SANG ELEMENTER

SANG ELEMENTER
KERAJAAN DEVILA


__ADS_3

Rai dan semua nya mulai berjalan keluar dari hutan dan Leo bertugas menjaga semua orang,di saat Rai berjalan menuju keluar hutan Rai terhenti dan membuka mata Monster nya dari jarak yang cukup jauh terlihat beberapa monster dan beberapa prajurit,melihat kondisi yang pasti akan di menangkan pihak monster Rai langsung melesat dengan petir di tangannya dalam sekejap Rai langsung berada tepat di depan monster itu dan dengan pastinya Rai langsung memukul tepat di dada monster itu petir itu mulai bereaksi dan monster itu terpental dengan luka yang sangat parah Rai langsung kabur terduduk lemas setelah menggunakan kekuatannya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian seorang perempuan dari planet itu datang dan menemukan Rai dan Rai yang melihatnya bersiap membunuh perempuan itu tapi perempuan itu menurunkan keranjang di punggungnya dan menyodorkannya "apa kamu lapar?" mendengar perempuan itu berbahasa Bumi Rai terkejut "kau bisa berbahasa bumi?" perempuan itu tertawa tipis "tentu saja ibu ku sama seperti dengan mu" Rai yang mendengarnya merasa tak percaya sama sekali "be..benarkah?" perempuan itu mengangguk "ya benar! oh ya siapa namamu?" Rai yang baru berdiri langsung menatap ke arah perempuan itu "nama ku Rai..Rai saga siapa namamu?" perempuan itu terdiam dan lalu tersenyum "namaku Lilyna Sahga" Rai langsung terdiam dan teringat masa lalunya di mana Keluarga baru yang bernama keluarga Sahga menjadi musuh dirinya awalnya Rai yang mendengar nama keluarga Sahga hanya mencoba melupakan semua itu tapi tiba-tiba seorang pria yang tak di duga dari mana dengan sebuah belati menyerang Rai sepontan Rai langsung menangkap dan membanting pria itu "siapa kau?!" pria itu menatap Rai dengan pandangan yang tajam Lilyna langsung menahan Rai "dia adalah kakakku Rai namanya Lim" Rai menatap ke arah Lim "owhh dia kakak mu" Rai langsung berbalik dan berjalan pergi "aku akan menemui kalian lagi untuk sekarang aku harus menemukan saudara seperjalanan ku kalau kita berjodoh kita akan bertemu kembali" Rai melesat dan meninggalkan Lilyna dan Lim dan segera kembali ke kamp di mana dia meninggalkan Leo,Mika dan yang lainnya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian Rai sampai di kamp tapi saat Rai melihat Kamp semuanya telah kacau balau lalu seseorang datang dan berniat membunuh Rai dalam waktu kurang dalam kurang satu skon tubuh orang itu terbelah menjadi beberapa bagian "aku tau kalian di mana dan saran ku lebih baik kalian keluar sebelum aku membunuh kalian semua!" semua bandit yang bersembunyi di balik semak-semak dan atas pohon keluar dan menodongkan pedang mereka "hey bocah kau cukup hebat juga tapi yang tadi itu hanya sebuah keberuntungan jadi bersiaplah untuk mati!!" Rai menoleh ke arah mereka semua "owhh iya ka? lihat lah di sekitar mu dan coba nilai kembali siapa yang akan mati?!" betapa terkejut orang itu di saat dia melihat semua teman temannya telah tewas dan dari belakangnya berdiri seseorang dengan Belati di tangannya "haaa kau terlalu bodoh jika kau berfikir bisa mengalahkan kami!" pria itu terkejut dan wajah nya mulai pucat "ka..kamii..?" beberapa Rai lainnya muncul dari semak "haaa lawan kita terlalu bodoh nampaknya benarkan Daun" Daun melompat dari atas pohon "ya kau benar asap jadi kita harus apakan dia Magma?" Magma datang dari belakang Duplikat "jangan kau tanyakan aku yang ahli dalam hal menyiksa adalah Duplikat" Duplikat langsung memukul kepala Magma "kau selalu saja menjadikan ku tameng Magma tapi kita harus selesaikan ini dengan cepat perasaan ku mulai tak enak,MATA MONSTER IBLIS!! ILUSI NYATA!!" sang pria langsung masuk ke dalam ilusi milik Duplikat seketika dia menjadi seorang yang polos dan berbicara apa adanya Duplikat bertanya beberapa pertanyaan dan keberadaan teman temannya sekarang pria itu menjawab dengan lugunya dan mengatakan bahwa teman teman mereka di tangkap dan akan di jual untuk di jadikan pelayan untuk para Konglomerat di kota DEVIL seketika Belati tak bisa lagi menahan emosinya dalam sekejap kepala orang itu putus dari badannya "binatang yang paling ku benci adalah seperti mu!!" Belati kembali menjadi Jarum dan semua elementer langsung memojokinya "kau ini sudah membunuh orang yang akan menunjukkan kita sebuah kartu AS tapi kau malah membunuhnya! KAMI BUNUH KAU JARUM!!" di tengah pemukulan Jarum,Air datang dan melerai mereka semua "sudah cukup dia telah mengatakan pokok dari permasalah kita intinya teman-teman kita di kirim ke kota DEVIL" Api dengan emosi yang masih memuncak menarik kerah baju Air "lalu apa kau tahu di mana Kota DEVIL!!" Air menatap tajam mata Api "aku memang tak tau tapi kita bisa bertanya kepada orang-orang nanti saat kita pergi keluar?" Api langsung membanting Air "jika terjadi apa-apa pada mereka aku akan menghajarmu!!" Air tak goyah sedikit pun dan dia masih menatap tajam ke arah Api,Tanah datang dan menghentikan pertengkaran mereka semua dengan menghentakkan kakinya "cukup kalo kita Masi berdebat kita akan terlambat satu detik lebih baik kita segera ke sana!" semuanya mengangguk dan pergi mencari Kota DEVIL dengan pasukan yang di pimpin oleh Tanah.

__ADS_1


__ADS_2