SANG ELEMENTER

SANG ELEMENTER
KEMBALINYA SIFAT LAMA RAI


__ADS_3

Saat Rai berjalan pulang Rai melihat seorang perempuan dan melihat perempuan itu dengan teliti ternyata benar itu adalah pacarnya Kiran Rai berlari ke arah Kiran dan memanggil namanya "KIRAN!!" Kiran menoleh ke arah Rai dan melihat Rai dengan wajah yang kesal Rai berhenti "kenapa kamu melihat ku dengan tatapan begitu?,apa ada masalah Kiran?" Kiran menyandang tas nya dan pergi ke seorang om-om yang kaya Rai belum paham "dia siapa Kiran?" Kiran memegang tangan om-om itu "dia pacar ku!" Rai mulai tertawa "dia pacar mu?,hahahaha kamu pandai bercanda ya Kiran" saat Rai memegang bahu Kiran,Kiran menampar tangan Rai "jangan sentuh aku!" Rai terhening lalu om-om itu memegang kerah jeket Rai dan mengangkatnya "hei bocah jauhi gadis ku kalau kau berniat menyentuhnya ku bunuh kau!" om-om itu melempar Rai sampai Rai menabrak tong sampah Rai berdiri dan membersihkan jeketnya dan melihat mereka berdua "hey Kiran kenapa kau mendua di belakang ku kau bilang kalo kau akan bersama ku selamanya!?" Kiran melihat Rai "aku memang berkata seperti itu tapi aku tidak mau dengan mu lagi kamu tidak bisa memberikan ku apa-apa kau lihat tas ini!,tas ini harganya lebih dari 900 JT apa kau bisa membelinya untuk ku!?,tidak kan kalo tidak menjauhkan dari ku!" Rai melihat Kiran dengan tatapan yang tajam sehingga Kiran takut dengan tatapan Rai "o,bagus la aku tidak bersama mu lagi aku sudah tau rupanya kau itu cewek matre!" om-om itu berlari ke arah Rai dengan sebuah tinjauan "diam kau bocah ingusan kalo kau miskin ya diam dan menyerah la!,nona Kiran tidak akan mau dengan bocah miskin seperti mu!" Rai tersenyum tipis "hee pak tua ingat usia!!!" Rai langsung memukul om-om itu dengan satu pukulan dan om-om itu terpental dan menghantam mobilnya melihat bosnya di pukul anak buahnya tak tinggal diam rupanya om-om itu adalah ketua gang dan anak buahnya semua melindungi Kiran dan om-om tadi dan sisanya mengeroyok Rai,Rai tidak takut dia tidak lari tapi dia berlari ke arah mereka karena emosi yang meluap Rai menggunakan kekuatannya dan membunuh semuanya setelah membunuh semuanya dia mencari Kiran dan om-om tadi tapi mereka sudah pergi semua karena mereka pergi Rai membiarkan bangkai anak buah om-om itu terkapar di gang dan pergi dari sana saat ingin pergi Rai masih ada sedikit emosi dia kembali ke gang itu dan menggunakan ke kekuatan apinya dan membakar bangkai itu semua sekalian untuk menghapus jejak Rai pergi dari tempat itu dan kembali ke fila saat sampai di fila Rai di hadang Chelsea yang menunggu di depan pintu fila dan tertidur lelap karena merasa kasian dia menggendong Chelsea ke dalam dan meletakkannya di kasurnya didalam hatinya berkata melihat Chelsea 'dasar perempuan bodoh kenapa kau menunggu ku apa kamu gak takut masuk angin apa?' saat Rai ingin membuka pintu dia mendengar Chelsea mengigau "Rai kamu kemana kalo kamu gak pulang aku akan sedih pulang Rai aku takut kalo gak ada kamu Rai" Rai tersenyum mendengar perkataan Chelsea "aku tidak akan meninggalkan mu Chelsea" dengan senyuman dia pergi dari kamar Chelsea saat keluar dan menuruni tangga tiba-tiba Stela masuk "kak Chelsea aku pulang!" Stela melihat Rai yang turun dari lantai atas dan merasa curiga dengan Rai "apa yang kak bodyguard lakukan dari lantai atas kak Chelsea kan melarang kak bodyguard ke lantai atas!?" Rai kehilangan ide untuk alasan jadi dia memalingkan topik pembicaraan "kamu dari mana baru pulang Stela!?" Stela melihat Rai dengan emosi "aku keluar mencari kak bodyguard kak Chelsea khawatir kak bodyguard tidak pulang!" Rai turun tangga "o ya sudah sekarang sudah malam kamu istirahat sana!" Stela mengangguk dan pergi ke atas untuk istirahat Rai pergi ke kamar mandi dan pergi ke kamarnya Rai berbaring dan masih marah dengan Kiran Rai berfikir karena dia sudah menghabisi gang tadi itu pasti mereka tidak akan melepaskan Rai dengan mudah Rai berfikir cara memusnahkan para gang itu dia takut bukan dia dalam masalah dia takut kalo Chelsea dan Stela nanti akan di incar oleh mereka karena terlalu letih Rai akhirnya tertidur beberapa jam kemudian Rai terbangun dan Rai melihat didepannya ada seseorang yang memegang pedang Rai mulai cemas "si...siapa kamu?" orang itu melihat Rai dan menyimpan pedangnya "jangan takut cucuku aku Ray kakek buyut mu kau adalah penerus kekuatan elemen dan ingatlah kamu gunakan kekuatan itu untuk menyelamatkan kan orang dan kamu jangan ulangi kejadian tadi itu" Rai melihat Ray dengan curiga "aku tidak percaya kamu adalah kakek buyut ku?" Ray berpindah ke belakang Rai dan mengeluarkan belatinya "kau tau apa yang aku gunakan tadi!?" Rai terdiam "ba...bagaimana bisa kau bergerak secepat itu!" Ray menoleh ke arah Rai "itu adalah kekuatan elemen petir tahap terakhir halilintar!,kau akan membuka kekuatan itu satu saat nanti dan lindungi anak-anak perempuan itu mereka juga ada sangkutan dengan mu" Rai terheran "maksudnya!?" saat bertanya Ray telah pergi dari sana.


__ADS_2