
Tak terasa waktu terus berlalu hari demi hari, Minggu berganti Minggu bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, kini Dila sudah di semester akhir kuliah, dan tak terasa Dila sudah mengasuh Bisma selama kurang lebih tiga tahun lamanya, dari Bisma berusia tiga tahun hingga kini berusia enm tahun .
selamat tiga tahun mengasuh Bisma Dila juga menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halamannya untuk bertemu dengan kedua orang tuanya, saat Bisma dan Arya tengah berlibur bersama keluarga Candra, Dila memang selalu di ajak tapi Dila memilih untuk pulang kampung.
Dila Kini disibukkan dengan skripsi untuk wisudanya nanti,hari ini Dila selesai kampung tepat sebelum waktu bisma pulang dari sekolah jadi ia memutuskan untuk menjemput Bisma dan pulang bersama.
" Bundaaaa" teriak bocah SD itu
Dila yang sudah menunggu cukup lama di depan gerbang sekolah menoleh ke sumber suara.
" sayangggg sini, ayo pulang" jawab Dila sambil melihat Bisma yang sudah berlari mendekati dirinya.
" bunda ngapain disini?" tanya Bisma setelah menyalimi tangan dila
" bunda mau jemput anak cantik itu" jawab Dila mengalihkan pandangannya kepada anak perempuan yang sedari tadi memperhatikan Bisma.
" siapa ?," tanya Bisma sambil mengalihkan pandangannya mengikuti pandangan Dila
" Siska, ngapain bunda jemput dia" tanya Bisma menyelidik
" a a a namanya Siska to, wah cantiknya " jawab Dila
" bundaaaaaaaaaaaaaaa" rengek Bisma cemburu
" Siska " teriak Dila sambil mengayunkan tangannya memanggil gadis kecil itu.
Siska yang namanya di panggil menoleh kearah wanita yang memanggilnya, siska mendekati Dila dan Bisma
" apa Tante manggil sayaa" tanya siska
" waduh Tante, kamu temennya Bisma ya" tanya Dila
" iya Tante kenalin aku Siska temen sekelas dan sekelompok Bisma" jawab Siska
" wahh satu kelompok,kalian lagi bikin tugas apa memang" tanya Dila
" bikin tugas menggambar tante" jawab Siska
" gimana kalo bikin tugasnya di rumah Bisma aja, Siska mau kan" tanya Dila tanpa memperdulikan Bisma
" Bundaa ayo pulang" ajak Bisma
" tunggu sayang, bunda masih Ngombol sama anak canti ini" jawab Dila
"gimana Siska, mau kan nanti biar Tante yang izin ke orang tua kamu" tanya Dila semangat
" ok Tante Siska ikut" jawab Siska tersenyum
" jadi dimana organ tua mu, biar Tante izin dulu"tanya Dila sambil melihat ke sekelilingnya yang sudah sepi
" gak usah Tante enggak papa kok" jawab Siska.
mereka bertiga dengan di antar sopir pun pulang ke rumah Arya yang tidak begitu jauh dari sekolah Bisma.
" Siska ayo turun dulu' ajak Dila sambil mengulurkan tangannya, Karna melihat rumah yang begitu besar Siska melongo tanpa berkedip
" eh iya Tante" suara Dila membuyarkan lamunannya..
" Bisma sayang, ayo turun nak" setelah menurunkan Siska kini Dila membangunkan Bisma yang pura pura tidur agar di gendong Dila, Dila pun menggendong Bisma ke kamarnya
" Siska sekarang ikut Tante dulu yuk," ajak Dila sambil menggandeng tangan Siska
__ADS_1
Siska yang masih terpukau melihat rumah besar itu hanya menurut ajakan Dila
" nah sekarang kamu boleh istirahat dulu di sini, mau mandi dulu juga bole nanti Tante bawain baju ganti"
" iya Tante terimakasih" sahut Siska
Dila meninggalkan Siska di kamar Bisma, sedangkan Bisma di tidurkan di kamarnya
setengah jam kemudian Dila menemui Siska yang masih terlelap di kamar Bisma,
.
" Siska ini bajunya kamu mandi dan ganti setelah itu makan dulu yaa Tante tunggu di meja makan ok" pinta Dila
" ok Tante" jawab Siska dengan suara bangun tidur
Dila mengambilkan baju ganti Bisma dan segera membawanya kedalam kamar suapaya Bisma bisa ganti di sana.
" sayang bangunan" kata dila sambil mendusel di badan Bisma
" bunda geliiii" Bisma tertawa Karna mendapat ciuman bertubi tubi dari Dila
" sekarang mandi dulu udah bauk acem" kata Dila sambil menutup hidungnya
setelah Bisma dan Siska selesai mandi dan juga berpakaian kini mereka bertiga duduk di meja makan menyantap makan mereka.
setelahnya Bisma dan Siska mengerjakan tugas sekolah mereka di temani oleh Dila.
tak terasa waktu hampir magrib dan Arya sebentar lagi pulang dari kantor.
