
Rai kembali ke rumah dan melihat seseorang yang sedang duduk di tangga depan pintu langkah Rai terhenti melihat adik kesayangannya yang keduakalinya "Kai...." Rai berjalan mendekat dan Kai menoleh ke arah Rai "kakak kau sudah pulang?!" Rai berjalan dan memeluk adik nya "ya aku sudah pulang Kai" Kai membalas pelukan Rai "ya kak kau sudah pulang" Rai mulai meneteskan air mata 'di kehidupan ku sebelumnya aku tak bisa menjaga mu tapi kau tenang saja di kehidupan yang aku putar ke belakang ini aku akan menjaga diri mu Kai tak seorang pun boleh menyakiti mu lagi!!' Rai merangkul adiknya "oke bagaimana sekarang kita keluar?" Kai memiringkan kepalanya "keluar..? mau kemana kak?" Rai menarik tangan adiknya "kau ikuti saja aku dulu!" Rai membawa adiknya keluar dengan beberapa pelayang yang ada di rumah dan Rai masih ingat di hari itu malam itu Kai di culik jadi Rai berniat untuk membunuh semua penculik yang pernah ingin menculik Kai sampaikan bersisa satu pun dari mereka.
Sampainya di tempat Rai seperti biasa waktu kejadian kematian Kai,Rai pergi membeli minuman dan Rai berjalan ke sebuah gang dari gang Rai melihat 5 orang yang sedang berdiskusi sambil mengamati Kai.saat mereka tengah sibuk berdiskusi Rai datang dan masuk sambil menunjukkan langkah berikutnya,ketua mereka langsung mengangguk saat Rai menjelaskannya lalu dia tersadar dan menoleh ke belakang Rai tersenyum dan sebuah akar langsung mengikat mereka semua "yooo apa aku boleh bertanya siapa yang menyuruh kalian kemari Rai berjalan mendekati mereka dengan mata monster iblisnya para pembunuh itu ketakutan sampai ngompol di celana dan Rai tak sengaja menginjak air kencingnya "cihh... kasih tau aku atau nyawamu balasannya!!!" Rai memukul sebuah tembok sampai hancur dan membuat mereka semakin ketakutan 'dasar pengecut hanya itu saja membuat kalian takut' seseorang membuka mulutnya "menejer gou yang menyuruh kami,dia menyuruh kami untuk membunuh putra kedua dari keluarga Saga!" Rai mulai marah dan membunuh mereka dengan api elementernya teriakan mereka terdengar oleh Kai dan Kai berlari ke arah sumber teriakan tapi saat Kai sampai dia tak melihat apapun selain abu.
__ADS_1
Beberapa jam akhirnya Rai kembali dan melihat Kai yang tengah berfikir Rai berjalan mendekat dan menepuk pundak Kai "Kai? kau kenapa?" Kai menggeleng "tidak apa-apa kak cuma...." Kai menunjuk ke arah sebuah gang yang bercahaya "cahaya apa itu?!" Rai berjalan keluar dan berlari ke arah gang yang bercahaya,tapi saat Rai sampai cahaya itu menghilang Rai masuk ke dalam gang dan melihat-lihat sambil mencari cahaya aneh tadi.Setengah jam telah berlalu tapi Rai tak menemukan cahaya aneh tadi jadi dia memutuskan untuk kembali dan membawa adiknya Kai pulang kerumah.
Sesampai di rumah Rai di sambut dengan seorang cewek yang lebih muda darinya cewek itu datang dan langsung memukulnya "kakak curang keluar hanya membawa kak Kai dan aku gak di ajak!!" Rai mencoba menenangkan adik perempuannya dengan segala cara tapi tetap saja Kiara marah dan masuk ke kamarnya Rai terduduk di dekat mobil dan hanya termenung karena tak ada ide untuk menenangkan adik perempuannya,di saat Rai menoleh ke langit dia teringat sesuatu dan pergi ke hutan.
__ADS_1
beberapa menit Rai sampai di hutan dan menghentakkan kakinya ke tanah seketika sebuah berlian naik ke permukaan tanah Rai memukul berlian itu dengan sangat kuat sehingga berlian itu pecah dan Rai mengambil bagian yang kecil dan Rai menghentakkan kakinya sekali lagi dan berlian itu masuk ke tanah Rai pergi ke sebuah gua dan menggunakan kekuatan elementernya untuk membuat cincin spesial untuk adik perempuannya.Semalaman Rai membuat cincin spesial dari campuran besi,kaca,dan berlian lalu di atasnya di letakkan kristal yang memancarkan warna seperti pelangi,setelah selesai Rai berjalan pulang dan masuk ke dalam kamarnya Rai melihat kalender dan menunggu waktu yang pas yaitu ulang tahun adik kecilnya Rai membuat permintaan maafnya ini bisa di terima adiknya dan dia juga membuat tempat cincin itu dari kayu yang sangat indah,Rai juga membuat kalung dan beberapa perhiasan dari Kristal dan Berlian.
Kiara tak berhenti menangis dan terus menyalahi dirinya sedangkan Kai mencoba menenangkan Kiara tapi tak lama Chelsea datang dan duduk di sebelah Kiara"tenang lah Kiara kakak Rai mu pasti baik-baik saja" Kiara menoleh ke arah Chelsea "dari mana kakak tau?" Chelsea tersenyum ke arah Kiara "entah lah tapi kakak merasa bahwa kakak Rai mu adalah orang yang sangat kuat!".
__ADS_1
operasi berselang lama dan akhirnya berhasil dan di letakkan di ruang VIP dan itu adalah keinginan adiknya setiap harinya Kai dan Kiara akan datang dan menjenguk Rai dan setiap sore di hari Minggu Chelsea datang menjenguk Rai Chelsea merasa telah sering bertemu dan sering menghabiskan waktu dengan Rai tapi dia takkan mengingatnya karena itu terjadi di masa depan.
Tiga hari berlalu akhirnya Rai sadar Rai melihat sekelilingnya dan melihat Kiara yang tengah tertidur pulas "sial sudah berapa lama aku tertidur?!" lalu Kai datang sambil membawa air "kalo aku tak salah sekarang sudah tiga hari kak" Rai tertegun mendengar jawaban Kai "ti..tiga hari!?" Kai mengangguk.
__ADS_1