
Hari ini seperti biasanya dila selalu menyiapkan makanan untuk Arya dan Bisma. selesai menyiapkan makanan Dila menunggu kedua bos nya itu di meja makan, sepuluh menit ia menunggu Arya dan Bisma tak kunjung datang akhirnya ia memutuskan untuk naik ke lantai atas ke kamar bosnya itu.
tok tok
" Assalamu'alaikum mas " panggil Dila di depan pintu, berkali kali ia ketuk namun tetap tak ada jawaban dari dalam, Dila memutuskan untuk masuk takut terjadi apa-apa dengan kedua orang itu.
sampai dilam kamar Dila mendapati Arya yang tengah berbaring di ranjangnya dengan selimut menutupi seluruh tubuhnya,dan Bisma masih terlelap di sampingnya, Dila mencoba mendekati Arya untuk memastikan keadaan.
" mas bangun udah siang waktunya kerja" panggil Dila yang berdiri di samping ranjang, namun tak ada sahutan dari Arya, Dila merasa ada yang tidak beres dengan Arya, Karna biasanya Arya selalu bangun pagi dan selalu berjamaah di masjid tapi berbeda dengan hari ini.
" mas Arya gak papa" tanya Dila yang sedikit cemas, Bisma yang mendengar suara Dila terbangun dari tidurnya.
" selamat pagi bunda" sapa Bisma dengan suara bangun tidur
" eh bunda,?" bingung Dila Karna Bisma memanggilnya bunda
"selamat pagi bunda" ulang Bisma Karna tak mendapat jawaban Dila
" selamat pagi sayang" sahut Dila Karna sapa Bisma berulang, setelah mendengar jawaban Dila,Bisma memeluk tubuh Arya
" selamat pagi papi," sapa Bisma memeluk tubuh papinya di samping namun baru sebentar ia memeluk tubuh papinya
" awwww panas cekali" jerit Bisma melepaskan pelukan dari papinya
Dila yang terkejut mendengar Bisma menjerit panas setelah memeluk tubuh papinya langsung tambah panik.
" papi panas nak" tanya Dila memastikan
" iya bunda tubuh papi kayak telbakal" jawab Bisma menjelaskan
" ya udah bunda ambil termometer dulu kami jagain papi ya sebentar" Dila bergegas keluar kamar untuk mengambil termometer dan juga kompres untuk Arya, setelahnya ia langsung kembali ke dalam kamar Arya.
saat hendak mengecek suhu tubuh Arya Dila Bingung harus bagaimana Karna ia bukan muhrim Arya,
" Bisma sayang kamu tarik selimut papi ya," pinta Dila ke anak ganteng itu
Bisma menarik selimut Arya sampai terjatuh di lantai,
" nah sekarang angkat tangan papi," instruksi Dila kepada bism, Bisma pun penarik tangan Arya mebuja ketiak papinya, Dila meletakkan termometer di ketiak Arya.
__ADS_1
" nah sekarang tangan papinya di turunin dulu" perintah Dila lagi, Bisma mengembalikan posisi tangan Arya lagi seperti semula.
setelah menunggu kurang lebih lima menit Dila mengambil termometer dari ketiak Arya dan dilihatnya suhu tubuh Arya mencapai 39° Dengan segera mengompres kening Arya.
" Bisma sekarang kamu mandi dulu, biar papi istirahat sebentar" ajak Dila
" ok bunda" sahut Bisma yang menurut dengan Dila
setelah selesai mandi dan berganti pakaian Bisma kembali ke sisi papinya
" makan dulu yukk bunda siapin ya" Dila mencoba membujuk Bisma
" makanya sama papi bunda" rengek Bisma
" ya udah tapi bunda buatin bubur buat papi dulu ya sayang, kamu jagain papi kalo ada apa apa panggil bunda" perintah Dila ke anak kecil itu
" okey bunda" jawab Bisma sambil mengangkat jempolnya
Dila keluar kamar dan turun menuju dapur untuk membuat bubur untuk Arya dan menyiapkan sarapan Bisma, sampai ia sendiri lupa bahwa dia juga belum sarapan. lima belas menit kemudian bubur sudah matang Dila langsung menaruhnya di atas mangkuk dan mengambil piring untuk sarapan Bisma, tak lupa ia juga mengambil Paracetamol obat pereda panas, setelah semuanya siap di atas nampan ia kembali menuju kamar
" sayang sarapan sudah siap sini bunda suapin" Dila berjalan menuju ranjang dan duduk di samping Bisma
Arya mengerjakan matanya, setelah matanya terbuka ia melihat wajah manis Dila dengan senyuman lucu.
" sarapan dulu mas aku udah bawain bubur,sama obat penurun panas" tekad Dila
" aku lemes gak kuat ngangkat sendok" jawab Arya
" ya udah mas duduk dulu biar aku supi bergantian dengan Bisma" jawab Dila, Arya pun menyenderkan tubuhnya di kepala ranjang,
" ini minum dulu mas" kata Dila sambil memberikan segelas air putih hangat, setelah Arya minum ia kemudian mulai menyuapi Arya dengan lembut.
" Bunda aku belum di supi" rengek Bisma
" Bunda?" Arya bingung dengan panggilan Bisma itu
" iya bunda papi" jawab Bisma sambil meringsuk ke samping Dila
" maaf mas tadi Bisma manggil aku bunda, aku gak ngajarin Koo sumpah" Dila menjelaskan
__ADS_1
" gak papa kok" jawab Arya lemah
" Bunda supi lagi" rengek Bisma kembali
Dila pun mulai menyuapi dua bayi Vega generasi itu bergantian sampai habis semua. saat kedua orang itu selesai dengan sarapan yang di suapi Dila terdengar suara kroncong dari perut Dila,
" kami belum makan" tanya Arya sambil melihat kearah Dila Karna mendengar suara kroncong dari perut Dila
" aku lupa belum sarapan mas tadi panik tau kamu sakit" jelas Dila sambil memberikan obat dan air putih untuk Arya
" kamu sarapan dulu, aku gak papa" jawab Arya
" tapi kamu" kata Dila
" udah aku gak papa bunda" Arya mulai menirukan Bisma
. setelah perdebatan kecil itu Dila kembali ke meja makan untuk sarapan, saat tengah sarapan ponselnya berdering dilihatnya layar ponsel nomor tidak di ketahui menelvon hinggal beberapa kali.
" hallo Aslamualaikum"
" wa'alaikumsalam Dila, maaf menelpon, aku mau tanya, ini aku Riki apa Arya gak masuk kantor hari ini, aku telvon ke hp Arya dari tadi gak bisa soalnya" riki di sebarang telvon
" mas Arya gak bisa ke kantor hari ini dia sakit," jawab Dila
obrolan berahir setelah jam kemudian, Dila kembali ke dalam kamar untuk menyampaikan pesan Riki di telvon tadi.
" mas, mas Riki tadi telvon aku ,dia tanya kenapa kamu gak ke kantor" kata Dila sambil memainkan ponselnya..
Arya yang mendengar Dila menyebut nama Riki langsung teringat kemari yang membuat marah mode on,
" kenapa gak langsung ngehubungi aku, aku gak suka kamu berhubungan sama Riki" jawab Aray judes
" hp kamu gak aktif katanya mas, memang kenapa mas" tanya Dila bingung
.
Arya bingung dengan jawaban pertanyaan Dila, akhirnya ia memutuskan untuk diam seribu bahasa merajuk, ngambek mode on.
hallo semua maaf ya sekarang up nya gak sore sore lagi, Karna ada satu dan lain hal ...
__ADS_1
happy reading semua 😚