
Ken mencoba untuk menghubungi Sayaka di kabin kamarnya, karena malam itu Gandhi teman sekamar Ken sedang berjaga malam, jadi dia tidak ingin menyiakan kesempatan itu untuk bisa berduaan bersama Sayaka memadu asmara.
Namun tidak ada jawaban dari kamar Sayaka yang membuat Ken menjadi gusar, kemudian dia mencoba untuk menghubungi telepon di Crew Bar dan Open Deck untuk menanyakan kepada siapapun yang ada disana tentang keberadaan Sayaka, namun tidak ada seseorangpun yang mengetahuinya.
Malam itu Sayaka berada di kamar Chiharu untuk meminta maaf kepada Chiharu dan Naomi atas sikapnya kemarin, dia mengakui kalau apa yang sudah dia lakukan adalah karena kesalahannya sendiri, bukan karena masukan dari teman-temannya yang membuatnya semakin terjerumus.
"Chiharu maafkan aku... sungguh semua yang terjadi padaku adalah kesalahanku sendiri." Ujar Sayaka sedih.
"Ayolah Sayaka... kita adalah keluarga kecil yang akan selalu ada satu sama lain untuk saling membantu." Ujar Naomi kemudian.
Mereka berempat akhirnya kembali akrab seperti sebelumnya, dengan tingkah lucu Mayumi yang selalu menghiasai persahabatan diantara mereka dan juga sikap tegas dari Chiharu yang mewarnai. Mayumi kemudian mengatakan kepada Chiharu tentang Firman yang mendapatkan sebuah informasi penting terkait dengan Ken.
"Kini aku tahu, ternyata Ken hanya memanfaatkan Sayaka untuk memenuhi hasratnya sendiri." Ujar Mayumi dengan geram.
"Kalau begitu kita harus memberinya pelajaran nanti, jangan sampai bedebah itu bebas berkeliaran begitu saja." Ujar Naomi kesal.
Tak lama kemudian Firman datang ke kabin Chiharu, mereka merencanakan sesuatu untuk membalas perbuatan Ken dan membuatnya jera. Sementara itu menurut Firman, sebaiknya biarkan dia mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu, baru kemudian mereka bisa menentukan pembalasan apa yang tepat.
Sayaka hanya terdiam membisu mendengarkan umpatan teman-temannya kepada Ken, seseorang yang telah meluluhkan hatinya, pelan-pelan Sayaka mulai merebahkan tubuhnya ke kasur milik Chiharu dan memejamkan matanya.
Chiharu yang melihat hal itu, langsung meminta Mayumi untuk memberikan sentuhan hipnotisnya kepada Sayaka, agar Sayaka tidak terbebani masalah seberat ini. Namun Mayumi malah meminta Firman untuk melakukan hipnoteraphy kepada Sayaka, tentu saja hal ini membuat Chiharu dan Naomi menjadi terkejut.
Mayumi kemudian menjelaskan kepada mereka tentang kehebatan dari Firman dalam melakukan hipnotis, bahkan menurut Mayumi kemampuannya sudah tergolong kemampuan tingkat tinggi yang tidak sembarangan dimiliki oleh seorang pakar sekalipun.
Mayumi juga menceritakan kehebatan Firman, dalam melakukan hipnotis kepada seseorang tanpa perlu menyentuh, sehingga akan lebih tepat ketika dia melakukan hipnoteraphy kepada Sayaka.
"Benarkah apa yang Mayumi katakan tentangmu?" tanya Chiharu kepada Firman.
__ADS_1
Tanpa basa-basi, Firman langsung melakukan hipnotis kepada Chiharu dengan tatapan matanya yang tajam, kemudian Firman menanyakan beberapa hal yang menarik kepada Chiharu, yang membuat semua orang terkagum, bahkan Sayaka yang tadi sudah tertidur pun kini bangun dan terkagum dengan kemampuan Firman.
Saat Naomi yang penasaran ingin tahu siapakah laki-laki idaman dari Chiharu meminta Firman untuk menanyakannya, tiba-tiba saja Firman menghentikan hipnotisnya dan tidak melanjutkannya lagi, ekspresi wajah Firman begitu terkejut ketika Firman menanyakan laki-laki idaman Chiharu.
Firman tahu bahwa dirinyalah laki-laki idaman Chiharu, oleh karena itu sebelum namanya terucap oleh Chiharu, dia memutuskan untuk kembali menyadarkan Chiharu, Firman tidak ingin terjadi permasalahan baru di dalam persahabatan mereka.
"Hey!... kenapa engkau menghentikannya... dia kan belum selesai menjawab?" ucap Naomi penasaran.
"Ah tidak enak... itu kan privasinya yang sebaiknya kita tidak boleh tahu." Ujar Firman menjelaskan.
