
sejak mendapat jawaban dari Arya tadi Dila terus memikirkannya,
" kemarin aku hanya berkenalan dengan mas Riki, terus pergi makan bersama gak ada yang aneh ko," gumam Dila
ia tak bisa tidur karena memikirkan perkataan Arya tadi, " bener juga kata Mas Arya tadi, semenjak pulang dari kantor, sikapnya padaku terus berupa apa aku membuat kesalahan yang lain, apa makananku tidak enak ya?" gumam Dila lagi sambil merebahkan diri di atas ranjangnya.
dia terus memikirkan perkataan Arya, " tunggu tunggu,sikap mas Arya sebelum mas Ricky datang menemui kami, sikapnya biasa aja, dan dia kelihatan sangat bahagia, terus pas aku balik dari makan bersama mas riki sikapnya terus cuek dan kelihatan marah padaku, Dan saat aku menyebut nama Mas Ricky dia jadi marah mode on, apa jangan-jangan Mas Arya cemburu sama aku ya. tapi nggak mungkin kalau masalah cemburu sama aku, Aku kan hanya seorang baby sister dari anaknya dan sikapku kepadanya biasa aja, tapi emang aku nyaman sih sama dia, tapi apa mas saya bisa menerima semua masa lalu aku mas Arya laki-laki baik jikapun dia cemburu padaku dan dia menyukaiku mungkin dia takkan bisa menerima semua masa lalu aku "demam Dila
Keesokan paginya Arya sudah beraktivitas seperti biasanya , tapi dia tidak pergi ke kantor karena ia ingin ikut mempersiapkan acara ulang tahun putranya yang di gelar di rumah.
" gimana persiapan buat besok " tanya Arya sambil menyendok outmeal di mangkuk
" udah hampir 70% Mas "jawab gila sambil terus menyuapi Bisma
" apa lagi yang belum" tanya Arya lagi
" tinggal catering, terus ngehias rumah sama ngisi amplop buat anak anak nanti" jawab Dila
Arya hanya menggunakan kepalanya
" Bunda, aku mau tanya boleh" kata bisama
" apa sayang" jawab Dila
" besok kan ulang tahun aku, aku mau minta kado dari bunda dua boleh gak" Bisma berkata sambil menunjukkan jari dua
" anak ganteng mau apa hmm " jawab Dila sambil menyium pipa bisma
" peltama Aku tu udah lama pengen bobok sama bunda sama papi, Jadi nantik malam bunda sama aku sama papi ya" pinta Bisma polos yang membuat Arya,dan dila tersedak makanannya sendiri, tampak senyum sama dari bibir Arya sambil mengambil air minum ia menoleh menanti jawaban Dila , sedangkan Dila langsung meminum air putih satu gelas sampai habis tak tersisa,
" mau ya bunda, kan besok aku ulang tahun" rengek Bisma hampir menangis Karna pertanyaan tak di jawab Dila
" sayang nya bunda, Bunda sama papi gak boleh tidur sama sama,kan bunda sama papi Belum muhrim, bunda pernah ceritakan kalo perempuan sama laki laki yang bukan mahramnya itu gak boleh bersentuhan apa lagi tidur bersama, tapi kalo Bisma mau tidur sama bunda boleh" terang Dila mencoba membuat Bisma mengerti
"aku maunya sama bunda sama papi huaaaaa" Arya menangis sekeras-kerasnya.
" ada apa ini, kenapa Bisma menangis" tanya momi cat yang tiba-tiba muncul
"buk" sapa Dila sambil menyalimi momi cat
__ADS_1
" kenapa bisa nangis" tanya momi cat
" tadi Bisma minta kado sama Dila, tapi dia tidak mau mom" jawab Arya
" Bisma nantik Oma yang kasih kasih kado ya,"
" tapi Oma gak bisa kasih kado yang sama kayak bunda" jawab Bisma sambil terisak
" Bunda?" tanya momi cat tambah bingung,sambil mengedarkan pandangannya
" Nanti saya ceritakan buk, sekarang biar Bisma tenang dulu" kata Dila dengan wajah merahnya.
momi cat menuruti perkataan Dila, setelah Bisma berhenti menangis Karna Dila menyetujui permintaannya itu mereka kini duduk di ruang keluarga
"jadi apa yang terjadi" tanya momi cat
" kemarin saat mas Arya tidak turun untuk sarapan saya masuk kedalam kamarnya buk, saya mau ngebangunin dia, tapi gak bangun bangun saya panggil, malah Bisma yang bangun karena mendengar suara saya, pas dia membuktikan matanya dan melihat saya dia langsung manggil saya bunda , saya awalnya terkejut dan bingung dengan panggilan itu tapi saya gak masalah dia panggil saya bunda, tersu tadi pas saya suapi makan dia meminta dua kado dari saya, pertama dia ingin nanti malam saya tidur bersamanya dan mas Arya," jawab Dila dengan wajah Semerah tomat
" ya ampun anak kecil itu mintanya" gumam momi cat.
