
Tiga tahun berlalu akhirnya Rai kembali dari medan perang,dengan tas yang di sandang dia melirik seorang perempuan memakai masker dan kaca mata hitam lalu mendekatinya Rai berjalan ke arah lorong dan perempuan itu mengikutinya setelah sampai di lorong Rai menjatuhkan tasnya dan berbalik "apa kabar Sifa?" Sifa segera melepas masker dan kaca mata hitamnya dan memberikan sebuah topeng kepada Rai "selamat kembali tua R bagaimana kabar anda setelah kembali dari medan perang?!" Rai mengambil topeng dan memakainya "tidak mengasikan sama sekali tidak ada yang bisa mengalahkan walau mereka bersenjata sekalipun aku jadi menyesal pergi,bagaimana keadaan perusahaan Serigala Hitam setelah aku pergi apa mengalami kekalahan dengan perusahaan keristal atau bagaimana?" Sifa mulai merunduk "maaf tua perusahaan Serigala Hitam bangkrut karna dana kita mulai menipis dan banyak karyawan yang mengundurkan diri,banyak juga karyawan yang melakukan korupsi dan lain-lain,sekarang perusahaan Serigala Hitam berada di posisi kritis!" Rai hanya biam "owhhh....berapa yang di butuhkan dana untuk menghidupkan perusahaan lagi?" Sifa mulai takut "sa..sa..sangat banyak tuan R" Rai berjalan mengambil tasnya dan berjalan keluar "bawa aku ke perusahaan!" Sifa mengangguk dan mulai berjalan memimpin perjalanan Rai ke perusahaan.
__ADS_1
Beberapa jam akhirnya sampai di perusahaan Rai melihat kondisi perusahaan yang kacau dan karyawan yang sepi lalu dia berjalan ke arah ruangannya dan meletakkan tas yang dia bawa "Sifa kesini..!" Sifa berjalan dengan kaki yang gemetaran ke arah Rai "i..iya tu..tuan aa...ada apa?" Rai mengeluarkan sebuah kristal dan beberapa buah permata "apa permata dan kristal ini bisa kita tukar dengan uang?" Sifa terkejut apa yang di bawa Rai "tuan ini sangat mahal bagaimana kau bisa membelinya!!?" Rai hanya memandang kristal dan berlian itu dengan pandangan yang rendah 'apa mereka semahal itu padahal aku selalu menggunakannya untuk pertahanan dan juga untuk menyerang saat menyerang negara sekutu' Rai langsung menoleh ke arah Sifa "terserah aku percayakan pada mu kau gadaikan kristal dan permata ini!" Sifa lalu melihat Kristal dan permata yang besar dan indah itu "bagaimana kalau kuta lelang saja tuan mungkin harganya akan lebih tinggi!!" Rai mengibaskan tangannya "terserah kamu saja mau melakukan apa kau cukup mengabari aku berapa semuanya terjual lalu kamu renovasi perusahaan ini lebih bagus dari yang dulu!" Sifa merundukkan kepalanya "baik tuan!"
__ADS_1
Beberapa jam kemudian Sifa kembali dan perusahaan Serigala Hitam mulai renovasi dan Rai berjalan keluar untuk mencari Universitas lalu Sifa menghentikan Rai "aa....anu tuan ini" Sifa menyodorkan sebuah kartu hitam agak ke emasan dan kartu yang berisi uang untuk Rai "untuk apa ini?" Sifa tersenyum "tuan..ini adalah uang tuan yang tersisa untuk renovasi!" Rai membolak-balik kartu "owhh berapa sisanya?" Sifa menghitung semua jumlahnya "kurang lebih 100 triliun!!" Rai terdiam mendengar perkataan Sifa 'hanya sebuah kristal dan permata yang berkiau jika terkena sinar mata hari harganya sampai segini?' lalu Rai memegang tangan Sifa "lalu renovasi perusahaan berapa?" Sifa menghitung lagi "kurang lebih mencapai 1.5 teriliun?.memangnya kenapa tuan?" Rai mulai terdiam "memangnya kau mau membuat perusahaan dari awal?" Sifa menganguk "ya tuan aku akan membuat perusahaan Serigala Hitam menjadi yang paling mewah dan paling bagus di dunia!!" Rai berfikir sejenak " kalau begitu namanya bukan Serigala Hitam! tapi Cahaya Bulan bagaimana?" Sifa hanya tersenyum "itu terserah anda tuan!" Rai berjalan "baik lah aku akan meninggalkan perusahaan aku percaya perusahaan berada di tangan mu Sifa aku mau masuk kuliah dulu!" Rai berjalan mencari Universitas kristal dan mulai mendaftar.
__ADS_1
Beberapa bulan berlalu kelakuan Rai tak berubah sedikit pun walaupun dia selalu kena tegur mentor beberapa bulan sudah berlalu seluruh universitas menganggap Rai sebagai orang bisu tak berguna karna Rai tak mau bicara sepatah kata pun dan dia juga selalu di bully di universitas.Rai berlari ke arah kamarnya dan mengambil tasnya lalu berlari pulang ke perusahaan saat keluar dari gerbang universitas dam agak jauh dari universitas dia menggunakan kekuatannya untuk melesat ke perusahaan sesampainya di perusahaan dia melihat perusahaan cahaya bulan yang sudah siap di bangun dan sudah beroperasi cukup saat masuk dia melihat banyak direktur yang berkumpul untuk bekerja sama dengan perusahaan Rai karna dana perusahaan yang melimpah sangkingkan melimpahnya perusahaan bulan membangun bank pribadi milik mereka yang di jaga oleh perguruan beladiri milik sahabat Rai,Zax bernama naga emas Rai melangkah ke arah lift dan menuju lantai paling atas dan saat sampai Rai di sambut dengan sebuah tamparan dari Sifa "Rai kau adalah CEO dari perusahaan Cahaya Bulan apa kau tahu!?" Rai mengangguk 'aku tak pernah melihat Sifa marah apa terjadi sesuatu!?' Rai berdiri "memangnya ada masalah apa?" Sifa mengaruk kepalanya dan memberikan sebuah pena ke Rai "kamu lanjutkan menandatangani kontrak aku mau tidur sebentar" Sifa berjalan dan langsung tidur di sofa "hm.....aku kira dia kenapa ternyata dia mengantuk? baik la aku akan membiarkan dia beristirahat akan aku selesaikan menandatangani surat ini semua dengan cepat!" Rai berjalan ke arah meja dan melepaskan topengnya jam di tangan kirinya bersinar "21 KUASA ELEMENTER!!" seketika Rai menjadi banyak dan langsung mengerjakan tugas Sifa dengan sangat cepat tapat jam 12.00 Rai menyelesaikan menandatangani semua kontrak dan semuanya bersatu dan menjadi Rai yang biasa Rai membangunkan Sifa dan menyuruhnya untuk cuci muka baru mengumumkan kepada seluruh anggota dan direktur Sifa masih di kondisi yang mengantuk dan kurang sadar mencoba berdiri dan Rai mengejutkannya dari belakang sehingga Sifa terkejut dan menampar Rai yang kedua kalinya sekarang kedua pipi Rai sudah merah oleh tangan Sifa.
__ADS_1