SANG ELEMENTER

SANG ELEMENTER
KEMBALI KE BUMI


__ADS_3

Keesokan paginya Rai terbangun dan merasakan sensasi yang kenyal-kenyal ada di tangannya di saat membuka matanya Rai melihat gadis cantik yang tengah tertidur pulas di sampingnya spontan Rai terkejut dan langsung jatuh ke lantai di saat perempuan itu terbangun dia melihat Rai sambil mengucek matanya "kau kenapa Rai?" Rai makin panik "bagaimana kau tau nama ku?!" perempuan itu berdiri dari tempat tidur "perkataan yang konyol! .ini aku Mika" Rai langsung terdiam "Mika? jangan bercanda Mika lebih muda dari ku..ehh" Rai langsung berlari ke meja dan melihat pil mutu terbaiknya telah menghilang 'ahhh...aku mengerti sekarang' Rai berjalan ke sudut ruangan dan jongkok di sana 'kalau tau begini lebih baik aku menyembunyikan nya sungguh bodoh' Mika hanya melihat Rai yang putus asa.di saat itu pula sebuah ledakan terjadi Rai dan Mika terkejut mendengar ledakan yang besar itu Rai langsung bergegas turun ke bawah dan melihat apa yang telah terjadi dan saat dia sampai dan melihat seorang pria dengan jubah berlapis emas Rai yang melihatnya hanya tertegun di saat Mika turun pria itu pun menoleh ke arah Rai "apakah kau orang bernama Rai?!" dengan raut wajah yang marah orang itu menatap Rai dengan tajam,Rai tersenyum jantungnya berdegup kencang rasa cemas,takut,tabjuk,marah,kesal, bercampur menjadi satu "YA AKU RAI APA MAU MU!!" sebuah tombak tiba-tiba muncul dan menghantam perut Rai seketika Rai terhenti dan langsung terjatuh "sial..." orang itu mulai mendekat ke arah Rai secara perlahan "ku pikir kau adalah orang yang sangat hebat tapi nyata nya kau adalah orang yang sangat bodoh maju ke hadapan musuh tanpa adanya persiapan dan juga pertahanan seolah-olah kau berfikir dirimu itu abadi tapi nyatanya hanya sebuah tombak sudah membuatmu ambruk" di saat dia berada beberapa meter dari Rai orang itu memalingkan wajahnya ke arah Mika "hmmm owww lihat lah tidak mengalahkan seorang sampah aku bahkan mendap..." sebuah pukulan melayang dan membuat orang itu terpental Rai berdiri dan mencabut tombak itu "hahaha kau berkata demikian tapi kau sendiri juga sembrono dasar bodoh" orang itu terkejut melihat Rai yang bangun dan melihat tubuh Rai yang mulai meregenerasi "apa!? mustahil siapa kau sebenarnya?!" Rai melempar pil yang di buatnya kedalam mulutnya dan langsung menelannya "aku? kau tak perlu tau nama ku tapi kau cukup tau julukan ku saja. aku adalah musuh para dewa dan juga orang yang menentang hukum alam semesta panggil aku RAJA MONSTER IBLIS!!" seketika tubuh Rai kembali ke usia remajanya "haaa ini cukup untuk melepaskan kekuatan ku walau hanya setengah persen!!" sebuah gelombang energi besar muncul, jauh di bumi suatu daerah yang belum di datangi satu manusia pun di dalam sebuah goa Rai muncul dan melihat sword elementer yang masih tertancap dan terlilit oleh akar "haa waktu ku tak banyak aku hanya menghentikan waktu di planet Devillu untuk 10 menit aku harus segera kembali" Rai melesat ke arah Sword elementer dan saat hampir sampai batu-batu yang ada di sekitar Sword element bergetar dan bergabung menjadi monster golm tanpa buang-buang waktu Rai langsung menghancurkan golm yang belum jadi itu dengan sekali pukulan dan berjalan mendekati Sword elementer "oke waktunya kembali" Rai mencabut sword elementer dan menghilang.jauh dari sana Jack merasakan keberadaan Rai walau hanya beberapa menit "kita tunggu saja di sini aku rasa dia akan segera kembali" Zax hanya mengangguk sambil meminum air "baiklah" Jack kembali lagi menatap ke arah langit sedangkan Rai telah kembali ke planet Devillu untuk bertarung dengan salah satu dewa.

