SANG ELEMENTER

SANG ELEMENTER
PERANG DI TENGAH KE HANCURAN


__ADS_3

Beberapa hari Rai pingsan akhirnya Rai tersadar di sebuah kamar yang sangat indah Rai menopang tubuhnya dan melihat sekitar "apa aku berada di kamar perempuan?" Rai mencoba berdiri dan pergi dari sana tapi saat Rai menuju pintu keluar tampak seorang perempuan tengah memegang sebuah nampan yang ada sup dan juga sebuah minuman "owh kau sudah bangun?" Rai terhenti dan memandangnya sejenak "si..siapa kau?" perempuan itu meletakkan nampannya di meja dan memegangi Rai dan mengantarnya ke kasurnya kembali "kau jangan banyak bergerak dulu istirahat lah" Rai langsung memegang tangannya "jawab dulu pernyataan ku kau siapa dan siapa namamu?" perempuan itu melepaskan tangan Rai dari tangannya "nama ku Lulu,Lulu Devillu putri ke dua dari Ratu Luxi dan Raja Thaus" Rai langsung terdiam dan tak lama Rai baru sadar dan kaget "kau adalah putri Thaus!! di mana teman-teman ku!!" Lulu mencoba memenangkan Rai yang masi panik "tenang lah teman-teman mu baik-baik saja tapi ke adaan kerajaan Devil sedang tidak aman" Rai langsung terdiam "apa....apa yang kau bicarakan?" Lulu pun memberitahu Rai yang terjadi "di saat kau dan ayah ku bertarung ayah kehabisan kekuatan nya dan itu menekannya sampai menekan tubuhnya menjadi anak kecil sekarang ayah harus memulihkan kekuatan nya terlebih dahulu agar bisa bertempur lagi jadi selama ayah memulihkan kekuatannya teman-teman mu berinisiatif untuk menjadi panglima dan maju di barisan depan" Rai langsung berdiri dari kasur dan berjalan keluar Lulu mencoba menghentikan Rai tapi seketika Rai menghilang seperti angin 'teman-teman ku bodoh atau apa mereka tak pandai bertempur tapi mencoba untuk bertempur!' di saat Rai menuju ke arena tempur tampak Mika yang telah terpojok dan sebuah pedang siap mengeksekusinya "HENTIKAN!!!!!" Rai melesat dengan sangat cepat dan sebuah cahaya petir menebas ratusan orang dalam waktu kurang satu skon "yang berani menyentuh teman-teman ku akan ku habisan tak bersisa!" melihat itu semua pasukan musuh memutuskan untuk mundur sejenak,Rai langsung memeluk Mika dengan air mata yang mulai keluar "apa kau bodoh!? jangan ulangi itu lagi kau tak pandai dalan peperangan kau jangan korban kan hidup mu untuk bertempur lagi aku akan menjadi tameng mu apa pun yang terjadi!" Mika membalas pelukan Rai "kau telah melawan raja Thaus hanya untuk merebut kami kembali jadi kami ingin membalas mu dengan menjaga istana Devillu agar para Bandit tidak masuk ke dalam istana tapi kami tak tau akan menjatuhkan begitu banyak korban maaf" Rai berdiri dan menggigit jarinya "sudah lah jangan khawatir semua ini aku yang akan mengurusnya tidak ada yang akan mati di depan ku!" SAAT DARAH Rai menyentuh tanah sebuah simbol jam muncul dan mengitari semua Medan perang "hentikan waktu!" seketika jam waktu berhenti dan tak bergerak "kembalikan semua yang telah hilang!" jam itu mulai berputar terbalik dan semua orang yang terlah mati mulai bernafas kembali semua luka yang di terima pasukan istana berangsur pulih tapi di saat semua orang pulih Rai hilang kesadaran lagi dan pingsan semuanya panik dan memapah Rai kembali ke istana.