" jadi begitu Bu,karena saya awalnya menolak karena saya belum muhrim dengan mas Arya ia malah menangis sampai ibu datang tadi. "jawab gila sambil menganggukkan kepalanya
" yes mom Aku nggak kenal aku ngapain kok maybe" jawab Arya setelah mendengar jawaban dari Dila mereka semua melanjutkan apa yang seharusnya mereka kerjakan hari ini, yaitu memfinalisasi persiapan ulang tahun Bisma..
Dila mengecek bagian amplop satu per satu, sedangkan memikat sibuk dengan catering, Arya sibuk dengan dekorasi. semua orang bekerja dengan bahagia sekarang Bisma tengah asyik bermain sambil menonton film kartun kesukaannya yaitu nusa dan Rara.
saat semua tengah sibuk mempersiapkan acara ulang tahun wisma besok Desi muncul di tengah-tengah mereka. " assalamualaikum semuanya "siapa Desi dengan penuh semangat wanita yang kini berhijab itu langsung sigap membantu Dila mengisi uang ke dalam amplop amplop kecil yang dipersiapkan untuk anak yatim piatu dari panti asuhan mutiara Bunda besok.
"waalaikumsalam ounti sini-sini," aja Dila
"kamu udah makan belum dek ini udah mau sore loh"tanya Dila
"Alhamdulillah aku tadi udah makan kok Mbak" jawab Desi
mereka semua sibuk dengan urusan mereka masing-masing hingga tak terasa waktu menunjukkan waktu salat magrib. sebelum adzan maghrib berkumandang mommy cat dan Desi berpamitan untuk pulang.
Dila yang melaksanakan salat magrib langsung menuju dapur untuk menyiapkan makanan malam untuk Arya dan Bisma dan menunggu mereka pulang dari masjid.
Bisma dan Arya pulang dari masjid selesai sholat isya mereka kini tengah duduk di kursinya masing masing.
__ADS_1
" makan apa malam ini bunda" tanya Arya menurunkan suara Bisma
tanpa menjawab pertanyaan Arya Dila dengan telaten mengambilkan sepiring nasi dan lauk pauknya berupa sambal, tempe dan tahu goreng, lalapan di piring berbeda, dan ayam goreng.
" ah mantap , makan malam ini" kata Arya
" Bisma sayang makan mau tempe tahu, atau ayam" tanya Dila
" mau ayam bunda" jawab Bisma semangat
mereka pun makan sambil mengobrol dan bercanda
selesai makan mereka duduk di ruang keluarga untuk menonton TV, tak terasa waktu tidur sudah tiba.
" ayo kita tidur" ajak Arya semangat
" ayoo" jawab Bisma tak kalah semangat
sedangkan Dila wajahnya sudah Semerah tomat, " ayo bunda kita bobok" aja Bisma menarik tangan Dila
" sebentar sayang bunda mau ambil skincare bunda dulu di kamar" jawab Dila berjalan menuju kamarnya
dengan setia Arya dan Bisma menunggunya, mereka menaiki tangga bersama sama Arya sesekali melirik ke Dila
" bunda ayo sini" Bisma sudah berbaring di ranjang
" ayo cuci tangan,kali,gosok gigi wudhu dulu" ajak Dila, Bisma dan Arya mengekor di belakang Dila mereka bertiga tengah menggosok gigi bersama.selesai urusan kamar mandi mereka menuju ranjang untuk istirahat.
dengan posisi Bisma berada di tengah dan memeluk Dila di sebelah kanannya, ia nampak sangat bahagia bisa tidur bersama bunda dan papinya.
beberapa jam kemudian Dila belum bisa tidur karna ia masih menggunakan Bra-nya, Dila biasa tidur tanpa menggunakan bra jadi dia tidak bisa tidur nyenyak sekarang...
Arya juga memperhatikan Dila yang sedari tadi tidak bisa anteng Karna tidak nyenyak tidurnya hanya memperhatikan diam, tiba tiba Dila duduk dan menongok ke arahnya .
Dila memastikan bahwa Arya sudah benar benar tidur untuk dia bisa melepaskan bra-nya, setelah di menggoyang tangan depan mata Arya dia turun dari ranjang dan melepaskan jilbabnya juga bra miliknya dan kembali ke tempat tidur.
" Besok aku harus bangun sebelum mas Arya" ucap Dila dengan penuh keyakinan
Arya yang memperhatikan Dila sejak tadi hanya menahan senyum bahagia melihat dila dengan kelakuannya.
__ADS_1
Dila terlelap setelah melepaskan yang membuatnya tidak nyaman tadi sekarang ia benar benar sudah terlelap, Arya memperhatikannya dengan penuh kasih cinta, saat matanya melihat sesuatu di atas dada dila ia langsung memalingkan wajahnya supaya tidak tambah traveling pikirannya