
Empat tahun Rai menjalani kuliah tapi dia seperti dia tidak memahaminya sama sekali dan perusahaan di jalankan oleh Sifa.Sifa selalu memberi uang belanja untuk Rai walaupun uang belanjanya Rai tidak habis oleh Rai.
__ADS_1
Besoknya Rai meminta Sifa agar tidak usah mengirim uang kecuali Rai meminta padanya dan Sifa menyetujuinya,Rai mulai mencoba mencari kerja sampingan dengan keahliannya dia selalu kerja di restoran yang membutuhkan koki untuk memasak dan malamnya Rai pulang ke asrama,beberapa hari berlalu seperti itu lalu Rai mulai menghitung gajinya,setelah menghitung gajinya dia menghitung uang yang di kasi Sifa selama sekali sebulan jumlahnya jauh berbeda jadi besoknya Rai mencoba mencari sebuah perusahaan dan mencoba untuk melamar di sana.
__ADS_1
Besok pun tiba Rai di bangun kan kawan sekamarnya karna mereka sudah buat janji Rai langsung bengun mandi dan memakai baju yang rapi tapi saat keluar dari asrama dia malah masuk lagi mengambil jaketnya saat ingin memakainya Alex langsung menegur "Rai kau yakin ingin memakai jaket dengan jas sekaligus?" Rai langsung terdiam "aku tidak tau? tapi aku kemanapun memakai jaket apa kau lupa!?" Alex hanya melongo melihat Rai "terserah kau saja!" Rai langsung berlarian melawati gang kecil Rai berfikir menggunakan kekuataannya tapi dia takut nanti ada yang melihatnya jadi dia hanya berlari saja saat memasuki gang Rai agak santai lalu terdengar suara kelakson dari belakang Rai hanya menghiraukannya saja lalu tetap berjalan santai suara kelakson itu keras dan lalu terdengar suara dentuman Rai yang terkejut langsung berpaling dan melihat mobil mewah yang menabrak tong sampah Rai langsung mendekat untuk menanyakan ke adaan orang yang ada di mobil "apa kamu tidak baik-baik saja?" seorang gadis cantik keluar dari mobil "aduhhh....." Rai mendekat menanyakan ke adaannya "kamu baik-baik aja?" perempuan itu marah ke arah Rai "kamu ngapain ngalingin jalan aku mau lewat!" Rai langsung terdiam "tunggu sebentar bukannya kamu yang salah ngapain bawa mobil lewat gang kecil?" lalu Rai terdiam 'kenapa dia sangat mirip dengan Chelsea ya?' perempuan itu tak merasa nyaman di lihat oleh Rai "apa yang kamu liat! bersihkan mobil ku!" Rai terpaksa membersihkan mobilnya dan mengambil sebuah kertas untuk mengelapnya 'untung kamu mirip dengan seseorang kalo tidak sudah ku hajar! tapi kenapa rasanya benda ini nyaman sekali di tangan ya?' saat Rai menoleh ternyata dia memegang amplas dan mengelapnya di atas mobil cewek tadi 'gila mampus gua sekarang benar-benar salah gua!' perempuan itu mulai marah "kauuuu......!!!!" perempuan itu masuk ke mobil dan membanting pintu mobilnya dan mengebut meninggalkan Rai "gila cewek kalo marah emang tak bisa berbuat apa-apa?! yaudah la aku pikirkan nanti saja sekarang aku akan melamar pekerjaan di perusahaan kristal!" Rai melanjutkan perjalanan ke perusahaan kristal.
__ADS_1
Tak lama kemudian perempuan tadi datang dan mendekat ke tuan Jeri "PAMAN JERI..!!" tuan Jeri langsung menoleh "owhh Chelsea kamu sudah datang kenapa terlambat!? tidak biasanya!" Rai terkejut mendengar nama perempuan itu dan mengendap-endap untuk lari 'gila ternyata dia Chelsea gua harus lari!!' Rai menghilang dalam sekali mata dengan kekuatannya dan berada di dekat kantor pos Rai terengah-engah setelah melihat Chelsea "gila kalo dia nampak dan inget tadi bisa abis gua uang tinggal pulak di asrama! ya sudah la besok aku cari kerja sekarang harus pulang ke asrama!" saat Rai berjalan dia melihat selembar lowongan kerja di dekat pintu pos "waa..mereka mencari karyawan pengantar paket!! lebih baik aku mendaftar ahh!!" Rai masuk dan segera mendaftar. setelah selesai mendaftar Rai pulang ke asrama dan pindah ke tempat lain agar Sifa tak menemukannya.
__ADS_1