Sang Baby Sister

Sang Baby Sister
jadi baby sister


__ADS_3

pagi ini Dila tengah bersiap untuk mengantarkan kedua sahabatnya yaitu Lia yang akan pulang kampung,dan Evi yang akan ke kota sebelah mengunjungi nenek nya, sedangkan Wanda yang masih stay di kos Karna belum jadwal libur.


setelah dua sahabatnya pergi Wanda dan Dila kembali masuk ke dalam kamar mereka untuk bersiap Melanjutkan aktivitas masing masing.


" mau kemana aja hari ini wan" tanya Dila yang berjalan sejajar dengan Wanda


" cuma ke kampus,haduh ujian semester gue belum selesai Dil," gerutu Wanda kepada Dila


" wahahah semangat Kaka" goda Dila sambil tertawa mengepalkan tangannya keatas


" eh ngomong-ngomong lo gak ikut pulang Lia,atau ikut si Evi" tanya Wanda menatap Dila


" enggak ah nanti cahabat aku ini kesepian gimana" jawab Dila di sok imut di selingi tawa


" ih amit amit punya sahabat ko koplak gini ya Allah" gerutu Wanda sambil menggelengkan kepalanya


" wahah gue hari ini mau ketemu mertua" jawab Dila dengan muka sok seriusnya,Wanda yang mendengar itu seketika langsung menghentikan langkahnya dan membelalakkan matanya.


saat Wanda menatapnya dengan wajah kagetnya ia langsung berteriak.


" Tapi boong" teriak Dila yang langsung berlari menjauhi Wanda Karna takut terkena gebukan dari sahabatnya itu.


Wanda yang merasa jengkel pun menyusul larian Dila dengan tangan siap memukul.


saat tiba di depan pintu kamar Wanda dila menghentikan langkahnya dan tertawa puas sembari mengatur nafasnya, tak lama Wanda pun datang dan melakukan hal yang sama dengan Dila.


siang harinya Dila yang sudah selesai melaksanakan sholat Zuhur bersiap untuk menemui Aisa di rumah tantenya.


saat tengah bersiap menggunakan hijab nya hp milik Dila berdering menandakan panggilan masuk dilihatnya nama dari layar hp nya tertulis nama Aisah.


" halo Aslamualaikum sah" Dila setelah menggeser tombol hijau


" halo Dil di mana udah otw belum" tanya Aisah di sebrang sana


" iya bentar lagi juga otw , Sherlock aja ya rumahnya " jawab Dila sambil membenahi jilbab dan pakaian miliknya.


" ok gue kirim lewat chat" jawab Aisah


" okey " sahut Dila dan langsung mematikan sambungan telepon, tak lama notifikasi berbunyi Aisah sudah mengirimkan rumah tantenya.


Tak lama kemudian Dila yang sudah siap,langsung keluar dari kamarnya dan menunggu ojek online untuk mengantarkan dirinya.


Lima menit menunggu akhirnya Aban ojek datang Dila langsung bergegas naik


" sesuai aplikasi ya mas" kata Dila yang sudah duduk di jok belakang


" okey mbk" Jawa sang abng ojol, mereka pun melakukan motonya ke alamat rumah yang dikirim Aisah


dua puluh menit di perjalanan Dila akhirnya sampai di depan gerbang sebuah ruma besar


" sudah Sampek mbk" kata abng ojol


" eh iya makasih ya mas, nih ongkosnya mas" sahut Dila sambil menyerahkan uang lima puluh ribu rupiah


" sebentar kembaliannya ya" jawab abng ojol yang hendak membuka dompetnya


" gak usah buat masnya aja" sahut Dila kemudia menyerahkan helm ke abng ojol itu sambil tersenyum


" masyllah makasih ya neng" setelah abng ojol pergi Dila langsung menelpon Aisah untuk memberikan kabar dia sudah sampai


tak sampai lima menit ia mematikan telepon, nampak seorang satpam yang berumur 40 th membukaan gerbang


