Sakura Yang Menangis

Sakura Yang Menangis
Bab 9 Hubungan Pertemanan


__ADS_3

Dinda dan Hendri sama-sama terdiam,  mereka bertanya-tanya di dalam hati,  siapakah kira-kira orang yang menjadi Dinda palsu.


“Maaf,  aku masih belum bisa percaya kepada ceritamu,  sebelum aku benar-benar tahu,  bahwa kamu adalah Dinda yang dimaksud oleh Ken.” Ujar Chiharu mengejutkan Dinda dan yang lainnya.


“Karena saat Ken menelpon seseorang yang bernama Dinda pada waktu itu,  kami semua percaya dengan Dinda yang berbicara di telepon.” Ujarnya lagi meyakinkan.


Mendengar hal tersebut,  membuat Dinda merasa kecewa dan menangis,  Naomi pun sama terkejut dengan tanggapan Chiharu,  karena menurut Naomi,  apa yang dikatakan oleh Dinda adalah suatu kebenaran yang lebih meyakinkan,  daripada apa yang di katakan oleh Dinda palsu yang sebelumnya.


Namun Chiharu tetap kukuh dengan pendiriannya,  dia akan percaya,  setelah dia benar-benar bisa menemukan mana Dinda yang asli dan mana yang palsu.


“Kita sama-sama tidak tahu,  dan kita sama-sama belum pernah bertemu sebelumnya,  bagaimana mungkin,  untuk urusan penting seperti ini,  aku akan begitu mudah percaya dengan orang yang baru aku kenal.”  Terang Chiharu.


Naomi diam termenung, ‘benar juga apa yang dikatakan oleh Chiharu,  bisa saja Dinda yang saat ini berbicara kepadanya dan yang lain,  justru adalah Dinda yang palsu‘ gumam Naomi di dalam hati.


“Baiklah,  mau percaya atau tidak,  semua orang berhak untuk memutuskan,  yang pasti apa yang aku katakana,  adalah apa yang sedang aku alami dengan Ken,  yang kuharap masih menganggapku sebagai kekasihnya seperti sebelum dia pergi ke kapal.” Ucap Dinda dengan sedih.


“Andai memang Ken sudah tidak lagi menganggapku sebagai kekasihnya,  aku ikhlas dan akan merelakannya,  asalkan dia bisa bahagia.” Pernyataan Dinda tentu membuat semua orang merasa tersentuh hatinya,  tak terkecuali Chiharu.


Sebenarnya Chiharu sudah bisa menilai kebenaran cerita Dinda,  dan dia juga meyakini bahwa apa yang di


katakan adalah semua benar,  hanya saja Chiharu punya caranya sendiri,  bagaimanapun juga,  Sayaka adalah


sahabatnya,  dan dia tahu bahwa Sayaka saat ini begitu kuat dan bahagia bersama Ken,  dan Ken pun juga bisa memberikan energy yang positif kepada Sayaka.


Andai Chiharu menceritakan yang sebenarnya kepada Sayaka,  dan meminta agar Sayaka menjauhi Ken,  lalu apa yang akan terjadi dengan Sayaka selanjutnya. Begitulah yang di rasakan oleh Chiharu di balik sikap kerasnya.


“Baiklah Dinda,  jika memang itu yang kamu katakan,  hatiku ikut tersentuh,  hanya saja aku adalah orang yang tidak mudah percaya,  karena aku bukanlah orang yang sembarangan di dalam bersikap.”Ucap Chiharu kepada Dinda sambil berpamitan kepada Hendri dan Dinda untuk mengakhiri video call mereka.


Gandhi dan Naomi terdiam memandangi Chiharu yang masih tak percaya dengan apa yang di utarakan oleh Dinda,  Chiharu menatap Naomi dan Gandhi.


“Apapun yang akan kita lakukan, harus kita fikirkan terlebih dahulu resikonya,  bukan hanya melihat kepada faktanya saja.” Pesan Chiharu sembari berlalu pergi meninggalkan Gandhi dan Naomi.


