Sang Baby Sister

Sang Baby Sister
fakta mengejutkan


__ADS_3

Dila dan rombongan sampai di Banda kota kelahirannya, setelah turun dari pesawat tadi mereka langsung mencari orang yang menjemputnya.


Setelah keluar dari dlam bandara Dila mengedarkan pandangannya ke sekeliling bandara dan menghirup napas panjang.


" Hemmmmmmm hahhhhhh, Alhmadulillah sampai dengan selamat" ucap Dila sambil menekan matanya


" Wahhh ini bandara asri banget mbk,banyak pohon" sahut Desi


" Nantik pas kita jalan ke rumah mbk tambahan banyak lagi, tapi kalo belum ada yg berubah ya," jawab Dila sambil membayangkan jalan menuju rumanya


" Dilaaa" teriak seseorang yang tak jauh dari mereka


Dila dan rombongan menolehkan kepalanya kearah suara.


" Mas Dika, Aslamualaikum" kata Dila saat melihat seseorang yang memanggilnya tadi


" Waalaikumsalam apa kabar" tanya Dila sambil menorehkan senyuman manis dengan lesung pipinya


" Alhamdulillah aku sehat, mas Dika gimna' tanya Dila lagi


" Aku sakit " jawab dika pura pura bersedih


" Astagfirullah sakit apa mas Koo gak ada kabar" tanya Dila panik


" Tapi udah terobati kok, sakitnya cuma MalaRINDU aja'' jawab dika bercanda,ia memang suka menjahili Dila hingga membuat ngambek


" Ih mas Dika, Dila pikir beneran Lo" gerutu Dila


" Kamu ni yaa udah gede juga masihh aja mau percaya" goda Dika


" Udah ah ngambek aku,oiya Koo yang jemput mas la sama siapa" tanya Dila


" Mas Heru itu dia nunggu di parkiran, " jawab dika


" Hoalh , oiya kenalin ini Desi, ini Bisma dan ini Siska" Dila memperkenalkan


" Aku sudah tau dari bapak, Desi adik majikan kamu atau papinya Bisma dan Siksa gemoy ini anak angkat kamu kan" jelas Dika


" Bapk cerita yaa, " tanya Dila


" Jelas dong aku ni kan calon mantu" goda Dika


" Ngakak " jawab Dila berlalu bersama rombongannya


Mereka berlima menuju parkiran untuk pulang ke rumah orang tua Dila


" Mas heruuuu, sepupu gantengkuuu" teriak Dila saat melihat sepupunya dengan gagah duduk di depan mobil pajerok hitam


" Ya ampun sepupu jelekkuuu" jawab Heru menguyel Nguyel kepada Dila


" Is apa lah" cemberut Dila


Dika dan Heru adalah sahabat baik dan Dila mengenal Dika juga Karna pertemanan Dika dengan sepupunya itu, Dila sangat dekat dengan anak budenya itu jadi Dila dan Heru sudah seperti kakak dan adik kandung.


" Udah ayo cepat naik keburu malem Sampek rumah" ajak Heru sambil terus menguyel Dila hingga hijabnya tak berbentuk


Kini Dila,Dika,Heru, Desi, Bisma dan Siska sudah duduk di korsi mobil masing masing, menikmati perjalanan yg asri


" Wahhh di sini banyak banget pohonnya, prasaan ku dari keluar parkiran bandara tadi semua pohon" kata Desi sambil mengeluarkan kepalanya di jendela mobil menikmati perjalanan


" Ini udah banyak yang dii tebang liar oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab, dulu indahhh banget sungai sungai juga jernih tapi karena sekarang banyak tambang emas liar jadi keruh kebanyakan air nya" jawab Heru


Desi yang mendapat respon seperti itu membuat jiwa kepo anak mudanya meronta


" Masak banyak tambang liar disini" tanya Desi

__ADS_1


" Iya dulu pas mas masih kecil, main di sungai sungai air nya bersih bisa di minum ikan ikan juga banyak, bahkan dulu gak perlu ke Sungai cukup di parit depan rumah udah tersambung sama sungai tapi paritanya bersih ya yang tanah bukan semen kayak di kota" jelas Heru