" mbk Dila kan ya" tanya satpam itu


" betul pak saya Dila apa Aisah ada di dalam" jawab Dila sopan


" ada sampean sudah di tunggu " jawab satpam itu

__ADS_1


" maaf pak lewat sebelah mana ya masuknya" tanya Dila dengan sopan


" sebentar ya mbk bentar lagi istri saya datang" sahut satpam itu sambil mengunci kembali gerbang


tiba tiba Dila di kagetkann dengan tepukan di pundak dari belakang


" mbk Dila ya" tanya wanita yang mengagetkan Dila itu


" iya buk saya Dila" jawab Dila tersenyum dan hendak menyalami tangan wanita itu


" eh ya ampun mbk saya cuma pembantu disini ,


tidak pantas sampean mencium tangan saya" wanita itu merasa tidak pantas di cium tangannya oleh tamu majikannya


" ibuknya kan lebih tua dari saya," jawab di sambil tersenyum ramah dan memancarkan aura dari dalam. pak satpam dan istrinya sampai terpana beberapa saat,


ya ampun mbk inii udah cantik,sopan emang cocok sama mas Arya, batin wanita itu.


" jangan panggil saya buk,panggil aja saya mbok imah mari saya antar ke dalam mbk" jawab mbok Ijah


setelah sampai di dalam rumah Dila langsung di sambut oleh Aisah dan adik sepupunya Desi


" kok lama banget sih " tanya Aisah


" tadi aku ngobrol dulu sama mbok Ijah Dann suaminya" jawab Dila jujur


" mbok Ijah tolong bikinin Dila minuman ya" pinta Aisah ke mbok imah yang masih di situ


" siyap mbk Aisah" jawab mbok Ijah sambil berlalu pergi


" oiya Dil kenalin ini Desi adik sepupu gue" Aisah mengenalkan Desi kepada Aisah


" halo, Dila " sapa Dila kepada Desi dengan mengulurkan tangannya


" Desi" jawab Desi tersenyum


" aku kelas XI mbk, oiya mbk Aisah udah banyak cerita soal mbk Dila ke aku aku Sampek ngefans Lo" jawab Desi semangat Karna memang dia sudah tau Dila yang mau berteman dan Ramah ke siapa pun itu.


" wahh mbk jadi malu ni " jawab Dila sambil tersenyum


saat ketiganya tengah asik bercerita dengan Desi sudah duduk di samping Dila tiba tiba momi cat datang dan duduk di samping Dila


" kamu Dila kan" tanya momi cat kepada Dila Karna terkejut dengan apa yang ia lihat


" eh ibuk yang waktu itu di minimarket kan, apa kabar buk" jawab Dila sopan dan kembali mencium punggung tangan momi cat.


" ya ampun akhirnya ketemu juga sama kamu nak" sahut momi cet langsung memeluk Dila


" momi kenal sama mbk Dila" tanya Desi yang ada di samping Dila


" tentu aja momi kenal, Aisah ini temen kamu yang kamu bilang itu" tanya momi cat mengalihkan pandangannya menatap Aisah.


" iya Tan dia yang aku bilang mau cari kerja kemarin" sahut Aisah santai


" di terima langsung di terima" sahut momi cat dengan perasaan bahagia menemukan Dila


" Alhamdulillah terimakasih buk, saya kerja apaa?" tanya Dila tersenyum


seketika momi cat terdiam, Karna perasaan bahagia menemukan Dila, dia lupa kerjaan apa yang akan ia berikan agar Dila bisa dekat dengan Arya Karna niat awal momi cat menjadikan Dila sebagai menantu dengan cara alami .


Namun tiba tiba Bisma yang baru terbangun dari tidurnya langsung menghampiri momi cat dan tercetuslah ide.


" Dila mama sambung Bisma" jawab momi cat sepontan yang membuat ketiga wanita yang ada di depannya kaget


" maksudnya jadi baby sister Bisma" ralat momi cat cepat


Desi yang melihat gelagat mominya menangkap maksud terselubung mominya

__ADS_1


" mau buk mau saya suka adek Bisma yang tampan ini" jawab Dila tersenyum ramah


" oke mulai besok kamu nginep di rumah ini ya nak" jawab momi cat bersemangat.


