SANG ELEMENTER

SANG ELEMENTER
MASALAH LULU


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu ke adaan kota sudah mulai membaik dengan bantuan kloning Elementer Rai.

__ADS_1


esok harinya Rai berjalan-jalan melihat-lihat halaman kerjaan Devil tapi di saat itu pula Rai melihat Lulu yang tengah duduk sambil melamun Rai mendekat dan menyapa Lulu "apa yang terjadi Lulu? nampaknya kau punya masalah?" Lulu menoleh ke arah Rai dan tersenyum "tidak apa-apa aku hanya ingin melihat tempat ini saja sebelum aku pergi" Rai menoleh bingung "pergi? kau ingin pergi kemana?" Lulu mulai muram "di sini ada aturan jika seseorang tak bisa memiliki ke ahlian maka dia akan di jodohkan dewa,suka atau pun tak suka" Rai langsung terdiam mendengar perkataan Lulu tapi Lulu tersenyum "pasti di bumi juga begitu kan?" Rai duduk di samping Lulu "tidak penduduk bumi bisa memilih jodoh mereka tapi ada juga yang di pilih oleh orang tua mereka,tapi jika kamu tak ingin bersama seseorang yang tak kamu inginkan kamu bisa melawannya jika kamu mengikuti arus air kamu pasti akan menyesal" Lulu mulai menangis "ya.Berkata memang mudah Rai kamu memiliki kekuatan untuk menentangnya tapi aku.Aku tak memiliki ke ahlian apa pun Kakak Lala punya ke ahlian dia sangat pintar,dik Nana dia bisa mengerti apa yang di rasakan dan di katakan hewan,dan adik Nini dia bisa memahami apa yang di rasakan dan di katakan tumbuhan,sedangkan aku.Aku tak mempunyai kekuatan apa pun" Rai terdiam melihat Lulu yang tengah menangis,Rai tak tahan melihatnya menangis lalu Rai memegang kepala Lulu "hei apa kau ingin ku ajarkan kekuatan elementer?" Lulu mengangkat kepalanya "Elementer?" Rai berdiri dari tempat duduknya "ya elementer! kekuatan yang mampu melawan hukum alam semesta tapi kekuatan elementer juga memiliki sisi gelap kekuatannya memang sangat kuat tapi kamu bukan lah dirimu lagi.apa kau tetap ingin mempelajarinya?" Lulu mengangguk "ya aku yakin ingin mempelajarinya!" Rai mengulurkan tangannya sebuah kristal terbentuk di hadapan Lulu "menyatu lah" kristal itu langsung masuk ke tubuh Lulu dan Lulu merasakan suhu tubuhnya tak teratur tapi Rai menyuruhnya tetap tenang,beberapa menit berlalu Lulu sudah kembali normal "baik lah karena kristal elementer telah menyatu dengan baik dengan mu maka besok aku akan mengajari mu bagaimana mengontrol kekuatan elementer" Lulu menatap dengan antusias "baik lah.....emmm.....guru" Rai langsung terdiam dan pipinya mulai memerah "ja....jangan memanggilku dengan sebutan guru. besok aku akan menunggu mu di hutan aku akan mengajari mu di sana" Lulu mengangguk dan Rai segera pergi.

__ADS_1


Keesokan harinya Lulu segera bergegas ke hutan dan menunggu Rai di sana,tapi Rai bangun ke siangan dan Rai lupa kalo ada janji dengan Lulu,Rai segera sarapan dan jalan jalan sebentar di halaman kerjaan lalu Rai berhenti di sebuah kolam "sepertinya aku melupakan sesuatu? tapi apa ya?" Rai diam sebentar untuk mengingat tapi dia tak mengingatnya dan langsung pergi jalan jalan lagi.

__ADS_1


di saat hari mulai malam Lulu mulai takut karena Rai belum datang tapi dari hutan yang dalam terdengar sebuah raungan yang sangat mengerikan itu membuat Lulu sangat takut dan membuatnya berlari tapi di saat Lulu lari sebuah monster ular ke luar dari semak-semak Lulu yang melihatnya langsung lari Ular besar itu langsung mengejar Lulu yang lari tapi sangat di sayangkan Lulu malah tersandung dan jatuh di saat itu Lulu sudah pasrah mati di makan monster ular saat monster ular ingin menerkam Lulu sebuah petir datang dan menghantam monster ular sampai hangus di saat yang sama Lulu berdiri dan menghilang dalam sekejap.

__ADS_1


Tak lama setelah itu para bandit datang dan tak menemukan Lulu di sana tapi mereka menemukan bangkai monster ular yang hangus

__ADS_1


__ADS_2