
Hari ini adalah hari pertama Dila resmi menjadi baby sister Bisma, tidak sulit bagi Dila meluluhkan hati anak tampan itu Karna memang perawakan Dila yang keibuan dan hatinya yang penyabar membuat setiap anak kecil betah bermain dengan dia.
pagi ini semua anggota keluarga Candra tengah duduk di kursi masing masing dan menyantap makan mereka,sambil sesekali berbincang.
selesai menyantap makanan seluruh anggota keluarga Candra pun melanjutkan aktivitas masing masing.
" mom aku berangkat dulu ya" pamit Desi sambil membawa tas sekolah miliknya dan bergegas pergi meninggalkan mereka
" hati hati sayang" jawab momi cat saat melihat putri kecilnya sudah berlari menjauh dari ruang makan
" Tante sama om jadi anterin aku ke bandara kan" tanya Aisah yang memang hari ini akan pulang ke Samarinda
" hmmm gimna pa,kita kan ada pertemuan mendadak sama temen papa" tanya momi cat sambil menoleh kearah papa Candra dan memberikan kodenya
" Haduh sah maaf ya tadi malam om lupa ngasih tau kamu kalo om sama Tante gak bisa anterin" jawab papa Candra yang sudah di beri kode momi cat
" eh gimana kalo Arya sama Dila aja yang nganterin, sekalian ngajak Bisma jalan biar dia gak jenuh di rumah" sahut momi cat sambil tersenyum dan menatap kedua orang yang kini duduk bersebelahan Karna Dila belum selesai menyuapi Bisma.
" Betul kata momi,hari ini kan kamu gak usah pergi ke kantor Arya" papa Candra yang sudah di sering momi cat ikut menimpali
Arya yang sedari tadi diam mendengarkan dan obrolan kedua orang tua dan sepupunya akhirnya membuka suara
" Ok" sahut Arya singkat
"gimana Dila kamu mau kan" tanya momi cat menatap Dila yang masih sibuk dengan Bisma.
" saya mau saja buk" jawab Dila sambil menoleh ke arah momi cat dan tersenyum.
setengah jam berlalu Aisah yang masih sibuk membersihkan barang miliknya yang akan iya bawa pulang dan yang akan iya tinggal.
di kamar yang berbeda Arya sudah siap dengan pakaian santainya dan akan menggantikan pakaian Bisma, Karna sudah menjadi kebiasaannya memandikan dan mengurus semua keperluan Bisma sendirian, meski dulu dia punya istri namun selalu Arya yang mengurusi Bisma.
" ayo sayang ganti baju dulu, kan kita mau nganterin onti sah pulang" bujuk Arya kepada Bisman yang sudah mulai aktif kesana kemarin dan sulit untuk memakainya pakain.
Bisma yang di panggil papinya hanya tertawa sambil terus berlarian kesana kemarin.
tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu di kamar Arya, yang membuat kedua laki-laki berbeda umur itu menoleh.
Arya berjalan menuju pintu kamar untuk melihat siapa yang datang
" maaf pak dek Bisma nya" belum sempat Dila selesai berbicara Bisma yang berlari dari arah dalam kamar menghampiri dirinya.
__ADS_1
" mbk la" panggil Bisma yang langsung memeluk kaki Dila, Dila yang di peluk kakinya langsung berjongkok.
" sayang kok belum pakai baju,kita kan mau ke bandar nganterin onti sah pulang" tanya Dila ke anak kecil yang terus memeluknya itu.
" bicma dak au pacek baju papi,aunya Ama mbk la" jawab bisma polos dengan cedalnya.
" ya udah ayok kita ganti baju dulu" jawab Dila dan langsung masuk ke dalam kamar tanpa memperdulikan sang pemilik kamar.
sedangkan Arya yang melihat semua kejadian tadi hanya tersenyum dan memperhatikan dari samping pintu kamar, bagaimana Bisma bisa begitu anteng saat Dila menggantikan pakaiannya dan juga mendadani dirinya menjadi semakin tampan.
" Alhamdulillah udah ganteng,udah wangi hemm" Dila berkata sambil mendekatkan wajahnya ke arah Bisma seakan-akan mencium bau yang sangat harum.
Bisma yang mendapat pujian, tertawa bahagia dan langsung mencium pipi dila.