" kalo begitu saya pulang dulu buk untuk berkemas" jawab Dila hendak berpamitan


" aku ikut" sahut Desi


" atu juja Icut onti Deci" sahut Bisma yang nemplok di pangkuan Desi


" okey kalo gitu malam ini kamu udah nginap dan makan malam disini Dila,Desi " jawab momi cat


setelah itu Desi,Bisma dan Dila sudah sampai di kosan milik Dila untuk mengemas barang Dila


Wanda yang melihat kamar Dila ada seorang anak kecil yang tampan langsung masuk dan bertanya.


" mau kemana Dil" tanya Wanda yang melihat Dila mengemas barang nya


" kan tadi pagi udah bilang" jawab Dila


" eh jangan bercanda" Wanda yang tak terima dengan jawaban Dila memasang wajah marahnya


" wahaha enggak aku mau pindah ke rumah mereka karena aku kerja jadi baby sister Bisma" jawab Dila sambil mengenalkan Desi dan Bisma


saat hari mulai petang Dila, Desi dan Bisma berangkat menuju rumah momi cat, setelah Dila berpamitan kepada wanda


dua puluh menit menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah, dan di sambut momi juga Aisah .


" ayo dil gue tunjuukin kamar Lo" ajak Aisah sambil menggandeng Dila,


" enggak biar momi aja,Aisah, desi dan mbok Ijah, kalian tolong angkutin barang Dila":sahut momi cet sambil menarik tangan dila dari Aisah dan menggandengnya masuk bersama Bisma yang di gendong Aisah.


setelah momi cat,Dila,dan Bisma, tak nampak Aisah,Desi,dan mbok Ijah, saling bertatapan


" kayaknya momi gak cuma mau jadiin Dila baby sister Bisma de" kata Aisah kepada dua orang di depannya


" iya,aku udah tau dari gelagat momi saat bertemu mbk Dila tadi, apalagi mere juga saling kenal." jawab Desi


" betul itu, tapi mbk Dila cocokk juga sama mas Arya" sahut mbok Ijah.


waktu makan malam pun tiba,Arya yang memutuskan tinggal sementara di rumah mominya kini telah duduk di meja makan bersama kedua orang tuanya, dan Aisah.


sementara Desi dan Bisma masih membuntuti Dila yang membantu mbokk Ijah menyiapkan makanan,meski sudah di larang oleh momi cat namun Dila merasa tidak enak dengan mbok Ijah karna ia juga bekerja di rumah ini .


saat Desi membawakan sayur di atas meja makan papa Candra menggoda anak bontot Nya itu


" ada angin apa kamu mau bantu mbok Ijah Des" tanya papa Candra merasa ada yang aneh dengan anaknya itu


" semenjak " kata katanya berhenti Dila dan mbok Ijah membawa menu lainnya


papa Candra yang melihat Dila mengerutkan keningnya


" kamu siapa" tanya papa Candra


" dia orang yang pernah aku ceritakan pa" momy cat menjawab dan memberikan tatapan seolah menyuruh papa jangan banyak tanya


setelah semua makanan tersaji di meja Dila yang hendak pergi bersama mbok Ijah ke dapur di tarik momi cat untuk ikut bersama keluarganya.


" maaf Bu saya makan di dapur sama mbok Ijah saja" Dila yang hendak beranjak


" Bisma kan makanya di sini jadi kamu juga harus makan disini" jawab momi cat singkat dan mau tak mau Dila pun duduk di samping Desi dan Arya .


momi cat yang melihat Bisma makan dengan lahap karena di suapi Dila di sela makanya tersenyum bahagia.


Arya yang menatap mominya meminta penjelasan hanya di balas dengan anggukan kepala momi cat.


yeyy alhamdulilah makasih yaa yang udah baca😍😚 happy reading

__ADS_1


__ADS_2