
Akhirnya pesta ulang tahun Bisma pun selesai pada sore harinya, kini semua tamu sudah berpamitan untuk pulang .
tinggal keluarga Vina dan keluarga papa Candra yang tersisa di rumah Arya. saat ayah Vina berpamitan untuk pulang papa Candra mengajaknya untuk sholat magrib dan makan malam bersama.
" Pak kami pamit dulu sudah hampir magrib" pamit ayah Vina hendak beranjak dari duduknya
" kita sholat jamaah dan makan malam disini saja pak" papa Candra mengajak
" apa tidak merepotkan pak" tanya ayah Vina melihat Arya
" tidak pak, BPK dan keluarga bisa makan disini dulu" jawab Arya membalas perkataan ayah Vina
ayah Vina pun mengangguk menyetujui ajakan papa Candra
" kalian bisa istirahat di kamar tamu itu" tunjuk Arya di dua kamar yang berdekatan
setelah Vina dan keluarga masuk kedalam kamar tamu Arya langsung mencari Dila dan Bisma.
Arya menghampiri Dila yang kini tengah mencuci piring bekas tadi siang
" ada yang bisa aku bantu" tanya Arya mendekat di samping Dila
" ah gak usah mas udah mau selsai juga kok, mas Arya udah laper ya kok nyamperin ke dapur, momi, Desi, papa Candra, dan tamu tadi apa sudah pulang?" rentetan pertanyaan Dila yang membuat Arya gemas
" astagfirullah aku kesini mau bantuin kok malah di interogasi" jawab Arya memutar bola matanya
" ya kan sekalian mas, ini di susun kalo bantu" jawab Dila sambil menyerahkan setumpuk piring
" keluarga ku dan tamu tadi mau sholat dan makan malam disini apa kamu keberatan?" tanya Arya sambil menyusun piring
" ya bagus dong mas, jadi rame Kenap juga aku keberatan kan aku bukan nyonya rumah ini, " jawab Dila sambil tersenyum
" yaa kan siapa tau kamu mau bedua terus sama aku" Arya menggoda Dila
"Ih apa sih mas kok kepedean abis,udah cepetan selesaikan itu tugasnya dah bantuin aku nyiapin makan malam" jawab Dila
" katanya bukan nyonya rumah tapi kok " Arya gemas
Dila sudah berlalu tak mendengarkan gumam Arya, dia menyiapkan makan malam untuk banyak orang bersama Arya di dapur, tanpa mereka sadari ada dua pasang mata dari arah yang berbeda sedang menyaksikan tingkah Arya dan Dila .
waktu magrib pun tiba kini dua keluarga di tambah Dila dan bisma sudah berada di salah satu ruangan untuk melakukan sholat jamaah magrib bersama yang di imammi oleh Arya
selesai sholat magrib mereka menuju ruang makan Karna perut sudah keroncongan, sebelum semua berada di meja makan Dila sudah menyiapkan makanan di atas meja beserta minum
" wahhhhh kelihatan lezat sekali" momi cat mendekat dan langsung membantu Dila menata piring
Dila hanya menebar senyum manis mendengar pujian momi cat
" wahhhh mbk yang masak semua ini" tanya Desi yang berjalan bersama ayah,mas, dan juga keluarga Vina menuju meja makan
__ADS_1
" ini mas Arya yang masak, mbk cuma bantuin" jawab Dila sambil tersenyum ramah
" kamu yang masak juga, aku yang bantuin" jawab Arya sambil menuju kursinya
" sudah sudah, intinya kalian berdua yang masak, " momi cat memutuskan perdebatan dua manusia itu
Vina melihat Dila dari atas sampai bawah ada pertanyaan dari hatinya siapa wanita ini.
kini semua telah duduk di kursi masing masing
dengan posisi ayah Candra di kepala meja ,momi cat di sampingnya, diikuti Desi dan ibu Vina, ayah Vina duduk di kepala meja satu lagi , diikuti oleh calon suami Vina, vina ,Bisma, Dila, dan Arya.
" Ayo bisma pimpin doa sebelum makan dulu" pinta Arya
" okey papi, BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIam allahumma bariklana fima rozaktana wakina azabannar Bisma makan sama papi, sama Oma,sama oppa, sama onti Desi sama bunda aamiin" Bisma mengusap wajahnya dengan kedua tangannya
"aamiin " semua serentak mengaminkan doa Bisma
Vina masih termenung dengan lamunannya mencoba mencari tau siaoa wanita di sebelah Arya itu .