" Wah seru bangettt kayaknya" Desi membayangkan


Desi dan Heru terus bercerita sana sini dan penumpang lainnya sudah terlelap mendengar percakapan Desi dan Heru


Tak terasa satu jam berlalu mereka kini sampai di pusat kota untuk beristirahat makan sebelum melanjutkan perjalanan menuju rumah orang tua Dila yang tinggal lima belas menit lagi sampai,Karna Bisma dan Siska sudah kelaparan.


Mereka berhenti di salah satu resto Padang, mereka duduk di salah satu meja panjang dan tanpa menunggu lama piring piring berisi masakan Padang sudah tersedia di atas meja bersama nasi panas.


Mereka menikmati makanan mereka dengan bahagia, selsesai mengisi perut Dila beranjak dari duduknya untuk memesan makanan dan mengambil minuman botol .


" Uda, agek di bungkus tigo randiang, nila bakar, dengan ayam panggang Yo" pesan Dila


" Oke ni," jawab sang penjual


Tak lama setelah itu pesanan dila sudah jadi dan sekarang mereka hendak melakukan perjalanan.


" Bara ko uda" tanya Dila


" Makan di kedai galonyo 100, yang di bungkus tigo 35 jadi 135k" jawab Uda


Selesai membayar menggunakan uang Heru Dila bergegas masuk ke dlaam mobil .


Di dalam perjalanan mereka melewati Sekolh SMA Dila .


" Dek ini dulu sekolah SMA mbk" kata Dila sambil menunjuk bangunan sekolah itu


" Wah bagus ya mbk, gak kalah sama SMA ku dulu, eh tunggu bukannya nama sekolah itu yang menang lomba LCC di DPR pas aku SMA ya" tanya Desi.


" Iya betul kamu masih inget, kan mbk ngajak kamu nonton terus kita ketemu sama guru mbk itu" jawab dila


" Wahh ya ampun mbk alumni sekolah baguus dan lolos di PTN wooww " Desi terkesima


Tak lama kemudian mereka sampai di rumah orang tua Dila mereka di sambut oleh kedua orang tua Dila dengan hangat.


" Wa'alaikumsalam mbk ya ampun kangennya" balas Bu Ida sambil memeluk putri kesayangannya


" Bapak Assalamu'alaikum" setelah menyelimi dan berpelukan dengan ibunya Dila berganti menyelimi bpknya.


" Wa'alaikumsalam kamu sehat nak" jawab pak Hariawan


" Alhamdulillah Dila sehat bapak sehat kan" jawab Dila


" Alhmadulillah" sahut pak Hariawan


" Desi,bimsa,Siska, kenalin ini orang tua bunda ayo kalian Salim dulu" titah Dila kepada tiga orang yang baru pertama kali menginjakkan kaki di rumah kedua orang tuanya


" Assalamu'alaikum buk,saya Desi adik kandung mas Arya" sapa Desi sambil menyalimi Bu Ida


" Wa'alaikumsalam Desi wahh cantiknya cocok sekali sama jilbabnya" jawab Bu Ida memuji kecantikan Desi


" Ah ini juga berkat mbk Dila buk" jawab Desi dan kemudian menyalimi pak Hariawan


Di belakang Desi Bisma langsung menyalimi tangan Bu Ida


" Wahh ini pasti Bisma yang ganteng ituu";sapa Bu Ida yang sudah bisa mengenali bocah tampan itu dan langsung menghujaninya dengan ciuman bertubi tubi


" Ahahaah nenek gelii" Bisma terkekeh Karana ciuman Bu Ida


" Wah ini Bisma ya anak tampan " masih terkekeh dengan buk Ida kini gantian pak Hariawan yang menghujaninya dengan ciuman bertubi dan sayang