Chiharu tidak langsung menuju kabin kamarnya,  dia menelepon ke kamar Sayaka dan mengajaknya untuk bertemu, namun tidak ada jawaban dari kamar Sayaka,  akhirnya Chiharu memutuskan untuk mampir ke open deck untuk sekedar melepas penat dan lelahnya.

__ADS_1


Sayaka dan Ken ternyata berada di open deck,  mereka berdua tampak sedang asyik mengobrol dan membuat iri orang yang berada di dekatnya,  Chiharu sebenarnya ingin mendatangi Sayaka,  namun dia membatalkan niatnya dan memilih untuk memperhatikan mereka dari jauh. Hingga pada akhirnya Chiharu memilih untuk kembali ke kabin kamarnya dan meninggalkan mereka berdua.


Keesokan harinya,  Sayaka terburu-buru menuju ke ruang kerjanya,  untuk pertama kalinya Sayaka terlambat masuk kerja.


“Kamu terlambat 5 menit Sayaka,  ini peringatan pertama bagimu,  jangan sampai kamu terlambat lagi ya.”Ucap Fernando sambil memberikan surat peringatan pertama untuk Sayaka,  Fernando adalah manager Sayaka.


“Maafkan saya Pak,  saya lupa menyalakan alarm pagi saya,  saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi.” Ucap Sayaka seraya menundukkan badannya dan meminta maaf.


“Baiklah,  kalau begitu lanjutkan pekerjaanmu,  hari ini kita akan kedatangan orang baru, persiapkan semua data administrasinya.” Ucap Fernando kepada Sayaka.


Sayaka mengangguk dan bergegas menuju ke meja kerjanya,  segera dia membuka laptop kerjanya dan memeriksa manifest untuk crew baru yang akan datang hari ini.


Betapa terkejutnya Sayaka,  ternyata orang baru yang dimaksud oleh manajernya itu adalah Mayumi,  Mayumi adalah rival Sayaka saat berada di bangku sekolah menengah pertama hingga ke atas,  hanya saja saat di sekolah menengah atas,  Mayumi terpaksa pindah sekolah karena mengikuti orang tuanya yang pindah ke kota lain di wilayah utara Jepang,  dia adalah seorang yang sempurna menurut Sayaka.


“Aku tak menyangka,  ternyata aku akan bertemu Mayumi disini.” Ucap Sayaka kepada dirinya sendiri.


Tak berselang lama kemudian,  Fernando membawa Mayumi ke kantor HR tempat Sayaka bekerja,  dan memperkenalkan Mayumi kepada semua orang,  semua crew dan staff HR tampak begitu kagum dan terpana kepada Mayumi,  begitu cantik,  berwibawa dan juga


Mayumi akan menjadi rekan kerja Sayaka,  menemani Sayaka dalam satu ruang kerja dan dalam posisi yang sama dengan Sayaka.


“Sudah lama tak berjumpa Mayumi,  apakah kamu masih ingat kepadaku?“ Ucap Sayaka sambil menyapa Mayumi.


“Bukankah engkau Sayaka?  teman satu sekolahku dahulu?“ Jawab Mayumi sambil meletakkan jari telunjuknya di bibir.


“Ah,  rupanya engkau tidak lupa kepadaku,  kamu nampak begitu cantik dan sempurna,  selalu begitu sedari dulu.” Jawab Sayaka memuji Mayumi.


“Hey kamu salah,  justru kamu yang tampak luar biasa dan sempurna di mataku,  dari dulu kamulah yang selalu menjadi pusat perhatian di sekolah,  dan hanya kamu yang bisa membuat Tetsuya jatuh hati.” Ucap Mayumi yang balik memuji Sayaka.


Sayaka dan Mayumi adalah bintang saat mereka masih bersekolah dahulu,  bahkan kedua – duanya dulu adalah mantan anggota idol group yang sangat terkenal di Jepang,  hanya saja Sayaka dan Mayumi memilih untuk berhenti dan keluar,  karena mereka ingin focus kepada study nya.


