
Sore harinya setelah Arya merasa sudah tenang dia segera mencari Bisma untuk mengajaknya pulang Karna hari sudah sore
" Dimana anak gue " tuanya Arya menghampiri Riki
" Bisma masih tidur tadi kecapean main sama gue,loe tenang aja dulu di sini Sampek tu ank gembul bangun" sahut Riki yang juga merasa kecapean sehabiss main dengan Bisma tadi
setengah jam kemudian Bisma yang baru bangun dari tidurnya dan menghampiri kedua sahabat yang masih mengompol
" papi " panggil Bisma dengan suara khas bangun tidur
Arya dan Riki Yang mendengar suara Bisma langsung membalikkan badannya
" iya sayang kamu sudah bangun" tanya Arya sambil menghampiri Bisma
Bisma hanya menggelengkan kepalanya
" sekarang kita pulang ya" ajak Arya sambil menggendong Bisma keluar apartemen Riki
***
seminggu kemudian
perkuliahan di mulai hari ini Dila dan sahabat sahabatnya sudah bersiap menuju kampus masing masing dan memulai ospek
sesampainya di kampus Dila LANGSUNG bergabung dengan teman-teman seangkatan , beberapa saat kemudian suara teriakan dari salah'satu senior terdengar membuat semua Maba di kampus itu berlali menuju sumber suara.
setelah semua Maba berbaris di tengah lapangan upacara pembukaan ospek kampus pun di buka satu persatu jajaran tinggi kampus memberikan sambutan,tak lupa ketua panitia juga tak mau kalah menyambut juniornya.
setelah upacara selama kurang lebih satu jam, akhirnya suara Gong terdengar menandakan penerimaan mahasiswa baru di resmi di buka.
saat jam Isoma Dila yang memang seorang yang sangat hambel sudah memiliki teman untuk di ajak bicara, saat suara azan berkumandang Dila yang sedang menyantap makanannya membuka suara.
" Aisah setelah makan kita sholat dulu yu, mumpung masih baru azan dan ada waktu" ajak Dila yang di tanggapi senyuman oleh Aisah
__ADS_1
" maaf dil aku Non" jawab Aisah singkat namun mengagetkan Dila yang langsung tersedak makanan
" eh maaf ya sah, soalnya nama kamu " ucap Dila terpotong karma merasa tidak enak kepada Aisah
" udah santai aja bukan cuma kamu aja kok yang kena tipu ." jawab Aisah santai sambil tertawa.
dua puluh menit kemudian Aisah dan Dila berjalan beriringan untuk kembali menjalani ospek mereka.
Namun saat tengah asik mengobrol tak sengaja Dila bertabrakan dengan seorang pria yang cukup tampan, sesaat Dila memperhatikan orang itu dan kaget saat mengetahui bahwa laki-laki yang ia tabrak adalah Bimo ketua BEM kampus.
" eh maaf kak saya tidak sengaja" ucap Dila yang menundukkan kepalanya
" eh aku yang seharusnya minta maaf karna aku yang menabrakmu duluan" sahut Bimo sat tersadar dari lamunannya.
" cantik" batin Bimo sembari terus memandu Dila,
" ya sudah kak permisi" sahut Aisah yang melihat tatapan Bimo
Aisah dan Dila pun pergi menuju Bimo yang masih terus menatap Dila.
tok tok tok
" siapa" tanya Dila
" kita" jawab ketiga orang itu bersamaan,Dila yang sudah hafal dengan suara suara itu langsung menyuruh mereka masuk sendiri.
" masuk aja gak di kunci" setelah mendengar perkataan Dila tanpa aba-aba lagi ketiga sahabatnya sudah berada di dalam kamarnya
" woi Dil geser gue mau ikut rebahan" seru Lia berusaha menggantikan posisi Dila
" eee buset buldoser" ejek wanda yang langsung mendapat pukulan keras dari lia
Dila dan Evi yang menyaksikan hanya tertawa dengan tingkat dua sahabatnya itu.
__ADS_1
" eh nanti abis magrib makan di luar yu guys sambil cari cari angin" ajak Evi yang sangat suka pergi keluar hanya untuk cari angin
" aku mau kalo di traktir" sahut Dila dengan tampang sok imut
" udah tenang aja " sahut Lia tiba tiba dan mendapat tepuk tangan dari ketiga sahabatnya.
selesai dengan obrolan an faedah mereka akhirnya Wanda Evi dan Lia pergi Karan sebentar lagi akan masuk waktu shalat magrib.
saat Dila sudah selesai sholat magrib ia langsung bersiap untuk pergi bersama teman-temannya .
dia memang seorang yang sangat simpel tak tidak suka bergaya berlebihan, seperti malam ini ia hanya menggunakan celana kulot Levis di padukan dengan kaos hitam dan di tambah jilbab warna senada, menambah kesan cantik dari dalam.
selesai bersiap Dila langsung menemui sahabatnya untuk segera pergi, mereka ber empat pergi ke warung yang ada di pinggir jalan yang ada di alun alun untuk mencicipi kuliner khas kota itu .
" assalamu'alaikum buk nasi gudeg nya empat ya" Dila langsung memesan begitu duduk di salah satu kursi yang ada.
" enggeh sekedap ( iya sebentar) " sahut sang pemilik warung
setelah menunggu beberapa saat nasi gudeg pun datang.
" minume nopo mbk ( mau makan minum apa mbk) " tanya sang pemilik warung setelah meletakkan piring di atas meja.
" jeruk hangatnya satu,jus jeruk dua sama jus alpukat satu" jawab Wanda Karna sudah hafal minuman kesukaan Dila Evi dan lia.
" sekedap nggeh ( bentar ya)" jawab pemilik warung.
setelah puas menghabiskan makanan masing masing mereka memutuskan untuk pergi namun langkah mereka terhenti saat pemilik warung meminta uang bayaran.
" Lolo nduk urung mbayar kok arep lungo ( Lo nak belum bayar udah mau pergi) " tagih sang pemilik warung sontak tiga sekawan menatap tajam ke arah Lia yang sudah ngacir duluan, dan mau tidak mau Wanda yang harus membawa nya.
mereka memutuskan untuk sholat isya berjamaah terlebih dahulu di sebuah masjid besar.
setelah sholat selesai dan hendak keluar masjid Dila bersama teman-temannya tanpa sadar berpapasan dengan Bisma dan Arya .
__ADS_1
ayok vote yuk like yukk 😍 makasih yang sudah membaca karya ku😚 happy reading