Dila seperti biasanya mengambilkan sepiring nasi lengkap dengan lauk pauknya untuk Arya dan bisma, mereka bertiga sibuk dengan makanan mereka dan bercanda .
" ehekhh, tolong disini juga ada orang" momi cat membuat dila tersadar dan langsung berdiri dari duduknya
" eh maaf mom, sini pa biar Dila yang ambilin" Dila mengambilkan sepiring nasi untuk papa Candra
" jadi papa aja momi enggak ni?" momi cat pura pura ngambek..
" Bundaaa aku mau di suapii" rengek Bisma karena melihat Dila hendak di rebut Oma dan opa nya
" uhuk uhuk" Vina tersedak setelah mendengar rengekan Bisma
" sini sayang, aku siapi ya" tawar Vina mengambil sendok Bisma
" maaf Tante, Bisma maunya sama bunda, nantik bunda di ambil Oma sama opa " jawab Bisma hendak menangis
" ini bundanya Bisma, " Vina menunjuk ke dirinya sendiri
" aku mau bunda" kekeh Bisma
" bunda yang mana sayang hmm" tanya Vina
" itu bundanya Bisma Tante, cantik kan" Dengan bangga Bisma menunjuk Dila sebagai bundanya
" oiya kalian belum pada kenalan kan sama dia" momi cat buka suara
" kenalin ini Dila orang yang dari tadi di panggil Bundanya Bisma, Dila kenalkan mereka adalah orang tua Vina, dan ini calon suami Vina dan dia adalah Vina " momi cat memperkenalkan satu persatu tamunya..
Dila tersenyum dan menunduk wajah nya memberikan hormat dan kembali ke tempat duduknya Karna Bisma sudah memanggilnya..
__ADS_1
" Hay Dila, kamu istri baru nak Arya" tanya ayah Vina.
" saya" belum menyelesaikan jawabnya Arya sudah memotongnya..
" doakan saja yang terbaik pak buat kami, dan kalo ada kabar bahagia saya tidak akan menutupi" jawab Arya
" jadi kalian belum menikah, tapi sudah tinggal bersama heh" Vina berbicara menyindir
" kami tinggal bersama tapi kami tau batasan antara wanita dan seorang pria, bukan seperti seseorang yang masih mempunyai suami tapi sudah sering tidur dan berzina dengan laki laki lain " jawab Arya tegas dan mencengkeram sendoknya menahan geram
" sudah sudah kita sedang makan dan disini ada bisma juga kalian sudah dewasa " papa Candra tegas
semua kembali makan dengan diam tenggelam dalam pikirannya masing masing hinggal makam malam berahir .
selesai makan kedua keluarga besar itupun kembali ke rumah masing-masing..
****
2 hari sejak kejadian malam itu Dila memutuskan untuk berbicara kepada Arya tentang pengunduran dirinya yang akan sebentar lagi masuk kuliah.
" mas aku mau ngomong sesuatu" Dila berkata sambil duduk di kursi ruang keluarga
" ada apa, kelihatan gugup banget" tanya Arya kwartir
" aku dua hari lagi mau masuk kuliah lagi mas, aku takut gak bisa jagain Bisma jadi aku mau kembali ke tempat kos ku lagi" sambil menundukkan kepalanya Dila berbicara
" apa kamu gak kasian sama Bisma,dia sangat menyayangi mu" tanya Arya
" aku sangat gak tega mas, " jawab Dila bercucuran air mata
Arya yang melihat Dila menangis sepontan memeluk tubuh Dila dari samping dan mencium puncak kepalanya
Dila yang tersadar langsung menjauhkan tubuhnya
" mas aryaa"teriak Dila..
" maaf aku sepontan,ya udah gak usah balik ke kos kalo kamu selesai kuliah pulang ke rumah ini dan seperti biasanya" jawab Arya
" aku takut gak bisa jagain Bisma mas" jawab Dila
" enggak kok kamu bisa, nantik pagi Bisma kan juga udah Sekolh dan aku cek jadwal mu juga saat Bisma pulang kamu juga udh pulang kuliah" jawab Arya
Dila menggukan kepalanya , ..
" sekarang kami siapa siap sama Bisma kita ke MALL beliin perlengkapan sekolah Bisma" ajak Arya
Dila berlalu pergi meninggalkan Arya untuk bersiap siap.
Assalamu'alaikum semua pembaca setia, thank ya udah mau nunggu up autor ❤️❤️
__ADS_1
jadi ini author sempat sempatin buat nulis di tengah ujian jadi maaf yaa up-nya lama
Happy reading semua 😚