaban kinara terpotong oleh alvian
" gue pacarnya kinara" jawab alvian
Kinara dan sugeng terkejut, kinara cuma bisa melotot kearah alvian. Sedangkan sugeng bingung sejak kapan kinara punya pacar.
...----------------...
Pengennya bab ini panjang, tapi apa daya sudah mentokkk
__ADS_1