Sang Baby Sister

Sang Baby Sister
gagal lagi


__ADS_3

pukul 04:30 Arya terbangun dari tidurnya dan mendapati istrinya tengah tertidur pulas di sampingnya,ia memeluk tubuh berisi itu dengan perasaan bahagia tapi saat tangan nya masuk ke dalam selimut yang di gunakan sang istri ia menyadari ada sesuatu yang ganjil menurut nya.


ia membuka sedikit selimut itu dan matanya sontak terbelalak melihat istrinya, saat Arya masih memandangi , Dila membuka matanya perlahan dan hampir saja ia berteriak Karan lupa bahwa ia sudah menikah.


'' mas, k kamu'' Dila memecahkan keheningan.


'' ini yang kamu bilang sebelum tidur harus ada satu ritual lagi?" tanya Arya yang membuat Dila malu


" i i iya mas, aku ga bisa tidur kalo pakek baju tebal, kalo pake bra aku juga ga bisa tidur'' jawab Dila malu malu.


Arya sebenarnya senang melihat istrinya saat ini betapa tida sekarang Dila hanya menggunakan daster tipis yg panjang nya di atas lutut dan tanpa menggunakan bra membuatnya tambah kelihatan menggemaskan Karna tubuh beriainya.


"tahan ya tahan" batin Arya


tak berpa lama kemudian suara azan berkumandang


" ya udah sana siap siap mas ke masjid udah azan Lo di tunggu bapk nanti'' ajak Dila turun dari ranjangnya


Arya hanya dia memperhatikan Dila yang tengan berada di kamar mandi untuk mengganti pakaian entah apa yang di pikir kan laki laki itu.


pagi harinya Dila tengan membantu ibunya membersihkan rumah dan juga memasak.


"ya Allah pengantin baru kok belum mandi " tiba tiba buk Ipeh tetangga orang tua Dila nyelonong


.


" nanti buk nanggung kalo nyapu halaman kan keringatan nnti bau lagi" jawab Dila tersenyum


" he ga baik tau bunda keramas pengantin baru" ledek Bu ipeh membuat Dila malu


" ehe ipehh dari pada gangguin Dila mending bantuin saya sini" panggil ibu Ida Karan melihat putrinya tengah malu Karna ceplas-ceplos Bu ipeh yang terlalu fulgar


siang menjelang sore Dila dan Arya berserta rombongan di antar oleh Dika ke Banda Karan akan segera berangkatlah ke rumah Arya guna resepsi besok


sesampainya di bandara Dila dan rombongan langsung meninggalkan Dika setelah berpamitan Heru juga ikut dalam perjalanan kali ini entah apa yang memotivasi nya ikut .


setelah mempuh perjalanan kurang lebih satu jam pesawat mereka mendarat dengan selamat ,mereka semua bergegas keluar bandara


" mas, kita di jemput supir atau papa?" tanya Dila


" supir sayang sudah nunggu itu" jawab Arya menunjuk sang sopir


" pak, udah lama?" tanya araya


" udah tuan pas kabarin mau berangkat saya juga berangkat" jawab sang sopir


.


" ya sudah ayo pulang" ajak Arya dan rombongan itu pun mengikuti instruksi sang komandan


.


tak berpa lama kemudian mereka telah sampai di rumah Arya dan di sambut oleh mbok sum


" assalamu'alaikum mbok sum" sapa Dila sambil mencium punggung tangan art nya itu


" eh waalaikumsalam neng Dila, jangan gitu " jawab mbok sum tidak enak


.


" alah mbok sum ini"


" ayo ayo mbok sudah masak ni"


mereka semua masuk kedalam rumah untuk makan setelah itu baru ke kamar masing-masing

__ADS_1


" mbok anak anak mana?" tanya Dila Karana tidak melihat kedua anaknya


" mereka masih di rumah nyonya catrin," jawab mbok sum


" kok belum di Anter ya mbok, kan aku udah pulang"


" kata nyonya enggak boleh tau dulu kalo kalian udah Sampek rumah sebelum resepsi besok malam nduk"


" lah kena" belum sempat menyelesaikan bicaranya Arya sudah datang menyambar


" kamu ini baru juga Sampek ini tu udah mlem bapk ibuk dan yang lain juga udh pada masuk kamar, udah nyari anak aja" protes Arya


" aku kangen sama mereka ko mas" jawab Dila


.


" mbok sum boleh tidur duluan" tak menjawab celoteh istrinya Arya malah ngobrol dengan mbok sum


setelah mbok sum meninggalkan mereka arya langsung menggendong Dila untuk masuk ke dalam kamar


" eh mas kamu ni ngapain"


" gendong istri ku kurung dalam kamar biar ga nyari anak terus" jawab Arya santai


sedangkan Dila jangan tanya wajahnya sudah mendidih


sesampainya di dalam kamar Arya menyuruh Dila untuk mengganti pakaiannya dg yang biasa dila kenakan saat tidur


" sayang kamu ngapain di dalam lama banget" teriak Arya Karan dari tadi Dila tak keluar dari kamar mandi


.


" apa sih mas tidur aja dulu" jawab Dila


" mau nya di kelonin sama kamu"


" ya Allah dari tadi cuma pakai ini" tanya Arya mengangkat toner milik Dila, istrinya hanya tersenyum kecut kemudian keluar dari kamar mandi dengan santainya


kini mereka berdua tengah berbaring di atas kasur king' size namun tak ada yang memejamkan mata, sibuk dengan pikirannya masing masing ...