Firman kemudian melakukan hipnoteraphy kepada Sayaka untuk menenangkan pikiran Sayaka yang begitu kalut, dengan beberapa tips darinya, yang pada akhirnya membuat pikiran Sayaka kembali tenang dan kembali menjadi dirinya sendiri lagi. Semua teman-teman Sayaka terlihat bahagia melihat Sayaka yang kembali terlihat segar dan bergembira.
Sementara itu Ken masih saja berkeliling kapal untuk mencari keberadaan Sayaka, dia menanyakan kepada Rose teman sekamar Sayaka, namun Rose juga tidak mengetahui keberadaannya, hingga pada akhirnya dia bertemu dengan Sayaka di Open Deck, Ken segera menghampiri Sayaka untuk mengingatkannya akan janjinya kepadanya untuk bermesraan di kamar Ken
Ternyata pengaruh hipnoteraphy yang dilakukan oleh Firman iru tidak bertahan lama, hingga pada akhirnya Sayaka tersadar kembali dengan segala sesuatunya dan mengikuti keinginan Ken.
"Jadi dia akan kembali teringat dengan semua hal yang terjadi pada dirinya?." Tanya Mayumi kepada Firman.
"Ya begitulah... tapi setidaknya dia bisa merasa lebih baik dari sebelumnya." Ucap Firman.
"Kenapa engkau tidak mensugestnya untuk melupakan secara permanen?" tanya Mayumi heran.
"Ingat Mayu... kita bukanlah Tuhan yang bisa merubah cerita pada ingatan seseorang, dan jangan pernah melewati batas kita sebagai manusia." Terang Firman meyakinkan.
"Lalu apakah kita akan membiarkan Sayaka menuruti keinginan Ken lagi?" ucap Mayumi mulai khawatir dengan keadaan Sayaka.
"Ayo kita ikuti mereka, biar Ken nanti jadi urusanku." Ucap Firman diikuti oleh langkah Mayumi mengejar Sayaka dari belakang.
__ADS_1
Firman dan Mayumi berhasil menghentikan langkah Ken dan Sayaka, dan meminta agar mereka sebaiknya jangan bersama dulu untuk sementara waktu, namun Ken yang merasa risih dengan ulah Firman dan Mayumi malah menantang Firman untuk mengajaknya berkelahi.
"Kenapa kalian berdua mengganggu urusanku?.... Pergi kalian dari urusanku!" bentak Ken dengan nada marah
"Jangan begitu Ken, kasihan Sayaka... biarkan dia sendiri dulu, kondisi mentalnya masih belum baik." Ujar Firman berusaha menenangkan.
"Jangan ikut campur Firman!.... ingat kamu bukan siapa-siapa dan masih belum punya apa-apa." Bentak Ken seraya mengarahkan jarinya menunjuk ke arah Firman.
"Pergi atau kita selesaikan secara jantan... kalau kamu tidak mau menyesal, maka pergilah sekarang juga." Ujar Ken dengan nada ancaman.
Firman yang memang seorang pakar beladiri pencak silat, tanpa banyak bicara langsung menekuk tangan Ken dan menguncinya di belakang badan Ken, hal itu membuat Ken meringis kesakitan memohon ampun kepada Firman.
"Apakah kamu masih sayang dengan tanganmu ini?... atau biarkan aku mematahkannya." Bisik Firman di telinga Ken.
Mayumi langsung menghampiri Sayaka dan mengajaknya menjauh dari Ken. Tanpa basa-basi ternyata Ken melakukan perlawanan balik dengan menginjak kaki Firman sekeras-kerasnya, namun untungnya Firman menggunakan sepatu safety yang dilapisi besi, sehingga injakan itu tidak terasa sama sekali.
Firman akhirnya mengunci tangan Ken dan menghempaskannya ke arah tembok, pertengkaran mereka ternyata di ketahui oleh Yunichiro yang kebetulan sedang bertugas di gang way kabin mereka.
"Hey!. Hentikan pertarungan kalian." Teriak Yunichiro seraya bergegas berlari ke arah Firman dan Ken yang masih beradu jotos.
Kemampuan Firman dalam hal bertarung berada jauh di atas Ken, hal ini membuat Ken kewalahan dan menyerah saat Firman berhasil mengunci tangannya untuk ke sekian kali.
Yunichiro kemudian mendekap tubuh Ken yang sudah sempoyongan dan menariknya menjauh dari Firman, "Sudah cukup!... sekarang semuanya tenang." Bentak Yunichiro kepada mereka berdua.
"Bisakah engkau menceritakan apa yang sebenarnya terjadi Mayumi?" tanya Yunichiro kepada Mayumi sambil tetap mendekap tubuh Ken dari belakang. Pertanyaan itu membuat Mayumi bingung harus mengucapkan kalimat apa yang tepat.
"Apakah kalian tidak takut di pulangkan secara tidak terhormat dari kapal?" ucap Yunichiro lagi menjelaskan kepada mereka berdua.
__ADS_1