Setelah Bisma bersama pak Hariawan kini Siska ikut menyalimi Bu Ida dan pak Hariawan


" Ini Siska ya wah cucu nenek ini cantik sekali" sapa Bu Ida yg melihat Siska masih takut takut kepada nya

__ADS_1


" Nenek ?" Ulang Siska


" Iya dong kamu kan anak bunda Dila jadi kamu juga cucu nenek'' terang Bu Desi sambil memeluk Siska dengan sayang begitupun dengan pak Hariawan


" Bisma cucu nenek duluan sebelum Siska" tegas Bisma tak terima nenek kakek nya di ambil siska


Sontak semua tertawa Karna tingkah bisma,


" Iya sayang iyaa, ya udah ayo masuk dulu nenek sudah masak enak hari ini' ajak Bu Ida


" Dan untuk Heru dan dika tolong turunin barang barang di mobil ya" titah Bu Ida


" Ehhhhh hmmmmm" jawab Dika dan her beramaan


Dila dan Desi masuk kedalam kamar Dila sedangkan Bisma dan Siska tentu saja ikut bersama Bu Desi dan pak Hariawan.


" Mas mas dua tadi semua sepupunya mbk ya" tanya Desi sibuk dengan ponselnya


" Yang mas Heru sepupunya mbk,kalo mas Dika itu cinta pertamanya mbk' jawab Dila tersenyum


Sontak Desi terkejut dan mengalihkan pandangannya ke arah Dila meyakinkan


" Beneran mbk?" Tanya Desi lagi


" Iya beneran ngapain juga mbk boong kan" jawab Dila santai


" Tapi mbk Koo bisa kayak gak terjadi apa apa sama kalian, maksutku gimna ya" bingung Desi


Dila menanggapi kebingungan Desi dengan senyuman, " cinta pertama itu gak harus pacaran pertama kan, mbk dulu sebelum pacaran mbk udah suka,udah cinta, sama mas Dika Karna nyaman," jawab Dila sambil tersenyum


" Kalo mas Dika tau gimana?' tanya Desi lagi


" Mas Dika tau Koo" jawab Dila santai


" What's mbk sriusan" tanya Desi tak percaya


" Iya dek, mbk gak boong" jawab Dila lagi


" dan sekarang gimna mbk" tanya Desi lagi


" ya gimna ya dek, mbk pernah cerita kan ya mbk gak tau" jawab Dila


mereka berdua terus bercerita sampai Bu Ida memanggil mereka untuk makan dulu,mereka semua makan yang sudah di siapakan untuk makan malam.


***


sementara itu di tempat yang berde Arya turun ke bawan menuju meja makan, dan sudah tersedia nasi goreng dan telur rekiesnya tadi kepada Mboh sum tadi sore


" kok masakan mbok jadi berubah gak kayak biasanya" tanya Arya setelah menyentap sesendok nasi goreng


" kayak biasanya emng gimna den" tanya mbok sum bingung


" ya hari hari biasanya mbok,ini rasanya gak SE enak biasanya" jawab Arya


" biasanya yg mana den biasanya mbok masak ya kayak gini kok" jawab mbok sum


" kayak tadi pagi aja beda bi' jawab Arya


" Lo mas Arya ini gimna sih,mbok kan baru Dateng keseni lagi yang masak kalo mas Arya di rumah itu mbk Dila den" jelas mbok sum


" ha jadi selama ini mbok gak disini dan yang masak semua Dila?" tanya Aryw


" mbok disini kalo semua gak di rmuh den, mbk Dila juga yang beres beres Koo" jelas mbok sum lagi


Arya terdiam entah apa yang di pikirkan nya

__ADS_1


thanks pembaca setia mohon maaf lahir batin yaa selamat berpuasa bagi yang menjalankan semoga puasa ini target target kita tercapai aamiin❤️🤩🌺🌺


happy reading semua ❤️❤️🎉


__ADS_2