" mas Arya dari kemarin kok belum minyak jatahnya ya" batin Dila


" astagfirullah aku ni mikir apa" batin Dila lagi


saat tengah asik dengan pikirannya tiba tiba Arya memeluk tubuhku dan menenggelamkan wajahnya di leher Dila jantung Dila seketika ingin kabur Karan dek dekan


" apa mas Arya mau minta hak nya ya" pikir Dila namun saat merasakan nafas suaminya mulai teratur Dila yakin suaminya telah tertidur ia pun juga lekas tidur.


siang harinya Bu idah famili sudah di jemput oleh momi cat untuk mempersiapkan diri untuk resepsi nabati malam momi cat sangat heboh seperti pertama kali munduh mantu.


kini dua pasutri baru itu juga tengah melakukan perawatan diri seperti sauna pengantin baru


" mas ga mandi berapa hari sih bauk banget" tanya Dila menutup hidungnya


'' ya dari pagi sebelum akad itu lah, kamu ni gimna"


" ya Allah mas sudah tiga hari tiga mlem ga mandi pantesan bauk banget"


'' emng kamu mandi gitu, kamu kan juga ga mandi"


" kata siapa aku ga mandi aku setiap hari mandi tau"


" Lo tapi kata bapak ga boleh mandi Sampek acara nanti malam"


" hah, kpan BPK ngomong nya aku setiap hari selalu mandi tu" bingung Dila

__ADS_1


" berati aku di kerjain due bapak bapak itu" gerutu Arya


" ya udah sana mandi dulu bauk banget"


Arya pun meninggalkan istrinya itu untuk mandi yang lama.


malam hari yang di tunggu pun tiba, kini semua tamu undangan sudah mulai memenuhi gedung tempat resepsi yang begitu meriah itu.


pembawa acara juga tengah membuka acara dan sambutan sambutan nya.


" yahh sekarang saat yang kita nanti nantikan,saat nya kedua mempelai memasuki ruangan dan duduk di hadapan kita di atas plaminan"


tepuk tangan pun memenuhi ruangan itu dan saat pintu tempat resepsi di buka oleh petugas masuklah Dila yang begitu cantik nan anggun di gandeng oleh suaminya menuju plaminan


di saksikan banyak tamu undangan mereka menjadi sorotan saat berjalan perlahan di tengah tengah tamu.


" wah masyllah kedua pasangan yang sangat serasi sekali cantik dan tampan'' puji sang MC


kini saatnya tamu undangan mengucapkan selamat kepada kedua mempelai di atas plaminan sambi sesekali berfoto ria.


" wow selamat ya bro ahahn akhirnya Lo dapay ganti Mak lampir" ucap mando sahabat arya


" wahahah Alhamdulillah men, Lo sama siapa " tanya Arya


" woilah gue datang sama angin" balas Nandi yang memanga seorang jomblo


.


" cepet nyusul sono'' ejek Arya membuat bando mengalihkan perhatian ke Dila.


" kamu cantik sekali" puji Nando hendak menyalimi Dila


" eh jangan kau pegang pegang istri gue ya gue hajar Lo" perintah Arya


acara pun berlangsung dengan meriah pengisi acara juga membawakan lagu dengan indah tak terasa resepsi berakhir tepat tengah malam kini semua tamu sudah bubar kembali ke rumah masing-masing.


kedua pasutri baru itu juga langsung menuju kamar mereka untuk beristirahat dan membersihkan badan


" sayang kamu ngapain lama banget di kamar mandi" teriak Arya.


" mandi mas capek banget kakek makeup gitu'' jawab Dila


sepuluh menit berbincang dengan istrinya Arya mulai hendak meminta hak nya saat tengah mencium bibir istrinya ketukan pintu terdengar


Arya menjauh diri dan membuka pintu, saat pintu terbuka dua kurcaci kecil masuk tanpa permisi dan langsung menghabur memeluk bunda nya


" Bundaaaaaaaaaaaaaa" teriak keduanya


" aaaa sayang sayang nya bunda, kangen''


" kami juga kangen bunda" jawab mereka memeluk Dila


" Karna kita rindu bunda malam ini kita tidur sama bunda" tegas keduanya membuat Arya langsung memotong


'' enggak" teriak Arya


kemudian berdebat dengan kedua anak nya itu


'' sudah sudah , kalian boleh tidur di sini '' tegas Dila yang membuat kedua bocah itu bahagia namun tidak demikian dengan Arya yang nampak begitu lesu


kini mereka tidur berempat dimana Arya di pinggir kanan, kemudia Bisma, Dila, dan Siska di samping Dila


" gini lagi gini lagi, gagal aja teros hah nasip gue'" batin Arya


hahahahaa kasian ya Arya abis di kerjain mertua dan ayahnya sekarang dia bocah ikut ngerecokiin hahahaah Sabara ya mas Arya

__ADS_1


hallo pembaca setia, makasih ya udah mau baca novel author ❤️ happy reading semua ❤️🎉🌸 baca juga novel author terbaru Keiyla seru banget penuh dengan emosi ❤️ sayang kalian love you all


__ADS_2