__ADS_1


Di saat Rai sampai kembali gelombang energi hilang dan waktu kembali berjalan "maaf membuat mu menunggu aku sudah kembali dengan senjata ku" pria itu melihat Rai yang memegang sword elementer "bertarung dengan senjata? baiklah aku akan menghancurkan dengan senjata ku pula!" sebuah pedang dengan aura iblis muncul "hey kau yakin kalau kau adalah dewa?" pria itu terkejut Rai mengetahui statusnya dan seketika dia kembali ke wujud aslinya "kau ini memang bukan makhluk biasa kau bisa tau aku adalah seorang dewa? kalau begitu aku tidak akan menahannya lagi!" sebuah pedang muncul lagi tapi aura yang di pancarkan nya berlawanan dengan pedang yang satunya " terserah kau saja aku harus menyelesaikan nya dan kembali ke planet asal ku!" Rai langsung melesat di ikuti dengan pasir yang muncul dan menahan pergerakan sang dewa,Rai langsung mengayunkan pedangnya dan membuat beberapa goresan di tubuh sang Dewa terus menerus. sampai di sebuah celah Rai berhenti dan kembali ke posisinya "kenapa kau putus asa karena tak bisa melukai ku?" Rai hanya menggelengkan kepalanya dan saat Sword elementer di tancapkan di tanah,tanah mulai bergetar hebat dan seketika menyerang sang dewa "jangan meremehkan ku jika sedang serius!" sebuah tebasan melayang dan memenggal kepala sang dewa "dasar dewa bodoh tapi sebelum aku kembali ke bumi aku harus memusnahkan para dewa terlebih dahulu" seketika Rai menghilang dan berdiri di sebuah gerbang raksasa "ini dia tempatnya" Rai mengangkat pedangnya dan membelah gerbang besar itu seketika para prajurit datang dengan sebuah tombak,panah,pedang dan perisai "PENYUSUP AYO KITA SERANG!!" Rai melirik ke kiri dan ke kanan "merepotkan...ELEMENTER KUASA 11!!" Rai memecah dirinya menjadi 11 elementer dan segera membereskan para prajurit dan langsung berlari menuju istana Dewa.

__ADS_1


Satu persatu mayat para prajurit maupun penjaga tumbang dan sampai lah mereka di gerbang terakhir "hey kau tau kita berjalan ke sini seperti bermain game saja" Belati menatap tajam ke arah Api "api fokus kita akan segera kembali setelah menyelesaikan ini!!" Api hanya mengangguk dan mereka langsung mendobrak gerbang terakhir tapi di saat mereka sampai semua dewa telah mati tapi di singgah sana Dewa duduk seseorang dengan jubah hitam yang menutupi dirinya "SIAPA KAU?!" orang itu tak membalas perkataan dari Belati dan di saat orang itu senyum sebuah badai pasir muncul membuat mereka tak bisa melihat apa pun di saat badai itu hilang orang berjubah hitam itu ikut menghilang "kemana dia pergi?" mereka bersebelas langsung siaga tapi tidak ada yang terjadi jadi mereka memutuskan kembali ke planet Devillu.

__ADS_1


Tiga hari pun berlalu dan di saat yang sama halaman kerajaan terbelah menjadi dua dan sebuah pesawat tempur luar angkasa juga ikutan naik ke atas dan mendarat di dekat hutan,melihat pesawat itu raja Thaus terkejut dan membawa semua pasukannya untuk mengeceknya.

__ADS_1


Di saat pesawat tempur itu mendarat pintu pesawat mulai terbuka dan tampak Rai yang tengah berdiri di pintu sambil melihat mereka semua dan raja Thaus "ku pikir siapa ternyata kau bocah" Rai hanya tersenyum "maaf membuat mu panik paman.hari ini aku akan kembali ke bumi terima kasih banyak telah merawat ku dan teman-teman ku aku juga menitipkan semu teman-teman ku yang tak ingin kembali ke bumi kepada mu paman" Thaus tersenyum "kau tenang saja Rai aku akan menjaga mereka dengan baik dan aku juga berterimakasih kepada mu karna telah membebaskan planet Devillu dari pada dewa itu" Rai hanya mengangguk dan berbalik untuk pergi kembali ke bumi, semua penduduk tiba-tiba datang dan menghentikan langkah Rai mereka membawa banyak buah untuk Rai makan di perjalanan nantinya dan Rai menerima dengan senang hati dan di saat itu pintu pesawat tertutup dan siap berangkat.

__ADS_1


__ADS_2