“Jadi sudah lama engkau berada disini?“ Tanya Mayumi.


“Tidak,  aku belum lama berada disini,  aku juga masih tergolong orang baru disini.” Ucap Sayaka.

__ADS_1


“Apakah kalian sudah saling mengenal sebelumnya?“ Tanya Fernando kepada mereka berdua.


“Iya Pak,  Sayaka adalah bintang di sekolah kami dulu,  dia adalah pelajar teladan dan


juga seorang anggota idol group.” Jawab Mayumi.


“Ah tidak pak,  apa yang dikatakan oleh Mayumi,  tidak sepenuhnya benar,  justru Mayumi lah yang seorang bintang dan paling banyak penggemarnya saat sekolah dahulu.” Kata Sayaka.


Fernando hanya tersenyum melihat jawaban mereka berdua,  karena bagi Fernando,  baik Mayumi dan Sayaka,  semuanya adalah bintang yang menyita perhatian banyak perhatian orang di kapal,  dari posisi paling bawah hingga posisi paling atas,  semua akan mengatakan bahwa Sayaka dan Mayumi adalah bidadari keindahan di kapal ini.


Waktu menunjukkan jam istirahat siang,  Fahira yang saat itu sedang menemani Mayumi untuk orientasi tempat kerja dan ship tour,  mengatakan kepadanya untuk menunggu Fahira sebentar,  karena Fahira mendapatkan panggilan dari ship security untuk datang ke kantor kemanan.


Mayumi di tinggal oleh Fahira di crew mess,  Mayumi yang masih baru dan duduk sendirian di salah satu kursi crew


mess,  menjadi bahan pemandangan bagi setiap crew yang datang ke crew mess atau yang hanya lewat saja.


Ken dan Marco yang saat itu sedang mampir di crew mess,  tak luput dari keterpanaan mereka saat bertemu dengan Mayumi,  bahkan Marco pun langsung jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Mayumi.


“Aku rasa,  aku kini telah jatuh cinta kepadanya Ken,  ayo kita temui dia.”Ucap Marco ketika terpana melihat kecantikan Mayumi untuk pertama kali.


“Dasar kamu ini Marc,  aku rasa bukan hanya kamu saja yang akan jatuh cinta pada pandangan pertama pada wanita secantik itu,  semua laki-laki yang melihatnya pasti akan jatuh cinta seperti dirimu Marc.”Ucap Ken.


“Oleh karena itu,  ayo lekas kita kesana dan merebut hatinya,  karena kesempatan itu hanya datang sekali Ken.“ Ucap Marco yang sudah tidak bisa menahan hasratnya lagi.


Mereka berduapun mendekati Mayumi yang sedang duduk sendiri,  dan dengan malu-malu Marco mulai


memperkenalkan dirinya,  disusul oleh Ken kemudian. Dengan ramah Mayumi menerima perkenalan mereka berdua,  setelah itu Mayumi memperkenalkan dirinya kepada Marco dan Ken.


Mereka terlibat obrolan yang begitu akrab setelahnya,  karena memang Marco adalah seorang ahli dalam hal memikat hati wanita.


Warsana yang sedari tadi melihat percakapan antara Mayumi,  Ken dan Marco,  tampak tidak begitu senang,  di dalam hati Warsana masih menaruh dendam kepada Ken,  perasaannya kepada Sayaka yang tidak terbalas adalah penyebab utamanya.


Fahira kemudian muncul kembali di crew mess,  dan mengajak Mayumi untuk kembali melanjutkan Ship tour mereka yang terjeda beberapa saat,  Mayumipun berpamitan kepada Ken dan Marco guna melanjutkan kembali kewajibannya,  Marco yang sudah benar-benar di mabuk asmara kepada Mayumi,  hanya terdiam penuh senyum sambil memandangi Mayumi terus,  Mayumi yang menyadari hal tersebut,  hanya tersenyum dan berlalu begitu saja meninggalkan Marco.

__ADS_1


__ADS_2