SANG ELEMENTER

SANG ELEMENTER
PENJANAYA KEGELAPAN


__ADS_3

Besoknya saat Rai pindah ke rumah barunya dia membersihkan semua ruangan dengan cara berpecah setelah membersihkan ruangan Rai pergi ke lantai atas lalu mulai melihat sekeliling "ayah ini aku minta rumah biasa kenapa malah membelikan apartemen bertingkah sih?" lalu Zax dan Jack datang dan mengetok pintu "Raii bakuk pintu oii kami mau masuk!" Rai pergi membuka pintu lalu melihat Zax dan Jack membawa koper "buat apa koper itu?" sambil melihat terheran-heran "kau tidak tau ya Rai kita akan tinggal bersama karna kau tidak bekerja sebagai body guard Chelsea lagi!" Rai terkejut mereka mengetahui itu semua "dari mana kalian tahu aku bekerja sebagai body guard Chelsea!?" Zax malah mendorong Rai kedalam "biarkan itu jadi rahasia okeee!"

__ADS_1


Besok harinya Zax duduk di ruang tamu dan menghidupkan TV dan menemukan sebuah berita bahwa tadi malam di temukan sebuah korban oleh kepolisian saat melakukan ronda malam tersebut korban tidak memiliki darah lagi dan juga tidak ada bekas luka sedikit pun,lalu tak lama kemudian Rai turun dan melihat berita itu Rai merasa ada hubungannya dengan monster dark yang pernah di kalahkan ayahnya karna waktu di desa monster dark selalu menghisap darah manusia sebagai kekuatannya dan dia merasa aneh dengan ayah Chelsea lalu Rai naik ke atas mengambil jeketnya saat ingin membuka pintu Jack melemper sebuah kunci ke pada Rai "ini kunci apa?" Jack menunjuk ke arah garasi "itu kunci mobil kalo mau keluar pake mobil aja!" tiba-tiba Rai terdiam dengan pandangan jengkel "apa kau lupa aku tidak pandai bawa mobil!" Jack langsung ingat "o iya maaf aku lupa soal kau menabrakan mobil paman kay waktu dulu!.hehehe...!" Rai mulai kesal dengan ejekan Jack "sudah ada gak kunci motor!" Jack melempar kunci yang ke dua "itu kunci motor di garasi bagian belakang!" Rai membuka pintu sambil menatap Jack dengan aneh "emangnya garasi di sini ada berapa?" saat sampai di belakang Rai terkejut melihat 4 garasi terpapar di belakang apartemennya.Rai menggarut kepalanya "gilaa ini mau ngapain cobak sebanyak ini kami di sini cuma bertiga malah di kasi sebanyak ini!,apa ayah kira aku mau dagang kendaraan!?" Rai mengeluarkan motor dari dalam garasi dan pergi kerumah Chelsea.

__ADS_1


Saat tengah malam Rai keluar dan pergi ke rumah Chelsea dia khawatir dengan Chelsea saat sampai di rumah Chelsea Rai memilih memantau dari kejauhan jadi dia pergi ke belakang kamar Chelsea dia melihat Chelsea dengan pandangan anginnya dan melihat Chelsea yang masih menangis karna kepergiannya makanan yang selalu di antar pelayan saat malam hari jarang di sentuhnya.tak lama kemudian sebuah bayangan hitam keluar dari kamar ayah Chelsea,bayangan itu pergi ke arah pasar Rai pergi mengikuti bayangan itu saat sampai di pasar bayangan itu turun dan berubah wujud menjadi ayahnya Chelsea Rai terkejut melihat itu dia langsung bersembunyi lalu segerombolan mafia mengepung ayah Chelsea,ayah Chesela mengeluarkan pedang nya dari aura kegelapan yang menyelimutinya,Rai terkejut melihatnya dia langsung teringat monster kegelapan yang pernah di kalahkan ayahnya,saat gang mafia itu menyerang tak butuh lama untuk nya membunuh dan menangambil darah mereka saat ayah Chelsea ingin mendekati Wulan,Rai langsung memakai topeng yang dia bawa dan menyerangnya dengan kekuatannya 'dengan begini identitas ku akan aman!' ayah Chelsea terhenti dan melihat Rai dan langsung menyerangnya dengan sangat cepat Rai langsung menyerangnya kembali mengakibatkan ayah Chelsea terpental lalu ada bayang-bayang keluar dan membentuk kepala "mundur dia bukan tandingan kita!!" saat ayah Chelsea ingin pergi Rai langsung menyerangnya dengan cepat Rai berhasil melukainya dan setetes darah berwarna hitam jatuh ke semen dan ayah Chelsea langsung pergi Rai berjalan mendekati darah itu dan melihatnya 'aku benar ayah Chelsea sudah mati tapi dia malah di kendalikan oleh monster kegelapan!.lihat saja monster kegelapan kau akan mati!' lalu Wulan berjalan mendekati Rai "permisi.terimakasih sudah menolong ku nama kamu siapa ya?" Rai tertegun dan lalu berbalik ke arah Wulan "namaku...Max panggil aku Max.kalo begitu aku pamit." Rai pergi dengan langkah Halilintarnya Wulan hanya mengira itu Rai tapi dia langsung melupakan kata hatinya "aku kira Rai tapi Rai mana bisa berlari seperti itu!" lalu Wulan melihat hpnya "untung aku dapat foto orang itu!".

__ADS_1


__ADS_2