
Beberapa hari berlalu dengan cepat tampa ada hambatan sedikit pun dan sekarang Rai sudah mulai sampai di gerbang ibu kota Vix tapi raut wajah Rai menunjukkan tampang yang tidak puas sama sekali 'sial selama beberapa hari aku tidak bisa tidur karena kedua putri ini sungguh ke sialan yang sangat mengerikan' saat memasuki gerbang kereta kuda milik Vika di tahan oleh para penjaga untuk di periksa sedangkan kereta kuda istana di persilahkan masuk melihat Vika yang terpisah darinya Rai mulai panik karena tak mengenal kota yang di datanginya dan hendak memberhentikan kereta tapi dengan cepat Sisy menahan tangan Rai dan merangkulnya "jangan banyak bergerak kita akan menemui Raja!" Rai langsung terdiam 'apa maksud nya menemui Raja? apa aku melakukan kesalahan?' Vika yang turun dari kereta kuda hanya melihat ke kereta kerajaan 'nampaknya ini akan susah' Vika memalingkan wajahnya dan membawa kereta kuda kembali ke kamp.
__ADS_1
Rai di bawa ke kerajaan dan bertemu dengan sang Raja yang tengah duduk di singgah sana nya,Rai menoleh ke arah Raja 'jadi tempat ini bersifat kerajaan? hmm nampaknya menarik!' Rai berjalan dan berlutut di hadapan sang Raja,Raja berdiri dari singgah sana nya "berdirilah anak muda!" Rai berdiri dan mengangkat kepalanya sambil menatap sang Raja "aku berterimakasih karena kau telah menyelamatkan putri ku dan karena itu!!..." tiba tiba pintu terbuka dan semua bangsawan masuk dan berbaris dengan sangat rapi,Rai menoleh ke arah semua bangsawan 'apa....apa yang mereka inginkan dari ku?' Rai langsung waspada dan bersiap membunuh siapa pun yang mencari masalah dengan nya,sang raja berdiri dari singgah sana dan mengambil sebuah pedang,Tampa pikir panjang Rai langsung mengeluarkan pedang nya dan mengeluarkan hawa membunuh yang menyelimuti dan menyebar keluar kota,Vika yang jauh dari kota langsung merasakan hawa pembunuh yang pekat Tampa pikir panjang Vika putar balik dan kembali ke kota.
__ADS_1
Rai kembali memasuki ruang utama istana dan saat masuk Rai langsung melihat sang raja yang tengah duduk di singgah sana dan Rai langsung berlutut di hadapan sang raja "berdiri lah anak muda" Rai berdiri sambil tersenyum polos ke arah sang raja dan para bangsawan pun masuk dan berbaris "seorang anak berumur 6 tahun telah menyelamatkan putri ku dan putri Jal dari serangan monster dan hewan buas yang berjumlah lebih dari lima puluh lebih dengan bermodalkan kekuatan,kepercayaan dan keberanian nya aku memberikan sebuah gelar kepadanya bangsawan emas!" semua bangsawan yang mendengarnya mulai berbisik satu sama lain lalu seorang bangsawan veteran maju dan menentang perkataan sang raja "maaf yang mulia apakah anda tidak terlalu gegabah memberikan tingkat bangsawan emas kepada seorang anak berumur enam tahun?!" Rai juga ikut keberatan dengan gelar yang di berikan sang raja kepadanya "ya yang mulia hamba juga merasa keberatan dengan tingkat yang di berikan oleh yang mulia harap raja mempertimbangkan kembali" raja langsung berdiri dari singgah sana "bangsawan veteran Lion apa kau tidak terima dengan status bangsawan yang ku berikan kepada Rai dan ini adalah keinginan putri ku putri Mary apa kau ingin menentang kehendaknya!" bangsawan Veteran itu langsung terdiam "tapi yang mulia yang di katakan tuan ini ada benarnya seorang anak kecil di berikan gelar bangsawan di usia yang terlalu muda itu terlalu mengambil resiko bukan?" ayah Sisy Jal datang dan menyela perdebatan itu "bagaimana begini saja yang mulai kita akan menahan status bangsawan Rai sampai dia berusia 10 tahun dan setelah itu kita bisa memberikan status bangsawannya dengan resmi kalau sekarang kita berikan dia status bangsawan dengan catatan sementara sampai dia berusia cukup bagaimana yang mulia?" Rai hanya menoleh ke arah Jal dengan pandangan kosong 'aku tidak merasakan hawa keberadaan orang ini saat dia datang siapa dia sebenarnya?' tak lama Sisy dan Mary datang dan langsung memeluk Rai melihat itu sang raja Dan Jal langsung marah mereka langsung menyeret Rai ke ruang pribadi dan semua bangsawan di bubarkan.
__ADS_1