" hemm, " Arya pura pura terbatuk dari arah belakang membuat Dila teringat sedang berada di mana
" eh pak Arya maaf saya sudah lancang" Dila yang melihat Arya mendekat kearahnya langsung berdiri dari duduknya dan menundukkan kepalanya malu.
"its ok , yang penting Bisma sudah mau di pakaikan baju dan juga udah wangi" jawan Arya sambil tersenyum.
kemudian mereka bertiga keluar kamar dengan Arya yang menggendong Bisma dan Dila yang berjalan di sampingnya membuat mereka seperti keluarga yang bahagia.
" bagaimana kalian bisa kompak turun bersama" tanya momi cat yang masih terpana
" maaf, tadi ibukan menyuruh saya melihat Bisma keatas," jawab Dila sambil menundukkan kepalanya
momi cat yang tersadar dengan kata katanya langsung mendekati Dila.
" hehe iya gak papa nak," jawab momi cat yang sudah hendak memeluk Dila
"sudah siap sah,yuk berangkat sekarang" ajak Arya yang malas menanggapi mominya
" sudah " jawab Aisah beranjak dari duduknya dan menyalami tangan Om dan Tantenya
setelah berpamitan mereka pun melajukan mobil yang di kemudi oleh Arya,di dalam perjalanan Bisma yang jiwa keingintahuanny mulai muncul terus bertanya tentang apa yang dilihatnya, dengan sabar Dila memberi tahu Bisma dengan bahasa yang mudah di pahami anak anak.
lima belas menit kemudian mereka sampai di bandara dan mengantarkan Aisah masuk pesawat, setelah pesawat yang di tumpangi Aisah lepas landas Arya,Dila,dan Bisma pun pergi menuju parkiran dimana mobil mereka terparkir.
Arya sudah duduk di belakang kemudi menyaksikan Aisah yang sudah duduk di bangku belakang.
" ada apa pak apa ada yang salah" tanya Dila polos,Karna dari tadi Arya tidak melajukan mobilnya
__ADS_1
" iya ada, apa saya sopir kamu" tanya Arya menjahili Dila
" bukan" jawab Dila singkat
" jadi kenapa kamu duduk di belakang" jawab Arya
" ya saya harus duduk di mana pak" jawab Dila polos Karna tidak mengerti maksud Arya
" astagfirullah Dilla,ya duduk di sini lah" jawab Arya menepuk kursi di sebelahnya.
" bukanya kalo duduk bersebelahan itu tandanya kita adalah pasangan atau orang dekat pak" jawab Dila polos
dek
Arya yang mendengar perkataan Dila, jantungnya tiba tiba berdetak kencang
" Dila duduk di depan saya bukan supir kamu" jawab Arya cepat Karna ia tak mau Dila dengar suara detak jantungnya
" okey siyap " jawab Dila yang langsung turun dan duduk di kursi sebelah Arya sambil memangku bisma.
setelah itu mereka pun maljukan mobilnya di salah satu Mall megah di kota itu, manun saat mereka masih dalam perjalanan suara azan Zuhur terdengar.
" pak ayo ke masjid dulu" ajak Dila sambil memperhatikan Arya
" hmm ayo, eh tapi masjid terdekat disini masih agak jauh tapi Koo ada suara azan ya" bingung Arya mencari sumber suara.
" hehe itu suara hp saya pak yang menunjukkan waktu solat" jawab Dila tersenyum
lima menit kemudian mereka memasuki area masjid yang sudah mulai bubar karna orang orang selesai melakukan sholat
mereka pun turun dari mobil dan bergegas wudu ke tempat masing masing.
tak lama kemudian ketiganya keluar tempat wudu bersama dan hendak masuk ke dalam masjid.
Bisma yang memang sudah terbiasa di ajak Arya sholat, kini sudah mengerti dan ikut sholat sebagai makmum bersama Dila dan Arya sebagai imamnya .
selesai sholat Arya membalikkan badannya agar Bisma Salim,namun saat melihat ke belakang, Arya melihat Dila yang tengah berdoa tiba tiba terbersit keinginan untuk mengulurkan tangannya agar di cium oleh Dila.
dan ternyata Arya benar'benae mengulurkan tangannya di hadapan Dila, Dila yang terkejut membelalakkan matanya dan berkata.
" maaf saya gak bisa Salim sama pak Arya,kita belum muhrim" perkataan Dila yang membuat Arya tersadar dan membalikkan badannya malu
__ADS_1