" Siska sudah mau magrib, kok orang tua kamu belum nyariin ya" tanya Dila Karna bingung kenapa orang tua Siska tidak mencarinya Karna sedari pulang sekolah tadi anaknya tidak pulang.
" kedua orang tuanya sudah meninggal dua hari lalu bunda, dia sekarang tinggal sendirian di rumah" bisik Bisma di telinga Dila,Dila yang mendengar bisikan Bisma langsung membelalakkan matanya
" inalillahi wa innailaihi rojiun, beneran" teriak Dila sepontan..
Siska mendongakkan kepalanya dan tersenyum.
" iya Tante, dua hari lalu kedua orang tua saya meninggal karena sakit kanker dan ibu saya terkena serangan jantung" jawab Siska nampak sedih
" astagfirullah ya Allah nak, " Dila langsung memeluk tubuh kecil itu
" jadi kamu sekarang tinggal sendirian di rumah?" tanya Dila setelah melepaskan pelukannya..
" iya Tante, saya gak mau tinggal sama om dan Tante saya Karan mereka jahat" jawab Siska
" astagfirullah Malang nian nasip kamu nakk, mulai sekarang kamu boleh panggil Tante Bunda kayak Bisma manggil Tante" sambil memeluk kembali tubuh bocah kecil itu
.
Siska yang mendapat perlakuan seperti itu dari Dila langsung menumpahkan seluruh air matanya yang selama beberapa hari ini ia tahan
Arya yang mendengar semua cerita Siska bersama Dila barusan ikut tersentuh hatinya, melihat betapa malangnya nasip anak sekecil itu,
" Assalamualaikum" salam Arya membuyarkan tangisan Siska
" Waalaikumsalam" jawab Bisma, Siska dan Dila bersamaan
" mas kamu udah pulang," tanya Dila sambil menyeka air matanya
" udah, jadi ini siapa?" tanya Aray pura pura tida tau
__ADS_1
" ini Siska temennya Bisma, malam ini dia boleh Tinggal di sini dulu gak" tanya Dila
" Kenapa memang? " tanya Arya lagi
" nanti aku kasih tau mas, dia boleh tidur di kamar aku kok sama aku" jawab Dila
" hmmm baiklah" jawab Arya
malam harinya seperti biasanya sepulang dari masjid Arya dan Bisma sudah duduk di kursi Masing masing dan menunggu Dila menyiapkan makanan malam hari ini.
malam ini Dila sholat magrib dan isya di temani oleh Siska begitu juga saat memasak makan malam ini siska dengan menurut mengikuti instruksi dari Dila,
" sayang kamu cuci ini ya" Dila menyerahkan cabe, dan bawang untuk di cuci Siska
" iya Bun" jawab Siska
mereka berdua nampak kompak memasak makanan untuk kedua tuan rumah.
kini Arya dan Bisma sudah duduk di kursi makan menunggu Dila dan Siska menyajikan makanan.
" Makan malam sudah siap" Dila datang membawa sepiring tahu,tempe,dan ayam goreng
" wahhhh mantap Bun" sambut Arya
kini sudah tersedia di atas meja malam malam yang begitu lezat, mereka menikmati makanan itu dengan begitu lahap.
selesai makan malam kini keempat orang itu sudah duduk di ruang keluarga menonton TV, tak berselang lama Arya dan Siska sudah merasakan ngantuk dan masuk ke dalam kamar masing-masing, kini tinggal Arya dan Dila di ruangan itu.
" jadi mas gimana kalo Siska di ajak tinggal di sini bantuin aku, gaji aku di potong juga gak papa kok" tanya Dila sambil meraih cilan pedas kesukaannya.
" kenapa kamu pengen banget sih anak itu tinggal di sini, kamu tu masih mudah Koo seneng banget sama ank anak" tanya Aray masih fokus dengan film kesukaannya
" kasian mas orang tuanya sudah meninggal, dia sebatang kara, coba mas di posisi dia" jawab Dila sambil menikmati cemilannya
" bukannya aku gak kasian sama anak itu, tapi kita juga perlu waspada sekarang banyak sekali modus perampokan dengan terduga mata mata anak kecil" jawab Arya mengalihkan pandangannya menatap Dila
" ya lah terus gimana mas?" tanya Dila masih fokus dengan cemilannya
" aku selidik dulu latar belakangnya besok sore aku kasih keputusan" jawab Arya lagi
" okey deh" jawab Dila
" kamu ni ngajak ngobrol malah asikk makan aja" Arya meraih cemilan Dila
.
" aaaa mas aryaa cemilan akui" teriak dila
" oiya kapan kamu wisuda?" tanya Dila mengalihkan pertanyaan
" sebulan lagi mas, ini masih skripsi" jawab Dila
" oiya baguslah, " jawab Arya
...
Hallo semua Aslamualaikum 🌺
terimakasih sudah stay in novel SBS 🤩🤩🤩
happy reading ❤️🎉🔥
__ADS_1