__ADS_1


beberapa hari Rai pingsan ke adaan Kota DEVIL menjadi semakin parah dan banyak juga warga dan teman Rai yang terluka parah dan Rai di bawah alam sadarnya hanya terdiam melihat kegelapan yang gelap dan di sana akhirnya Rai memberanikan dirinya untuk menelusuri jalan gelap itu tapi saat Rai menelusurinya sekali lagi sebuah suara muncul dan memanggil namanya sebuah asap hitam muncul dan mulai mengitari Rai "apa kau menginginkan kekuatan ku?" Rai mencoba memberontak dan sebuah tangan yang sangat besar muncul dan menyapu asap itu "jangan menganggu tuan ku!!" Rai langsung terlepas dari asap itu asap itu mulai menyatu dan muncul sosok hitam pekat "hehehehe pemilik elementer terkuat di alam semesta telah menggunakan kekuatan nya untuk menentang hukum alam semesta kembali ke masa lalu hanya untuk seorang perempuan sungguh egois!" Rai menggerakkan giginya dan berlari ke arah bayangan hitam itu dan langsung memukulnya "KAU SALAH BESAR AKU KEMBALI KE MASA LALU BUKAN UNTUK SEORANG PEREMPUAN TAPI UNTUK MENGEMBALIKAN SEMUA SENYUMAN YANG TELAH HILANG DAN BUMI YANG TELAH HANCUR!!" bayangan hitam itu membalas pukulan Rai "JANGAN BERBOHONG DI DEPAN KU DASAR MANUSIA!!" Rai terdorong cukup jauh seketika monster di belakang Rai langsung marah besar "aku telah mengingat semuanya jangan meremehkan TUAN KU!!!!" bayangan hitam itu tampak panik "mustahil aku telah mengunci ingatan mu kau tidak mungkin bisa mengingat semuanya yang terjadi di masa depan!!" Rai tertawa "apa kau bodoh sisi keduamu juga mengingatnya Lo?!" sosok hitam itu terkejut "aa...apa" sebuah bayangan lain datang dan langsung menebasnya "maaf saudara ku tapi demi kebaikan alam semesta kau harus di hancurkan!.tuan anda harus segera sadar saya merasa banyak kehidupan yang terancam di luar" Rai langsung ingat apa yang terjadi di luar "ya kau betul Shadow aku harus pergi dan Darknes senang melihat mu mengingat masa lalu!" Rai tersenyum dan langsung bangun dari tidurnya.

__ADS_1


saat Rai membuka matanya Rai langsung berdiri dan mengambil jubahnya 'dengan usiaku yang sekarang mungkin hanya bisa mengeluarkan 5% kekuatan ku' Rai langsung menghilang dari tempat dia berdiri dan seketika berdiri di depan pasukan kerjaan ke hadirannya membuat semua orang terkejut "siapa bocah itu dari mana dia datang!" Rai mengangkat tangannya ke atas langit "panah petir serang!!" dari langit langsung keluar ribuan panah dan menghantam semua pasukan musuh dan saat panah lain jatuh sebuah sengatan dahsyat pun terjadi setiap detik Sambaran tak berhenti,melihat itu semua panglima lawan tersenyum dan mencabut pedangnya "AKU PEDANG SEMESTA SEORANG PETARUNG DI URUT SATU SEMESTA AKAN MEMENGGAL KEPALA MU!" dalam waktu singkat panglima lawan telah ada di hadapan Rai dan saat pedang itu menyentuh leher Rai sebuah angin yang kuat muncul dan melontarkan semua pasukan "hmmm apa hanya ini kekuatan petarung terkuat semesta? sangat sampah!!" sebuah pukulan melayang ke wajah panglima lawan dan membuatnya terlontar jauh "aku seorang manusia penduduk bumi yang memegang tingkat semesta di masa depan sangat malu!!" Rai melontarkan serangan yang tak henti-henti setiap makhluk hidup,tumbuhan,dan juga tanah bahkan tambang menjadi korban kemurkaan Rai 'oii bocah jika kau lanjutkan kau akan menghancurkan planet Devil beserta isinya!' Rai langsung berhenti dan menendang orang itu ke langit "Darknes aku ingin menggunakan kekuatan ku sebesar 50% apa bisa?" Darknes membalas perkataan Rai dengan santai 'itu mustahil sebelum kau berumur 11 tahun hanya 5-10% yang bisa kau gunakan jika lebih itu berbahaya dengan nyawamu' Rai menghela nafasnya "haaa baik la kalau begitu hanya satu cara untuk melenyapkan sampah ini!" Rai mengangkat tangannya "berkumpullah api!" sebuah api muncul dan mulai membesar sedikit demi sedikit sampai berhenti pada ukuran tertentu "hanya sebesar ini? ya sudah lah.lenyaplah kau sampah!!" Rai melempar bola api ke arah panglima lawan dan saat bola api itu menyentuhnya api itu meledak dan menjadi sebuah kembang api Rai menghela nafasnya dan tersenyum "sungguh indah ide ku memang yang terbaik" tubuh panglima hancur tak bersisa tapi pedangnya jatuh Tampa lecet sedikitpun Rai yang melihatnya langsung bergegas mengejar pedang panglima dan langsung menangkapnya "bahan apa yang ada pada pedang ini? tunggu dulu nampaknya ini bisa di gunakan untuk menempa kembali pedang elementer yang telah patah!" Rai tersenyum dan langsung kembali ke Medan perang dengan pedang panglima yang telah di musnahkannya.

__ADS_1


__ADS_2